<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lyon vs Juventus, Sarri Kesal dengan Permainan Lambat Bianconeri</title><description>Juventus menyerah 0-1 di markas Lyon pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/27/261/2174817/lyon-vs-juventus-sarri-kesal-dengan-permainan-lambat-bianconeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/02/27/261/2174817/lyon-vs-juventus-sarri-kesal-dengan-permainan-lambat-bianconeri"/><item><title>Lyon vs Juventus, Sarri Kesal dengan Permainan Lambat Bianconeri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/27/261/2174817/lyon-vs-juventus-sarri-kesal-dengan-permainan-lambat-bianconeri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/02/27/261/2174817/lyon-vs-juventus-sarri-kesal-dengan-permainan-lambat-bianconeri</guid><pubDate>Kamis 27 Februari 2020 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/27/261/2174817/lyon-vs-juventus-sarri-kesal-dengan-permainan-lambat-bianconeri-IbF7tyFleo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Juventus, Maurizio Sarri (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/27/261/2174817/lyon-vs-juventus-sarri-kesal-dengan-permainan-lambat-bianconeri-IbF7tyFleo.jpg</image><title>Pelatih Juventus, Maurizio Sarri (Foto: UEFA)</title></images><description>LYON &amp;ndash; Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, kesal usai timnya dikalahkan Olympique Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Pelatih 61 tahun itu menilai para pemainnya terlalu lambat memainkan bola.
Bertamu ke Parc Olympique Lyonnais, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB, Cristiano Ronaldo dan kolega dipaksa menyerah 0-1. Gol Lyon di laga tersebut dicetak Lucas Tousart pada menit ke-31. Padahal, jika melihat statistik usai pertandingan, Juventus tampil cukup dominan ketimbang tim tamu.

Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; terlihat cukup mendominasi jalannya laga. Mereka juga berhasil melakukan penguasaan bola 64 persen dan 14 kali percobaan. Namun, tidak ada satupun tembakan yang mengarah ke gawang.
Baca juga:&amp;nbsp;Lyon vs Juventus, Cristiano Ronaldo Pernah Jadi Korban Les Gones di Liga Champions
&amp;ldquo;Di babak pertama pola bermain terlalu lambat. Babak kedua jauh lebih baik tetapi di Liga Champions itu tidak cukup ketika anda hanya memanfaatkan setengah pertandingan,&amp;rdquo;  ujar Sarri, melansir dari laman resmi UEFA, Kamis (27/2/2020),&amp;ldquo;Saya tidak tahu mengapa saya tidak berhasil membiarkan pemain saya mengerti bahwa bola harus beredar jauh lebih cepat. Semuanya dimulai dari sana. Kemarin dalam pelatihan kami bisa lebih baik,&amp;rdquo; lanjutnya.
Kendati begitu, peluang si Nyonya Tua untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar. Sebab, laga leg kedua akan dimainkan di markas Juventus, Allianz Stadium pada 18 Maret 2020 mendatang.</description><content:encoded>LYON &amp;ndash; Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, kesal usai timnya dikalahkan Olympique Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Pelatih 61 tahun itu menilai para pemainnya terlalu lambat memainkan bola.
Bertamu ke Parc Olympique Lyonnais, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB, Cristiano Ronaldo dan kolega dipaksa menyerah 0-1. Gol Lyon di laga tersebut dicetak Lucas Tousart pada menit ke-31. Padahal, jika melihat statistik usai pertandingan, Juventus tampil cukup dominan ketimbang tim tamu.

Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; terlihat cukup mendominasi jalannya laga. Mereka juga berhasil melakukan penguasaan bola 64 persen dan 14 kali percobaan. Namun, tidak ada satupun tembakan yang mengarah ke gawang.
Baca juga:&amp;nbsp;Lyon vs Juventus, Cristiano Ronaldo Pernah Jadi Korban Les Gones di Liga Champions
&amp;ldquo;Di babak pertama pola bermain terlalu lambat. Babak kedua jauh lebih baik tetapi di Liga Champions itu tidak cukup ketika anda hanya memanfaatkan setengah pertandingan,&amp;rdquo;  ujar Sarri, melansir dari laman resmi UEFA, Kamis (27/2/2020),&amp;ldquo;Saya tidak tahu mengapa saya tidak berhasil membiarkan pemain saya mengerti bahwa bola harus beredar jauh lebih cepat. Semuanya dimulai dari sana. Kemarin dalam pelatihan kami bisa lebih baik,&amp;rdquo; lanjutnya.
Kendati begitu, peluang si Nyonya Tua untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar. Sebab, laga leg kedua akan dimainkan di markas Juventus, Allianz Stadium pada 18 Maret 2020 mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
