<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Lulusan Terbaik Akademi Arsenal, Nomor 1 Pindah karena Uang</title><description>Berikut adalah lima lulusan akademi terbaik Arsenal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/08/45/2150694/5-lulusan-terbaik-akademi-arsenal-nomor-1-pindah-karena-uang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/08/45/2150694/5-lulusan-terbaik-akademi-arsenal-nomor-1-pindah-karena-uang"/><item><title>5 Lulusan Terbaik Akademi Arsenal, Nomor 1 Pindah karena Uang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/08/45/2150694/5-lulusan-terbaik-akademi-arsenal-nomor-1-pindah-karena-uang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/08/45/2150694/5-lulusan-terbaik-akademi-arsenal-nomor-1-pindah-karena-uang</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2020 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/08/45/2150694/5-lulusan-terbaik-akademi-arsenal-nomor-1-pindah-karena-uang-czUgFwVgML.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ashley Cole (Foto: Sportskeeda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/08/45/2150694/5-lulusan-terbaik-akademi-arsenal-nomor-1-pindah-karena-uang-czUgFwVgML.jpg</image><title>Ashley Cole (Foto: Sportskeeda)</title></images><description>ARSENAL dikenal sebagai klub yang memiliki reputasi besar. Selama bertahun-tahun, Arsenal telah mendapatkan citra yang baik dalam hal mengembangkan talenta muda. Akademi mereka pun telah menghasilkan beberapa pemain luar biasa dari waktu ke waktu.
Saat ini The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; dipenuhi oleh lulusan akademi. Sekalipun ada pemain yang tidak masuk dalam skuad Arsenal saat ini, mereka punya cara untuk pergi dan menjadi pemain hebat yang dikenal sebagai lulusan akademi London Utara.
Berikut adalah lima lulusan akademi terbaik Arsenal.
5. Serge Gnabry
Mungkin sedikit terlalu dini dalam karier Serge Gnabry untuk mendapatkan tempat dalam daftar ini. Tetapi ia jelas layak disebut terhormat. Pemain berpaspor Jerman saat ini membintangi Bayern Munich dan baru-baru ini mencetak empat gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Tottenham Hotspur.
Gnabry bergabung bersama The Gunners pada 2011 di usia 16 tahun setelah pertama kali menandatangani kontrak dengan klub Liga Jerman, VfB Stuttgart, di mana Arsenal membayar sekira 100 ribu poundsterling untuk membawanya ke Emirates. Tidak butuh waktu lama bagi sang striker untuk memberi dampak.
Pada musim 2012-2013, ia melakukan debut pertamanya bersama tim utama. Ia menjadi debutan termuda kedua Arsenal di Liga Inggris setelah Jack Wilshere. Kiprah apiknya cukup memukau. Tetapi cedera pada 2014-2015 menjadi bencana. Ia dipinjamkan ke West Bromwich Albion pada musim berikutnya dan melanjutkan perjalanan ke Jerman.
Kini setelah hampir empat tahun berlalu, mungkin bisa menjadi cambuk bagi Arsenal jika mereka mungkin menyesal membiarkannya pergi.
4. Hector Bellerin
Seperti pemain lain yang muncul dalam daftar ini, Hector Bellerin  juga sebenarnya memulai karier di Spanyol. Ia memulai sebagian kariernya  dari akademi La Masia Barcelona. Bek sayap itu menandatangani kontrak  dengan Blagurana pada usia delapan tahun.
Tetapi pada 2011, saat usianya 16 tahun, ia pindah ke Arsenal dengan  menjalani karier di skuad muda dan mendantangani kontrak profesional  pertamanya pada 2012. Bellerin kemudian melakukan debutnya di tim utama  untuk The Gunners pada awal musim 2013-2014. Meski sempat dipinjamkan ke  Watford, tetapi hal itu tak bertahan lama.
Setelah delapan pertandingan, ia kembali ke Emirates tetapi gagal  membuat penampilan lebih lanjut sebelum musim berakhir. Pada musim  2014-2015, performa Bellerin benar-benar luara biasa. Bek kanan itu  menjaid starter reguler Arsenal dan bermain dalam 28 pertandingan di  sepanjang musim.
Tahun-tahun berikutnya, Bellerin selalu menjadi andalan. Akan tetapi  cedera pada Januari 2019 membuat perkembangannya terhenti. Namun, kini  ia sudah kembali ke kekuatan penuh dan ia diprediksi akan membintangi  Arsenal selama bertahun-tahun.
