<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSG Tumbang dari Dortmund, Tuchel Siap Tanggung Jawab</title><description>Paris Saint-Germain (PSG) mendera kekalahan dengan skor 1-2 kala melawat ke markas Borussia Dortmund.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/19/261/2170632/psg-tumbang-dari-dortmund-tuchel-siap-tanggung-jawab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/02/19/261/2170632/psg-tumbang-dari-dortmund-tuchel-siap-tanggung-jawab"/><item><title>PSG Tumbang dari Dortmund, Tuchel Siap Tanggung Jawab</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/19/261/2170632/psg-tumbang-dari-dortmund-tuchel-siap-tanggung-jawab</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/02/19/261/2170632/psg-tumbang-dari-dortmund-tuchel-siap-tanggung-jawab</guid><pubDate>Rabu 19 Februari 2020 06:18 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/19/261/2170632/psg-tumbang-dari-dortmund-tuchel-siap-tanggung-jawab-G1OfZao56i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih PSG, Thomas Tuchel (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/19/261/2170632/psg-tumbang-dari-dortmund-tuchel-siap-tanggung-jawab-G1OfZao56i.jpg</image><title>Pelatih PSG, Thomas Tuchel (Foto: UEFA)</title></images><description>DORTMUND &amp;ndash; Paris Saint-Germain (PSG) mendera kekalahan dengan skor 1-2 kala melawat ke markas Borussia Dortmund dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Menanggapi hasil tersebut, Pelatih PSG, Thomas Tuchel pun sudah siap jika harus disalahkan.
Berbeda dengan pertandingan-pertandingan PSG sebelumnya, dalam laga melawan Dortmund tersebut Tuchel sejatinya menerapkan formasi baru 3-4-3. Kondisi itu pada akhirnya justru membuat Les Parisiens kewalahan saat menghadapi serangan cepat Dortmund.
Baca juga: Dortmund vs PSG, Bahagianya Haaland Jadi Man of The Match

Kendati demikian, Tuchel mengaku tak menyesal dengan eksperimen yang dilakukannya. Sebab, pada awalnya ia merasa yakin perubahan formasi tersebut akan membawa dampak positif. Lagipula, menurut Tuchel bukanlah hal yang salah untuk mencoba sesuatu yang baru.
&amp;ldquo;Kami tidak menyesal. Saya harus membuat keputusan sebelum pertandingan dan saya bertanggung jawab. Tidak ada yang bisa mengatakan apa yang akan terjadi dengan sistem yang berbeda, &quot; jelas Tuchel, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Rabu (19/2/2020).

&amp;ldquo;Sistem ini memberi kami struktur untuk menyerang dan mengendalikan  pertandingan, naik ke atas. Saya tahu bahwa jika hasilnya tidak  sempurna, mudah untuk mengatakan itu kesalahan. Tim lain juga kalah di  sini (Signal Iduna Park). Itu bisa terjadi. Bagi saya, ini bukan masalah  struktur tetapi bagaimana kami bermain,&amp;rdquo; sambungnya.
Meski mengalami kekalahan, namun peluang PSG untuk melenggang ke  perempatfinal tentunya masih terbuka. Karena, mereka hanya tertinggal  dengan skor tipis 1-2. Apalagi pada laga leg kedua nanti PSG bakal  tampil di kandang mereka sendiri, Parc des Princes.</description><content:encoded>DORTMUND &amp;ndash; Paris Saint-Germain (PSG) mendera kekalahan dengan skor 1-2 kala melawat ke markas Borussia Dortmund dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Menanggapi hasil tersebut, Pelatih PSG, Thomas Tuchel pun sudah siap jika harus disalahkan.
Berbeda dengan pertandingan-pertandingan PSG sebelumnya, dalam laga melawan Dortmund tersebut Tuchel sejatinya menerapkan formasi baru 3-4-3. Kondisi itu pada akhirnya justru membuat Les Parisiens kewalahan saat menghadapi serangan cepat Dortmund.
Baca juga: Dortmund vs PSG, Bahagianya Haaland Jadi Man of The Match

Kendati demikian, Tuchel mengaku tak menyesal dengan eksperimen yang dilakukannya. Sebab, pada awalnya ia merasa yakin perubahan formasi tersebut akan membawa dampak positif. Lagipula, menurut Tuchel bukanlah hal yang salah untuk mencoba sesuatu yang baru.
&amp;ldquo;Kami tidak menyesal. Saya harus membuat keputusan sebelum pertandingan dan saya bertanggung jawab. Tidak ada yang bisa mengatakan apa yang akan terjadi dengan sistem yang berbeda, &quot; jelas Tuchel, seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Rabu (19/2/2020).

&amp;ldquo;Sistem ini memberi kami struktur untuk menyerang dan mengendalikan  pertandingan, naik ke atas. Saya tahu bahwa jika hasilnya tidak  sempurna, mudah untuk mengatakan itu kesalahan. Tim lain juga kalah di  sini (Signal Iduna Park). Itu bisa terjadi. Bagi saya, ini bukan masalah  struktur tetapi bagaimana kami bermain,&amp;rdquo; sambungnya.
Meski mengalami kekalahan, namun peluang PSG untuk melenggang ke  perempatfinal tentunya masih terbuka. Karena, mereka hanya tertinggal  dengan skor tipis 1-2. Apalagi pada laga leg kedua nanti PSG bakal  tampil di kandang mereka sendiri, Parc des Princes.</content:encoded></item></channel></rss>
