<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cavani Minta Hengkang, Tuchel: Dia Tidak dalam Performa Bagus</title><description>Penyerang PSG, Edinson Cavani, telah mengutarakan niatnya untuk hengkang dari klubnya tersebut pada bursa transfer musim dingin 2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/51/2156356/cavani-minta-hengkang-tuchel-dia-tidak-dalam-performa-bagus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/51/2156356/cavani-minta-hengkang-tuchel-dia-tidak-dalam-performa-bagus"/><item><title>Cavani Minta Hengkang, Tuchel: Dia Tidak dalam Performa Bagus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/51/2156356/cavani-minta-hengkang-tuchel-dia-tidak-dalam-performa-bagus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/51/2156356/cavani-minta-hengkang-tuchel-dia-tidak-dalam-performa-bagus</guid><pubDate>Rabu 22 Januari 2020 03:17 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/22/51/2156356/cavani-minta-hengkang-tuchel-dia-tidak-dalam-performa-bagus-RjxPTxkBnY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Edinson Cavani (Foto: Media PSG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/22/51/2156356/cavani-minta-hengkang-tuchel-dia-tidak-dalam-performa-bagus-RjxPTxkBnY.jpg</image><title>Edinson Cavani (Foto: Media PSG)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, telah mengutarakan niatnya untuk hengkang dari klubnya tersebut pada bursa transfer musim dingin 2020. Tak ayal, kondisi ini membuat sejumlah klub Eropa tertarik untuk menampung Cavani, seperti Atletico Madrid, Chelsea, dan Manchester United.
Cavani ingin hengkang karena saat ini ia merasa tidak mendapat menit bermain yang cukup. Sepanjang musim kompetisi 2019-2020 berlangsung, Cavani tercatat baru sembilan kali tampil di ajang Liga Prancis, itu pun kebanyakan sebagai pemain pengganti.
Baca juga: Cavani Minta Hengkang, PSG Dekati Piatek
Pelatih PSG, Thomas Tuchel, sejatinya lebih senang menurunkan Mauro Icardi sebagai ujung tombak utama tim ketimbang Cavani. Terlebih karena Icardi menampilkan performa impresif. Icardi telah mencetak 17 gol dalam 21 penampilannya bersama Les Parisiens musim ini.
Hal itulah yang kemudian membuat Tuchel lebih mempercayakan posisi starter kepada Icardi. Karena menurut Tuchel, saat ini Cavani tidak dalam performa yang bagus. Meski begitu, ia tetap senang karena Cavani bersikap profesional sebagai pemain PSG.
&amp;ldquo;Untuk saat ini dia ada di bangku cadangan dan kurang waktu bermain.  Dia kurang ritme dan percaya diri. Kepercayaan diri adalah hal yang  paling penting, terutama untuk pencetak gol, tapi memang begitu. Di klub  besar, ada pemain dengan banyak kualitas tetapi ada kompetisi yang  sulit dan itu tidak mudah baginya,&amp;rdquo; jelas Tuchel, menyadur dari Team  Talk, Rabu (22/1/2020).
&amp;ldquo;Saya menyadarinya dan saya memahaminya sepenuhnya dan saya sangat  senang melihat bahwa dia masih profesional. Jika seseorang terluka, kita  akan memiliki pemain pengganti yang hebat. Jika dia dapat menemukan  ritme lagi, kita akan dapat menempatkannya di atas lapangan dan orang  lain di bangku cadangan. Tapi dia sedang menurun, jadi sangat sulit  untuk hanya membantu selama satu pertandingan,&amp;rdquo; lanjut Tuchel.
</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, telah mengutarakan niatnya untuk hengkang dari klubnya tersebut pada bursa transfer musim dingin 2020. Tak ayal, kondisi ini membuat sejumlah klub Eropa tertarik untuk menampung Cavani, seperti Atletico Madrid, Chelsea, dan Manchester United.
Cavani ingin hengkang karena saat ini ia merasa tidak mendapat menit bermain yang cukup. Sepanjang musim kompetisi 2019-2020 berlangsung, Cavani tercatat baru sembilan kali tampil di ajang Liga Prancis, itu pun kebanyakan sebagai pemain pengganti.
Baca juga: Cavani Minta Hengkang, PSG Dekati Piatek
Pelatih PSG, Thomas Tuchel, sejatinya lebih senang menurunkan Mauro Icardi sebagai ujung tombak utama tim ketimbang Cavani. Terlebih karena Icardi menampilkan performa impresif. Icardi telah mencetak 17 gol dalam 21 penampilannya bersama Les Parisiens musim ini.
Hal itulah yang kemudian membuat Tuchel lebih mempercayakan posisi starter kepada Icardi. Karena menurut Tuchel, saat ini Cavani tidak dalam performa yang bagus. Meski begitu, ia tetap senang karena Cavani bersikap profesional sebagai pemain PSG.
&amp;ldquo;Untuk saat ini dia ada di bangku cadangan dan kurang waktu bermain.  Dia kurang ritme dan percaya diri. Kepercayaan diri adalah hal yang  paling penting, terutama untuk pencetak gol, tapi memang begitu. Di klub  besar, ada pemain dengan banyak kualitas tetapi ada kompetisi yang  sulit dan itu tidak mudah baginya,&amp;rdquo; jelas Tuchel, menyadur dari Team  Talk, Rabu (22/1/2020).
&amp;ldquo;Saya menyadarinya dan saya memahaminya sepenuhnya dan saya sangat  senang melihat bahwa dia masih profesional. Jika seseorang terluka, kita  akan memiliki pemain pengganti yang hebat. Jika dia dapat menemukan  ritme lagi, kita akan dapat menempatkannya di atas lapangan dan orang  lain di bangku cadangan. Tapi dia sedang menurun, jadi sangat sulit  untuk hanya membantu selama satu pertandingan,&amp;rdquo; lanjut Tuchel.
</content:encoded></item></channel></rss>
