<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah dan PSSI Sepakat Percepat Persiapan Piala Dunia U-20 2021</title><description>Pemerintah dan PSSI bersepakat mempercepat persiapan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/51/2172330/pemerintah-dan-pssi-sepakat-percepat-persiapan-piala-dunia-u-20-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/51/2172330/pemerintah-dan-pssi-sepakat-percepat-persiapan-piala-dunia-u-20-2021"/><item><title>Pemerintah dan PSSI Sepakat Percepat Persiapan Piala Dunia U-20 2021</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/51/2172330/pemerintah-dan-pssi-sepakat-percepat-persiapan-piala-dunia-u-20-2021</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/51/2172330/pemerintah-dan-pssi-sepakat-percepat-persiapan-piala-dunia-u-20-2021</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2020 20:12 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/21/51/2172330/pemerintah-dan-pssi-sepakat-percepat-persiapan-piala-dunia-u-20-2021-tIBrerG1CW.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menpora, Zainuddin Amali (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/21/51/2172330/pemerintah-dan-pssi-sepakat-percepat-persiapan-piala-dunia-u-20-2021-tIBrerG1CW.jpeg</image><title>Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menpora, Zainuddin Amali (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah dan PSSI bersepakat mempercepat persiapan Piala Dunia U-20 di Indonesia yang akan berlangsung pada 20  Mei&amp;ndash;11 Juni 2021. Percepatan tersebut pun meliputi tempat pelaksanaan, (venue), tim nasional, dan anggaran yang dibutuhkan.
Pada hari ini, Jumat (21/2/2020), Ketua Umum PSSI yakni Mochamad Iriawan melakukan rapat bersama pemerintah yang diwakili Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali di Ruang Kerja Kemenpora. Pada pertemuan tersebut pembahasan utama adalah mengenai percepatan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Tak hanya itu, salah satu pembahasan lainnya adalah kebutuhan untuk membentuk organisasi panitia pelaksana Piala Dunia U-20 2021 yang bernama Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC). Sementara pengumuman soal enam kota yang menjadi tuan rumah akan segera diumumkan Maret 2020.
Baca juga&amp;nbsp;Tinjau Venue Piala Dunia U-20 2021, PSSI: Stadion Manahan Solo Memenuhi Standar FIFA
&amp;ldquo;Untuk penetapan enam kota yang menjadi host cities, PSSI dan FIFA akan mengusahakan mempercepat pengumumannya pada awal Maret. Ini karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat perlu kepastian untuk segera memperbaiki infrastruktur di kota-kota terpilih,&amp;rdquo; kata Iriawan dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (21/2/2020).Sejauh ini PSSI telah mengunjungi beberapa calon tuan ruamh seperti Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, dan Pekanbaru. Sementara ada beberapa kandidat lain yang akan segera dikunjungi yakni Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Bali.
Soal kesiapan Timnas U-20, PSSI akan mengajukan anggaran antara Rp 103-170 miliar untuk melakukan pemusatan latihan. Anggaran tersebut rencananya akan dihabiskan dengan pemusatan latihan di Jerman atau Spanyol, dan mendatangkan tim-tim internasional sebagai lawan uji tanding.
Menpora yakni Zainudin Amali pun berjanji akan terus melakukan sinkronisasi antar kementerian dan lembaga untuk menyukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021.
&amp;ldquo;Ini pertaruhan nama baik bangsa, karena menjadi tuan rumah even sekelas Piala Dunia sangat langka, belum tentu terulang 20-30 tahun lagi,&amp;rdquo; pungkas Zainudin.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah dan PSSI bersepakat mempercepat persiapan Piala Dunia U-20 di Indonesia yang akan berlangsung pada 20  Mei&amp;ndash;11 Juni 2021. Percepatan tersebut pun meliputi tempat pelaksanaan, (venue), tim nasional, dan anggaran yang dibutuhkan.
Pada hari ini, Jumat (21/2/2020), Ketua Umum PSSI yakni Mochamad Iriawan melakukan rapat bersama pemerintah yang diwakili Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali di Ruang Kerja Kemenpora. Pada pertemuan tersebut pembahasan utama adalah mengenai percepatan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Tak hanya itu, salah satu pembahasan lainnya adalah kebutuhan untuk membentuk organisasi panitia pelaksana Piala Dunia U-20 2021 yang bernama Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC). Sementara pengumuman soal enam kota yang menjadi tuan rumah akan segera diumumkan Maret 2020.
Baca juga&amp;nbsp;Tinjau Venue Piala Dunia U-20 2021, PSSI: Stadion Manahan Solo Memenuhi Standar FIFA
&amp;ldquo;Untuk penetapan enam kota yang menjadi host cities, PSSI dan FIFA akan mengusahakan mempercepat pengumumannya pada awal Maret. Ini karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat perlu kepastian untuk segera memperbaiki infrastruktur di kota-kota terpilih,&amp;rdquo; kata Iriawan dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (21/2/2020).Sejauh ini PSSI telah mengunjungi beberapa calon tuan ruamh seperti Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, dan Pekanbaru. Sementara ada beberapa kandidat lain yang akan segera dikunjungi yakni Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Bali.
Soal kesiapan Timnas U-20, PSSI akan mengajukan anggaran antara Rp 103-170 miliar untuk melakukan pemusatan latihan. Anggaran tersebut rencananya akan dihabiskan dengan pemusatan latihan di Jerman atau Spanyol, dan mendatangkan tim-tim internasional sebagai lawan uji tanding.
Menpora yakni Zainudin Amali pun berjanji akan terus melakukan sinkronisasi antar kementerian dan lembaga untuk menyukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021.
&amp;ldquo;Ini pertaruhan nama baik bangsa, karena menjadi tuan rumah even sekelas Piala Dunia sangat langka, belum tentu terulang 20-30 tahun lagi,&amp;rdquo; pungkas Zainudin.</content:encoded></item></channel></rss>
