<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sarri Tak Senang Juventus Dipaksa Main Hati-Hati oleh Roma</title><description>Juventus memetik kemenangan dengan skor 2-1 saat melawat ke markas AS Roma dalam lanjutan giornata ke-19 Liga Italia 2019-2020.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152143/sarri-tak-senang-juventus-dipaksa-main-hati-hati-oleh-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152143/sarri-tak-senang-juventus-dipaksa-main-hati-hati-oleh-roma"/><item><title>Sarri Tak Senang Juventus Dipaksa Main Hati-Hati oleh Roma</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152143/sarri-tak-senang-juventus-dipaksa-main-hati-hati-oleh-roma</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152143/sarri-tak-senang-juventus-dipaksa-main-hati-hati-oleh-roma</guid><pubDate>Senin 13 Januari 2020 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/13/47/2152143/sarri-tak-senang-juventus-dipaksa-main-hati-hati-oleh-roma-OjQAiF4Nr9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AS Roma vs Juventus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/13/47/2152143/sarri-tak-senang-juventus-dipaksa-main-hati-hati-oleh-roma-OjQAiF4Nr9.jpg</image><title>AS Roma vs Juventus (Foto: Reuters)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Juventus memetik kemenangan dengan skor 2-1 saat melawat ke markas AS Roma dalam lanjutan giornata ke-19 Liga Italia 2019-2020. Hasil tersebut tentunya disyukuri oleh Pelatih Juve, Maurizio Sarri, meskipun ia sedikit dibuat tidak senang terhadap beberapa hal.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Stadio Olimpico itu, Juve sejatinya memulai laga dengan sangat baik. Di 10 menit pertama, mereka sudah langsung unggul dua gol melalui Merih Demiral dan Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, setelah itu mereka kesulitan untuk menambah gol lagi.
Baca juga: Kalah dari Juventus, Fonseca Tetap Bangga dengan Pemain Roma

Pada babak kedua, Juve justru kerap mendapat tekanan dari Roma. Hal ini pada akhirnya membuat Sarri merasa khawatir, utamanya setelah mereka kebobolan lewat eksekusi penalti Diego Perotti. Sarri tidak memungkiri kalau serangan-serangan yang dilancarkan Roma sangat berbahaya.
Maka dari itu, ketimbang terus bermain terbuka dalam upaya mereka mencari gol tambahan, Sarri meminta para pemainnya untuk menjaga keunggulan. Pelatih 61 tahun itu menerangkan bahwa dirinya sebenarnya kesal dipaksa bermain secara hati-hati oleh Roma.
&amp;ldquo;Kami bermain bagus selama 60 menit, dan penderitaan di Olimpico  melawan Roma hampir tidak terhindarkan. Apa yang saya tidak suka adalah  bahwa kami mencoba untuk duduk di atas kepemimpinan kami alih-alih  meningkatkannya, karena kami telah tiga kali melakukan serangan balik  tiga lawan satu dan tidak mendapat hasil,&amp;rdquo; jelas Sarri, mengutip dari  Football Italia, Senin (13/1/2020).

&amp;ldquo;Kami melakukannya dengan baik untuk waktu yang lama, jadi saya  senang dengan hasilnya, tetapi kami mencoba untuk terus mengoper di  wilayah kami sendiri ketika memimpin daripada mendorong bola ke depan,&amp;rdquo;  lanjut Sarri.
</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Juventus memetik kemenangan dengan skor 2-1 saat melawat ke markas AS Roma dalam lanjutan giornata ke-19 Liga Italia 2019-2020. Hasil tersebut tentunya disyukuri oleh Pelatih Juve, Maurizio Sarri, meskipun ia sedikit dibuat tidak senang terhadap beberapa hal.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Stadio Olimpico itu, Juve sejatinya memulai laga dengan sangat baik. Di 10 menit pertama, mereka sudah langsung unggul dua gol melalui Merih Demiral dan Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, setelah itu mereka kesulitan untuk menambah gol lagi.
Baca juga: Kalah dari Juventus, Fonseca Tetap Bangga dengan Pemain Roma

Pada babak kedua, Juve justru kerap mendapat tekanan dari Roma. Hal ini pada akhirnya membuat Sarri merasa khawatir, utamanya setelah mereka kebobolan lewat eksekusi penalti Diego Perotti. Sarri tidak memungkiri kalau serangan-serangan yang dilancarkan Roma sangat berbahaya.
Maka dari itu, ketimbang terus bermain terbuka dalam upaya mereka mencari gol tambahan, Sarri meminta para pemainnya untuk menjaga keunggulan. Pelatih 61 tahun itu menerangkan bahwa dirinya sebenarnya kesal dipaksa bermain secara hati-hati oleh Roma.
&amp;ldquo;Kami bermain bagus selama 60 menit, dan penderitaan di Olimpico  melawan Roma hampir tidak terhindarkan. Apa yang saya tidak suka adalah  bahwa kami mencoba untuk duduk di atas kepemimpinan kami alih-alih  meningkatkannya, karena kami telah tiga kali melakukan serangan balik  tiga lawan satu dan tidak mendapat hasil,&amp;rdquo; jelas Sarri, mengutip dari  Football Italia, Senin (13/1/2020).

&amp;ldquo;Kami melakukannya dengan baik untuk waktu yang lama, jadi saya  senang dengan hasilnya, tetapi kami mencoba untuk terus mengoper di  wilayah kami sendiri ketika memimpin daripada mendorong bola ke depan,&amp;rdquo;  lanjut Sarri.
</content:encoded></item></channel></rss>
