<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>De Ligt Maklum Fans Juventus Marah kepada Dirinya</title><description>Mathijs de Ligt sadar dirinya harus banyak melakukan perbaikan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/47/2156386/de-ligt-maklum-fans-juventus-marah-kepada-dirinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/47/2156386/de-ligt-maklum-fans-juventus-marah-kepada-dirinya"/><item><title>De Ligt Maklum Fans Juventus Marah kepada Dirinya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/47/2156386/de-ligt-maklum-fans-juventus-marah-kepada-dirinya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/22/47/2156386/de-ligt-maklum-fans-juventus-marah-kepada-dirinya</guid><pubDate>Rabu 22 Januari 2020 07:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/22/47/2156386/de-ligt-maklum-fans-juventus-marah-kepada-dirinya-Vo8rgLvd9y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matthijs de Ligt vs Lautaro Martinez (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/22/47/2156386/de-ligt-maklum-fans-juventus-marah-kepada-dirinya-Vo8rgLvd9y.jpg</image><title>Matthijs de Ligt vs Lautaro Martinez (Foto: Media Juventus)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Ditebus dengan harga 85 juta euro atau sekira Rp1,28 triliun membuat Matthijs de Ligt diharapkan bisa menjadi bek yang dapat diandalkan di Juventus. Akan tetapi, pada masa-masa awalnya berseragam Bianconeri, De Ligt justru kesulitan menampilkan performa terbaiknya dan membuat para fans Juve marah.
Menanggapi hal tersebut, De Ligt pun memaklumi jika para fans tidak puas dengan performa yang ditampilkannya. Pasalnya, ia juga akan merasakan hal yang sama jika berada di posisi mereka. Meski begitu, De Ligt menolak untuk menyerah.
Baca juga: Dybala Rindu Rayakan Selebrasi Gol Bersama Pogba
De Ligt percaya kalau dirinya memiliki banyak potensi untuk bisa menjadi lebih baik. Maka dari itu, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk membayar kepercayaan yang telah diberikan oleh para fans, pelatih, dan jajaran manajemen klub.
&amp;ldquo;Itu normal, itu semua normal. Jika saya berada di posisi mereka, saya juga akan marah pada kesalahan seperti itu. Tetapi sebagai pemain ini adalah masalah yang seharusnya tidak menarik minat saya,&amp;rdquo; jelas De Ligt, mengutip dari Football Italia, Rabu (22/1/2020).

&quot;Saya hanya harus berpikir tentang bekerja untuk meningkatkan diri,  mencoba memahami apakah saya membuat kemajuan atau tidak. Yang pasti,  saya senang dengan cara enam bulan pertama saya di Juve. Saya yakin  bahwa saya akan menjadi lebih baik dan lebih baik, dari satu  pertandingan ke pertandingan berikutnya,&amp;rdquo; tukas bek asal Belanda itu.
Saat ini, De Ligt sejatinya memikul beban yang cukup berat. Sebab,  bersama Leonardo Bonucci, mereka menjadi pemain yang paling diandalkan  untuk mengawal jantung pertahanan Juve, setelah Giorgio Chiellini dan  Merih Demiral mengalami cedera.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Ditebus dengan harga 85 juta euro atau sekira Rp1,28 triliun membuat Matthijs de Ligt diharapkan bisa menjadi bek yang dapat diandalkan di Juventus. Akan tetapi, pada masa-masa awalnya berseragam Bianconeri, De Ligt justru kesulitan menampilkan performa terbaiknya dan membuat para fans Juve marah.
Menanggapi hal tersebut, De Ligt pun memaklumi jika para fans tidak puas dengan performa yang ditampilkannya. Pasalnya, ia juga akan merasakan hal yang sama jika berada di posisi mereka. Meski begitu, De Ligt menolak untuk menyerah.
Baca juga: Dybala Rindu Rayakan Selebrasi Gol Bersama Pogba
De Ligt percaya kalau dirinya memiliki banyak potensi untuk bisa menjadi lebih baik. Maka dari itu, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk membayar kepercayaan yang telah diberikan oleh para fans, pelatih, dan jajaran manajemen klub.
&amp;ldquo;Itu normal, itu semua normal. Jika saya berada di posisi mereka, saya juga akan marah pada kesalahan seperti itu. Tetapi sebagai pemain ini adalah masalah yang seharusnya tidak menarik minat saya,&amp;rdquo; jelas De Ligt, mengutip dari Football Italia, Rabu (22/1/2020).

&quot;Saya hanya harus berpikir tentang bekerja untuk meningkatkan diri,  mencoba memahami apakah saya membuat kemajuan atau tidak. Yang pasti,  saya senang dengan cara enam bulan pertama saya di Juve. Saya yakin  bahwa saya akan menjadi lebih baik dan lebih baik, dari satu  pertandingan ke pertandingan berikutnya,&amp;rdquo; tukas bek asal Belanda itu.
Saat ini, De Ligt sejatinya memikul beban yang cukup berat. Sebab,  bersama Leonardo Bonucci, mereka menjadi pemain yang paling diandalkan  untuk mengawal jantung pertahanan Juve, setelah Giorgio Chiellini dan  Merih Demiral mengalami cedera.</content:encoded></item></channel></rss>
