<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suporter PSS Sleman Ultimatum Tak Akan Datang Lagi ke Stadion</title><description>Brigata Curva Sud (BCS) memberikan ultimatum kepada pihak klub untuk segera memenuhi tuntutan yang mereka ajukan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/17/49/2154022/suporter-pss-sleman-ultimatum-tak-akan-datang-lagi-ke-stadion</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/17/49/2154022/suporter-pss-sleman-ultimatum-tak-akan-datang-lagi-ke-stadion"/><item><title>Suporter PSS Sleman Ultimatum Tak Akan Datang Lagi ke Stadion</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/17/49/2154022/suporter-pss-sleman-ultimatum-tak-akan-datang-lagi-ke-stadion</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/17/49/2154022/suporter-pss-sleman-ultimatum-tak-akan-datang-lagi-ke-stadion</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2020 01:41 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/49/2154022/suporter-pss-sleman-ultimatum-tak-akan-datang-lagi-ke-stadion-RxT2WLjKX7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suporter PSS Sleman (Foto: Laman resmi Brigata Curva Sud)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/49/2154022/suporter-pss-sleman-ultimatum-tak-akan-datang-lagi-ke-stadion-RxT2WLjKX7.jpg</image><title>Suporter PSS Sleman (Foto: Laman resmi Brigata Curva Sud)</title></images><description>YOGYAKARTA &amp;ndash; Suporter PSS Sleman atau yang dikenal dengan Brigata Curva Sud (BCS) memberikan ultimatum kepada pihak klub untuk segera memenuhi tuntutan yang mereka ajukan. Ancamannya pun tak main, sebab jika pihak klub tidak memenuhi tuntutan tersebut, BCS sudah bertekad untuk tak lagi menghadiri pertandingan PSS di stadion.
Dalam laman resminya, BCS mengaku sudah muak dengan sikap orang-orang di klub yang dianggap tidak profesional dan justru membuat PSS mengalami kemunduran. Sebelum ini, BCS telah memberikan delapan tuntutan kepada pihak klub, namun belum dipenuhi.
Baca juga: Ryuji: Pertahanan Persija Semakin Kuat dengan Kedatangan Marco Motta
Beberapa tuntutan yang diajukan oleh BCS adalah disediakannya lapangan untuk berlatih. Sebab, saat ini para penggawa PSS masih kerap berpindah-pindah tempat untuk berlatih. Selain itu, mereka juga menginginkan agar tidak ada lagi orang yang memegang jabatan ganda di dalam klub, yang mana hal tersebut belum direalisasikan.
BCS pun semakin dibuat geram karena bukannya memenuhi tuntutan mereka, pihak klub PSS justru membuat sejumlah keputusan kontroversial dengan mendepak orang-orang penting. Salah satu yang membuat BCS kesal adalah dipecatnya Seto Nurdiantoro dari jabatan pelatih.

Menurut BCS, Seto adalah pelatih hebat yang seharusnya dipertahankan  oleh klub. Sebab, di bawah arahan Seto, PSS mampu promosi ke Liga 1 dan  finis di posisi kedelapan pada musim perdananya tampil di kasta  tertinggi sepakbola Indonesia.
&amp;ldquo;Oleh karena itu berdasarkan pertimbangan dan alasan kami di atas.  Kami sepakat tidak ingin lagi PS Sleman berjalan mundur dan diisi oleh  SDM yang tidak kompeten. Serta beberapa pihak yang tidak berkompeten  yang tidak kami ketahui dimohon untuk meninggalkan peran dan  jabatannya,&amp;rdquo;  tulis BCS di laman resminya, Jumat (17/1/2020).
&amp;ldquo;Selain itu, kami juga mendesak secepatnya untuk mencari investor  yang sesuai dengan masyarakat sepakbola Kabupten Sleman. Tuntutan kami  jelas, delapan tuntutan dan deretan nama yang tidak berprestasi.  Sekarang tinggal pilih, keluarkan semua yang tidak berkompeten atau kami  yang keluar dari tribun selamanya/boikot semua pertandingan PS Sleman?&amp;rdquo;  lanjutnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA &amp;ndash; Suporter PSS Sleman atau yang dikenal dengan Brigata Curva Sud (BCS) memberikan ultimatum kepada pihak klub untuk segera memenuhi tuntutan yang mereka ajukan. Ancamannya pun tak main, sebab jika pihak klub tidak memenuhi tuntutan tersebut, BCS sudah bertekad untuk tak lagi menghadiri pertandingan PSS di stadion.
Dalam laman resminya, BCS mengaku sudah muak dengan sikap orang-orang di klub yang dianggap tidak profesional dan justru membuat PSS mengalami kemunduran. Sebelum ini, BCS telah memberikan delapan tuntutan kepada pihak klub, namun belum dipenuhi.
Baca juga: Ryuji: Pertahanan Persija Semakin Kuat dengan Kedatangan Marco Motta
Beberapa tuntutan yang diajukan oleh BCS adalah disediakannya lapangan untuk berlatih. Sebab, saat ini para penggawa PSS masih kerap berpindah-pindah tempat untuk berlatih. Selain itu, mereka juga menginginkan agar tidak ada lagi orang yang memegang jabatan ganda di dalam klub, yang mana hal tersebut belum direalisasikan.
BCS pun semakin dibuat geram karena bukannya memenuhi tuntutan mereka, pihak klub PSS justru membuat sejumlah keputusan kontroversial dengan mendepak orang-orang penting. Salah satu yang membuat BCS kesal adalah dipecatnya Seto Nurdiantoro dari jabatan pelatih.

Menurut BCS, Seto adalah pelatih hebat yang seharusnya dipertahankan  oleh klub. Sebab, di bawah arahan Seto, PSS mampu promosi ke Liga 1 dan  finis di posisi kedelapan pada musim perdananya tampil di kasta  tertinggi sepakbola Indonesia.
&amp;ldquo;Oleh karena itu berdasarkan pertimbangan dan alasan kami di atas.  Kami sepakat tidak ingin lagi PS Sleman berjalan mundur dan diisi oleh  SDM yang tidak kompeten. Serta beberapa pihak yang tidak berkompeten  yang tidak kami ketahui dimohon untuk meninggalkan peran dan  jabatannya,&amp;rdquo;  tulis BCS di laman resminya, Jumat (17/1/2020).
&amp;ldquo;Selain itu, kami juga mendesak secepatnya untuk mencari investor  yang sesuai dengan masyarakat sepakbola Kabupten Sleman. Tuntutan kami  jelas, delapan tuntutan dan deretan nama yang tidak berprestasi.  Sekarang tinggal pilih, keluarkan semua yang tidak berkompeten atau kami  yang keluar dari tribun selamanya/boikot semua pertandingan PS Sleman?&amp;rdquo;  lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
