<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sering Bobol, Kepa Diminta Banyak Belajar</title><description>Kepa Arrizabalaga dinilai masih harus banyak belajar untuk menjadi penjaga gawang top.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/04/45/2162858/sering-bobol-kepa-diminta-banyak-belajar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/02/04/45/2162858/sering-bobol-kepa-diminta-banyak-belajar"/><item><title>Sering Bobol, Kepa Diminta Banyak Belajar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/02/04/45/2162858/sering-bobol-kepa-diminta-banyak-belajar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/02/04/45/2162858/sering-bobol-kepa-diminta-banyak-belajar</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2020 03:21 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/04/45/2162858/sering-bobol-kepa-diminta-banyak-belajar-yheucsnoJU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjaga Gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga (Foto: Media Chelsea)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/04/45/2162858/sering-bobol-kepa-diminta-banyak-belajar-yheucsnoJU.jpg</image><title>Penjaga Gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga (Foto: Media Chelsea)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Sejak diboyong dari Athletic Bilbao pada bursa transfer musim panas 2018, Kepa Arrizabalaga selalu menjadi penjaga gawang utama Chelsea. Akan tetapi, menurut mantan kiper The Blues, Mark Schwarzer, Kepa masih harus banyak belajar untuk menjadi penjaga gawang top dunia.
Schwarzer sebenarnya tidak memungkiri kalau Kepa adalah penjaga gawang yang memiliki kualitas. Label penjaga gawang termahal di dunia yang disematkan Chelsea kepadanya tentunya menjadi bukti kalau kemampuan Kepa telah diakui.
Baca juga: Tammy Abraham Kecewa Cavani Gagal Gabung ke Chelsea
Kendati demikian, jika dibandingkan dengan penjaga gawang Chelsea sebelum-sebelumnya seperti Petr Cech dan Thibaut Courtois, Kepa dinilai masih harus banyak belajar. Sebab menurut Schwarzer, seorang penjaga gawang yang hebat adalah mereka yang ditempa oleh pengalaman.
&amp;ldquo;Saya pikir Kepa telah berkembang, namun ini adalah sebuah langkah besar sejak kepindahannya dari Athletic Bilbao. Selalu ada perhatian yang ditambahkan. Chelsea selama bertahun-tahun telah memiliki penjaga gawang papan atas. Mengikuti Cech dan Courtois tentunya tak mudah bagi siapa pun,&amp;rdquo; ujar Schwarzer, melansir dari Inside Football, Selasa (4/2/2020).
&amp;ldquo;Adalah hal yang sulit untuk membandingkan siapa pun dengan seseorang  seperti Cech, yang memenangkan trofi di setiap klub yang dibelanya.  Kita hanya bisa melakukannya dengan kepa 10 tahun ke depan. Di usia  ke-25, Kepa masih sangat muda dalam ukuran penjaga gawang. Dia masih  memiliki jalan yang panjang,&amp;rdquo; lanjut Schwarzer.
Saat ini, Kepa dituntut untuk bisa lebih banyak mencatatkan  clean-sheet. Karena meskipun Kepa memiliki potensi, namun ketangguhan  penjaga gawang juga diukur berdasarkan clean-sheet yang mereka catatkan.  Sepanjang musim 2019-2020 berlangsung, Kepa telah tampil dalam 31  pertandingan bersama The Blues di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut,  Kepa baru enam kali clean-sheet dan telah kebobolan 43 kali.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Sejak diboyong dari Athletic Bilbao pada bursa transfer musim panas 2018, Kepa Arrizabalaga selalu menjadi penjaga gawang utama Chelsea. Akan tetapi, menurut mantan kiper The Blues, Mark Schwarzer, Kepa masih harus banyak belajar untuk menjadi penjaga gawang top dunia.
Schwarzer sebenarnya tidak memungkiri kalau Kepa adalah penjaga gawang yang memiliki kualitas. Label penjaga gawang termahal di dunia yang disematkan Chelsea kepadanya tentunya menjadi bukti kalau kemampuan Kepa telah diakui.
Baca juga: Tammy Abraham Kecewa Cavani Gagal Gabung ke Chelsea
Kendati demikian, jika dibandingkan dengan penjaga gawang Chelsea sebelum-sebelumnya seperti Petr Cech dan Thibaut Courtois, Kepa dinilai masih harus banyak belajar. Sebab menurut Schwarzer, seorang penjaga gawang yang hebat adalah mereka yang ditempa oleh pengalaman.
&amp;ldquo;Saya pikir Kepa telah berkembang, namun ini adalah sebuah langkah besar sejak kepindahannya dari Athletic Bilbao. Selalu ada perhatian yang ditambahkan. Chelsea selama bertahun-tahun telah memiliki penjaga gawang papan atas. Mengikuti Cech dan Courtois tentunya tak mudah bagi siapa pun,&amp;rdquo; ujar Schwarzer, melansir dari Inside Football, Selasa (4/2/2020).
&amp;ldquo;Adalah hal yang sulit untuk membandingkan siapa pun dengan seseorang  seperti Cech, yang memenangkan trofi di setiap klub yang dibelanya.  Kita hanya bisa melakukannya dengan kepa 10 tahun ke depan. Di usia  ke-25, Kepa masih sangat muda dalam ukuran penjaga gawang. Dia masih  memiliki jalan yang panjang,&amp;rdquo; lanjut Schwarzer.
Saat ini, Kepa dituntut untuk bisa lebih banyak mencatatkan  clean-sheet. Karena meskipun Kepa memiliki potensi, namun ketangguhan  penjaga gawang juga diukur berdasarkan clean-sheet yang mereka catatkan.  Sepanjang musim 2019-2020 berlangsung, Kepa telah tampil dalam 31  pertandingan bersama The Blues di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut,  Kepa baru enam kali clean-sheet dan telah kebobolan 43 kali.
</content:encoded></item></channel></rss>
