<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah dari Juventus, Fonseca Tetap Bangga dengan Pemain Roma</title><description>Fonseca mengaku tetap bangga dengan pencapaian anak asuhnya saat menjamu Juventus.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152140/kalah-dari-juventus-fonseca-tetap-bangga-dengan-pemain-roma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152140/kalah-dari-juventus-fonseca-tetap-bangga-dengan-pemain-roma"/><item><title>Kalah dari Juventus, Fonseca Tetap Bangga dengan Pemain Roma</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152140/kalah-dari-juventus-fonseca-tetap-bangga-dengan-pemain-roma</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/13/47/2152140/kalah-dari-juventus-fonseca-tetap-bangga-dengan-pemain-roma</guid><pubDate>Senin 13 Januari 2020 06:02 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/13/47/2152140/kalah-dari-juventus-fonseca-tetap-bangga-dengan-pemain-roma-IruaqU5oWU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AS Roma (Foto: Twitter AS Roma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/13/47/2152140/kalah-dari-juventus-fonseca-tetap-bangga-dengan-pemain-roma-IruaqU5oWU.jpg</image><title>AS Roma (Foto: Twitter AS Roma)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, mengaku tetap bangga dengan pencapaian anak asuhnya saat menjamu Juventus di laga pekan ke-19 Liga Italia 2019-2020. Bermain di Stadio Olimpico, Senin (13/1/2020) dini hari WIB, Roma menyerah dengan skor 1-2.
Kekalahan Roma tidak lepas dari gol cepat Juventus di 10 menit pertama yang langsung mencetak dua gol cepat. Merih Demiral mencetak gol pada menit ketiga disusul hadiah titik putih Crisitano Ronaldo di menit ke-10  yang membuat keadaan langsung berubah cepat menjadi 2-0 untuk keunggulan Juventus.

Situasi tersebut tentu disayangkan Fonseca. Namun, di satu sisi ia tetap merasa bangga dengan anak asuhnya karena mampu merespons dengan baik usai kebobolan dua gol. Sayang mereka hanya mampu memperkecil satu gol saja lewat hadiah titik putih Diego Perotti pada menit 68.
Baca juga Juventus Curi Poin Penuh dalam Lawatannya ke Olimpico Roma
&amp;ldquo;Kami memberi tim seperti Juve dua gol di awal, tetapi setelah itu kami bermain bagus dan memiliki babak kedua yang bagus. Memang setelah penalti itu, sulit untuk mengubahnya,&amp;rdquo; ungkap Fonseca, mengutip dari Football Italia, Senin (13/1/2020).&amp;ldquo;Situasi seperti ini bisa terjadi ketika Anda ingin bermain dari  belakang, karena ini adalah gaya sepakbola yang saya yakini sebagai  pelatih. Saya tidak percaya pada jenis sepak bola di mana kami tidak  mencoba bermain dari belakang. Saya percaya pada sepak bola yang berani  dan itu berarti mengambil risiko,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Kesalahan bisa terjadi, yang penting bagi saya adalah reaksi setelah  itu dan saya pikir kami bermain bagus. Saya bangga dengan bagaimana  kami melanjutkan pertandingan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, mengaku tetap bangga dengan pencapaian anak asuhnya saat menjamu Juventus di laga pekan ke-19 Liga Italia 2019-2020. Bermain di Stadio Olimpico, Senin (13/1/2020) dini hari WIB, Roma menyerah dengan skor 1-2.
Kekalahan Roma tidak lepas dari gol cepat Juventus di 10 menit pertama yang langsung mencetak dua gol cepat. Merih Demiral mencetak gol pada menit ketiga disusul hadiah titik putih Crisitano Ronaldo di menit ke-10  yang membuat keadaan langsung berubah cepat menjadi 2-0 untuk keunggulan Juventus.

Situasi tersebut tentu disayangkan Fonseca. Namun, di satu sisi ia tetap merasa bangga dengan anak asuhnya karena mampu merespons dengan baik usai kebobolan dua gol. Sayang mereka hanya mampu memperkecil satu gol saja lewat hadiah titik putih Diego Perotti pada menit 68.
Baca juga Juventus Curi Poin Penuh dalam Lawatannya ke Olimpico Roma
&amp;ldquo;Kami memberi tim seperti Juve dua gol di awal, tetapi setelah itu kami bermain bagus dan memiliki babak kedua yang bagus. Memang setelah penalti itu, sulit untuk mengubahnya,&amp;rdquo; ungkap Fonseca, mengutip dari Football Italia, Senin (13/1/2020).&amp;ldquo;Situasi seperti ini bisa terjadi ketika Anda ingin bermain dari  belakang, karena ini adalah gaya sepakbola yang saya yakini sebagai  pelatih. Saya tidak percaya pada jenis sepak bola di mana kami tidak  mencoba bermain dari belakang. Saya percaya pada sepak bola yang berani  dan itu berarti mengambil risiko,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Kesalahan bisa terjadi, yang penting bagi saya adalah reaksi setelah  itu dan saya pikir kami bermain bagus. Saya bangga dengan bagaimana  kami melanjutkan pertandingan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
