<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Direktur Leganes Kesal dengan Aturan Transfer yang Untungkan Barcelona</title><description>Direktur Leganes tak mengerti dengan regulasi transfer yang dinilainya sangat menguntungkan Barca.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/46/2171857/direktur-leganes-kesal-dengan-aturan-transfer-yang-untungkan-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/46/2171857/direktur-leganes-kesal-dengan-aturan-transfer-yang-untungkan-barcelona"/><item><title>Direktur Leganes Kesal dengan Aturan Transfer yang Untungkan Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/46/2171857/direktur-leganes-kesal-dengan-aturan-transfer-yang-untungkan-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/02/21/46/2171857/direktur-leganes-kesal-dengan-aturan-transfer-yang-untungkan-barcelona</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2020 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/21/46/2171857/direktur-leganes-kesal-dengan-aturan-transfer-yang-untungkan-barcelona-T6LXvizjMn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Martin Braithwaite (Foto: Twitter @FCBarcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/21/46/2171857/direktur-leganes-kesal-dengan-aturan-transfer-yang-untungkan-barcelona-T6LXvizjMn.jpg</image><title>Martin Braithwaite (Foto: Twitter @FCBarcelona)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Direktur Umum Leganes, Martin Ortega, mengaku kecewa dengan regulasi transfer di Liga Spanyol yang menguntungkan Barcelona. Sebab regulasi itu membuat Leganes harus kehilangan pemain andalannya, yakni Martin Braithwaite.
Sebagaimana diketahui, Barca memang mendapatkan keuntungan untuk bisa memboyong satu penyerang anyar setelah dua strikernya, yakni Luis Suarez dan Ousmane Dembele, dibekap cedera. Keduanya dipastikan bakal absen membela Barca dalam kurun waktu yang panjang.

Situasi tersebutlah yang membuat Barca akhirnya mendapatkan keuntungan untuk bisa merekrut penyerang anyar, walaupun bursa transfer musim dingin 2020 sudah ditutup. Pemain yang dipilih Barca adalah Braithwaite yang direkrut dengan mahar sebesar 18 juta euro atau sekira Rp266 miliar.
Baca Juga: Profil Martin Braithwaite, Striker yang Dibeli Dadakan Barcelona
Transfer darurat Barca tersebut terjadi setelah mereka mendapatkan izin dari induk sepakbola Spanyol, RFEF. Ya, dalam regulasi transfer di Spanyol, tim berhak melakukan transfer darurat jika ada pemainnya yang absen lebih dari lima bulan, dan Dembele memenuhi kriteria itu.Akan tetapi ada sedikit cacat dari aturan tersebut, yakni tim yang  kehilangan pemainnya tak berhak mencari penggantinya. Hal tersebutlah  yang membuat Ortega selaku petinggi Leganes merasa dirugikan akan adanya  regulasi transfer darurat itu.
&amp;ldquo;Kami tak mengerti peraturan ini, di mana klub yang pemainnya  mengalami cedera panjang bisa melakukan hal ini secara sepihak dan  memindahkan masalah mereka ke klub lain,&amp;rdquo; jelas Ortega, seperti dikutip  dari Football Espana, Jumat (21/2/2020).
Baca Juga: Barcelona Resmi Beli Martin Braithwaite dari Leganes
&amp;ldquo;Kami tahu bahwa peraturan ini bisa dijalankan jika ada kesepakatan  antara dua klub, tapi peraturan ini tak menawarkan kesetaraan di antara  klub-klub Spanyol. Kami percaya dengan para pemain kami (yang tersisa)  dan juga para staf pelatih,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Tak satu pun yang boleh berpikir kami akan terdegradasi. Tapi kami  juga percaya peraturan ini tak adil dan menguntungkan Barcelona. Leganes  satu-satunya pihak yang dirugikan,&amp;rdquo; tuntas pria berkebangsaan Spanyol  tersebut.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Direktur Umum Leganes, Martin Ortega, mengaku kecewa dengan regulasi transfer di Liga Spanyol yang menguntungkan Barcelona. Sebab regulasi itu membuat Leganes harus kehilangan pemain andalannya, yakni Martin Braithwaite.
Sebagaimana diketahui, Barca memang mendapatkan keuntungan untuk bisa memboyong satu penyerang anyar setelah dua strikernya, yakni Luis Suarez dan Ousmane Dembele, dibekap cedera. Keduanya dipastikan bakal absen membela Barca dalam kurun waktu yang panjang.

Situasi tersebutlah yang membuat Barca akhirnya mendapatkan keuntungan untuk bisa merekrut penyerang anyar, walaupun bursa transfer musim dingin 2020 sudah ditutup. Pemain yang dipilih Barca adalah Braithwaite yang direkrut dengan mahar sebesar 18 juta euro atau sekira Rp266 miliar.
Baca Juga: Profil Martin Braithwaite, Striker yang Dibeli Dadakan Barcelona
Transfer darurat Barca tersebut terjadi setelah mereka mendapatkan izin dari induk sepakbola Spanyol, RFEF. Ya, dalam regulasi transfer di Spanyol, tim berhak melakukan transfer darurat jika ada pemainnya yang absen lebih dari lima bulan, dan Dembele memenuhi kriteria itu.Akan tetapi ada sedikit cacat dari aturan tersebut, yakni tim yang  kehilangan pemainnya tak berhak mencari penggantinya. Hal tersebutlah  yang membuat Ortega selaku petinggi Leganes merasa dirugikan akan adanya  regulasi transfer darurat itu.
&amp;ldquo;Kami tak mengerti peraturan ini, di mana klub yang pemainnya  mengalami cedera panjang bisa melakukan hal ini secara sepihak dan  memindahkan masalah mereka ke klub lain,&amp;rdquo; jelas Ortega, seperti dikutip  dari Football Espana, Jumat (21/2/2020).
Baca Juga: Barcelona Resmi Beli Martin Braithwaite dari Leganes
&amp;ldquo;Kami tahu bahwa peraturan ini bisa dijalankan jika ada kesepakatan  antara dua klub, tapi peraturan ini tak menawarkan kesetaraan di antara  klub-klub Spanyol. Kami percaya dengan para pemain kami (yang tersisa)  dan juga para staf pelatih,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Tak satu pun yang boleh berpikir kami akan terdegradasi. Tapi kami  juga percaya peraturan ini tak adil dan menguntungkan Barcelona. Leganes  satu-satunya pihak yang dirugikan,&amp;rdquo; tuntas pria berkebangsaan Spanyol  tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
