<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jual Pogba Jadi Cara Man United Atasi Kerugian</title><description>Mantan striker Timnas Inggris, Alan Shearer, menilai bahwa di bursa transfer musim panas 2020 Manchester United akan menjual Paul Pogba.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/11/45/2166450/jual-pogba-jadi-cara-man-united-atasi-kerugian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/02/11/45/2166450/jual-pogba-jadi-cara-man-united-atasi-kerugian"/><item><title>Jual Pogba Jadi Cara Man United Atasi Kerugian</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/11/45/2166450/jual-pogba-jadi-cara-man-united-atasi-kerugian</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/02/11/45/2166450/jual-pogba-jadi-cara-man-united-atasi-kerugian</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 04:28 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/45/2166450/jual-pogba-jadi-cara-man-united-atasi-kerugian-TsUUMtlniP.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gelandang Man United, Paul Pogba (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/45/2166450/jual-pogba-jadi-cara-man-united-atasi-kerugian-TsUUMtlniP.JPG</image><title>Gelandang Man United, Paul Pogba (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Mantan striker Timnas Inggris, Alan Shearer, menilai bahwa di bursa transfer musim panas 2020 Manchester United akan menjual Paul Pogba. Adapun salah satu alasan Man United melepas gelandang bintangnya itu karena mereka mencoba mengatasi kerugian yang telah terjadi.
Pogba sejatinya bergabung dengan Man United untuk kedua kalinya saat bursa transfer musim panas 2016. Kala itu, Man United rela merogoh kocek hingga 105 juta euro atau sekira Rp1,57 triliun untuk memulangkan Pogba.
Baca juga: Daniel James Punya Ekspektasi Besar untuk Bruno Fernandes
Kehadiran Pogba, pada awalnya diharapkan untuk mendongkrak performa dan prestasi Man United yang terus mengalami keterpurukan sejak ditinggal Sir Alex Ferguson. Akan tetapi, yang terjadi malah Pogba gagal menampilkan performa terbaiknya secara konsisten. Ditambah lagi, saat ini Pogba lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan.
Maka dari itu, menurut Shearer, menjual Pogba adalah hal terbaik bagi kedua pihak, yakni untuk pemain dan klub. Di satu sisi, Man United bisa mendapat banyak uang atas penjualan tersebut. Sedangkan untuk Pogba, ia bisa melanjutkan karier gemilangnya. Shearer sangat yakin kalau pemain seperti Pogba ingin berada di klub yang mampu memperjuangkan gelar juara, dan saat ini Setan Merah belum berada di level tersebut.

&amp;ldquo;Ini adalah saat yang genting bagi karier Paul Pogba di Manchester  United. Komitmen dan penandatanganan kontrak baru dibutuhkan atau ia  dijual. Dugaan saya adalah United akan memotong kerugian mereka,&amp;rdquo; tutur  Shearer, mengutip dari Daily Mail, Selasa (11/2/2020).
&quot;Saya pikir dia (Pogba) mungkin merasa sedikit kecewa dengan apa yang  terjadi di United. Ini berantakan di kedua pihak. Ketika dia berhabung,  itu seharusnya menjadi awal dari pembangunan kembali, hari-hari  kemuliaan kembali. Klub belum memenuhi janji mereka (untuk membangun tim  yang kompetitif), jadi itu bukan kesepakatan yang dia harapkan,&quot; lanjut  Shearer.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Mantan striker Timnas Inggris, Alan Shearer, menilai bahwa di bursa transfer musim panas 2020 Manchester United akan menjual Paul Pogba. Adapun salah satu alasan Man United melepas gelandang bintangnya itu karena mereka mencoba mengatasi kerugian yang telah terjadi.
Pogba sejatinya bergabung dengan Man United untuk kedua kalinya saat bursa transfer musim panas 2016. Kala itu, Man United rela merogoh kocek hingga 105 juta euro atau sekira Rp1,57 triliun untuk memulangkan Pogba.
Baca juga: Daniel James Punya Ekspektasi Besar untuk Bruno Fernandes
Kehadiran Pogba, pada awalnya diharapkan untuk mendongkrak performa dan prestasi Man United yang terus mengalami keterpurukan sejak ditinggal Sir Alex Ferguson. Akan tetapi, yang terjadi malah Pogba gagal menampilkan performa terbaiknya secara konsisten. Ditambah lagi, saat ini Pogba lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan.
Maka dari itu, menurut Shearer, menjual Pogba adalah hal terbaik bagi kedua pihak, yakni untuk pemain dan klub. Di satu sisi, Man United bisa mendapat banyak uang atas penjualan tersebut. Sedangkan untuk Pogba, ia bisa melanjutkan karier gemilangnya. Shearer sangat yakin kalau pemain seperti Pogba ingin berada di klub yang mampu memperjuangkan gelar juara, dan saat ini Setan Merah belum berada di level tersebut.

&amp;ldquo;Ini adalah saat yang genting bagi karier Paul Pogba di Manchester  United. Komitmen dan penandatanganan kontrak baru dibutuhkan atau ia  dijual. Dugaan saya adalah United akan memotong kerugian mereka,&amp;rdquo; tutur  Shearer, mengutip dari Daily Mail, Selasa (11/2/2020).
&quot;Saya pikir dia (Pogba) mungkin merasa sedikit kecewa dengan apa yang  terjadi di United. Ini berantakan di kedua pihak. Ketika dia berhabung,  itu seharusnya menjadi awal dari pembangunan kembali, hari-hari  kemuliaan kembali. Klub belum memenuhi janji mereka (untuk membangun tim  yang kompetitif), jadi itu bukan kesepakatan yang dia harapkan,&quot; lanjut  Shearer.</content:encoded></item></channel></rss>
