<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inter Milan Akui Kecolongan saat Imbang dengan Cagliari</title><description>Asisten pelatih, Stellini, mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih Inter saat menjamu Cagliari.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/27/47/2158663/inter-milan-akui-kecolongan-saat-imbang-dengan-cagliari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/27/47/2158663/inter-milan-akui-kecolongan-saat-imbang-dengan-cagliari"/><item><title>Inter Milan Akui Kecolongan saat Imbang dengan Cagliari</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/27/47/2158663/inter-milan-akui-kecolongan-saat-imbang-dengan-cagliari</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/27/47/2158663/inter-milan-akui-kecolongan-saat-imbang-dengan-cagliari</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 01:37 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/47/2158663/inter-milan-akui-kecolongan-saat-imbang-dengan-cagliari-EEb0N7yTZz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inter Milan vs Cagliari (Foto: Laman resmi Inter Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/47/2158663/inter-milan-akui-kecolongan-saat-imbang-dengan-cagliari-EEb0N7yTZz.jpg</image><title>Inter Milan vs Cagliari (Foto: Laman resmi Inter Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Asisten pelatih Inter Milan, Cristian Stellini, mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya saat menjamu Cagliari pada pekan ke-21 Liga Italia 2019-2020. Bermain di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu 26 Januari 2020 malam WIB, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1.
Inter yang bertindak sebagai tuan rumah pun sejatinya nyaris memperoleh tiga poin di laga kali ini. Skuad asuhan Antonio Conte itu berhasil unggul 1-0 di babak pertama setelah Lautaro Martinez mencetak gol pada menit 29.
Baca juga&amp;nbsp;Gol Nainggolan Bawa Cagliari Imbangi Inter Milan
Akan tetapi, keunggulan yang ada di depan mata itu terbuang sia-sia setelah disamakan Cagliari 12 menit jelang laga berakhir. Gelandang Cagliari yakni Radja Nainggolan sukses menjebol gawang mantan klubnya dan mengubah keadaan menjadi imbang 1-1.
Stellini yang mewakili Conte dalam menemui awak media seusai laga mengakui kelemhan timnya yang kurang fokus pada menit-menit akhir. Ia merasa kecewa karena kecolongan pada akhir laga disusul dengan performa tim yang kurang bisa membunuh permainan.&amp;ldquo;Anda membutuhkan kejelasan dan konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan. Karena itu hanya dibutuhkan sesuatu yang kecil untuk akhirnya mengubah permainan,&amp;rdquo; ungkap Stellini, mengutip dari laman resmi Inter, Senin (27/1/2020).
&amp;ldquo;Kami tidak pandai menyelesaikan peluang untuk mematikan permainan. Tidak terlalu panik, kami harus mengambil semua peluang sebaik mungkin,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Asisten pelatih Inter Milan, Cristian Stellini, mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya saat menjamu Cagliari pada pekan ke-21 Liga Italia 2019-2020. Bermain di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu 26 Januari 2020 malam WIB, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1.
Inter yang bertindak sebagai tuan rumah pun sejatinya nyaris memperoleh tiga poin di laga kali ini. Skuad asuhan Antonio Conte itu berhasil unggul 1-0 di babak pertama setelah Lautaro Martinez mencetak gol pada menit 29.
Baca juga&amp;nbsp;Gol Nainggolan Bawa Cagliari Imbangi Inter Milan
Akan tetapi, keunggulan yang ada di depan mata itu terbuang sia-sia setelah disamakan Cagliari 12 menit jelang laga berakhir. Gelandang Cagliari yakni Radja Nainggolan sukses menjebol gawang mantan klubnya dan mengubah keadaan menjadi imbang 1-1.
Stellini yang mewakili Conte dalam menemui awak media seusai laga mengakui kelemhan timnya yang kurang fokus pada menit-menit akhir. Ia merasa kecewa karena kecolongan pada akhir laga disusul dengan performa tim yang kurang bisa membunuh permainan.&amp;ldquo;Anda membutuhkan kejelasan dan konsentrasi di menit-menit akhir pertandingan. Karena itu hanya dibutuhkan sesuatu yang kecil untuk akhirnya mengubah permainan,&amp;rdquo; ungkap Stellini, mengutip dari laman resmi Inter, Senin (27/1/2020).
&amp;ldquo;Kami tidak pandai menyelesaikan peluang untuk mematikan permainan. Tidak terlalu panik, kami harus mengambil semua peluang sebaik mungkin,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