3. Wojciech Szczesny
Szczesny saat ini dinilai sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.   Sulit dipercaya bahwa Arsenal membiarkannya pergi pada musim panas 2017   mengingat potensinya yang luar biasa. Ia ditandatangani akademi  Arsenal  pada usia 16 tahun dan masuk ke tim senior pada musi 2009-2010.
Pada awal 2011, kiper berpaspor Polandia itu telah menjadi kiper   pilihan utama Arsenal. Awalnya ia tampil sebagai kiper utama karena   Lukasz Fabianski dan Manuel Alumnia mengalami cedera. Walau sebagai   kiper pengganti, Szczesny memiliki penampilan memukau. Pada musim   2011-2012 ia menjadi bintang utama Arsenal di Liga Inggris.
Pada musim panas 2015, Arsenal menandatangani kiper veteran Petr   Cech. Sementara Szczesny dikirim dengan status pinjaman ke AS Roma.   Setelah melakoni masa peminjaman yang apik, Arsenal justru tak   membawanya pulang. Ia justru dilepaskan ke Juventus dengan biaya kecil.
Sayangnya, ini adalah kesekian kalinya bagi Arsenal yang tidak sabar   untuk mengelola lulusan akademi mereka. Sekarang ia telah matang dan   Szczesny bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi posisi penjaga gawang   utama Arsenal.
2. Cesc Fabregas
Secara teknis, Fabregas juga dapat digolongkan sebagai produk akademi    La Masia Barcelona. Ia memulai karier di Barcelona sejak usia 10   tahun.  Tetapi, ia mendapat banyak didikan di Arsenal saat ia pindah ke   klub  pada usia 15 tahun. Bahkan pada usia 16 tahun, ia berhasil   membobol tim  senior Arsenal.
Fabregas terkenal menjadi pemain termuda Arsenal ketika memulai    debutnya bersama The Gunners. Meski butuh beberapa waktu untuk    mengeluarkan kemampuan terbaik, tetapi ia dikenal sebagai salah satu    gelandang terbaik Liga Inggris.
Pada 2011, ia kembali ke Barcelona dan mengalami kesuksesan serta    memenangkan gelar Liga Spanyol pada musim 2012-2013. Tiga musim    kemudian, ia kembali ke Inggris. Tetapi bukan ke Arsenal, ia justru    berpaling ke Chelsea. Hal tersebut membuat para penggemar Arsenal    menjadi marah.
Meski begitu, Fabregas mampu membuktikan diri dengan menunjukkan    prestasi memenangkan dua gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dan Liga    Eropa bersama The Blues. Pada Januari 2019 ia pun pindah ke AS Monaco.
Terlepas dari bagaimana perasaan penggemar Arsenal tentang dirinya    saat ini, tetapi tidak ada yang membantah bahwa maestro lini tengah    Spanyol adalah salah satu produk terbaik dari akademi Arsenal.
1. Ashley Cole
Hampir sulit untuk memtuskan apakah Cole atau Fabregas yang menempati     posisi pertama. Tetapi Cole akhirnya layak mendapatkan tempat  teratas    sebagai produk terbaik dari akademi Arsenal. Sebagai  penggemar  Arsenal   sejak kecil, Cole menandatangani kontrak dengan The  Gunners  pada usia  17  tahun. Setahun kemudian ia melakukan debut.
Hanya setelah dua bulan dari debutnya, ia menandatangani kontrak     profesional pertamanya di klub. Perjalanan panjang dilalui Cole hingga     menjadi pemain penting bagi Arsenal. Ia adalah komponen utama dalam  tim    Arsene Wenger yang begitu terkenal pada 2003-2004.
Ia juga membuktikan dirinya sebagai bek kiri utama Inggris dalam     proses tersebut. Pada musim panas 2005, Cole diakui secara luas sebagai     bek kiri terbaik di dunia. Tetapi yang sangat disesalkan para   penggemar   Arsenal bahwa klub tidak memberikan pengakuan yang cukup   terhadap   bakatnya.
Pada musim panas 2006 ia pindah ke rival London yakni Chelsea.     Kemudian ia pun mendapatkan julukan Cashley dari para penggemar Arsenal     yang marah karena pindah ke Chelsea perkara uang. Setelah pindah ke     Chelseai, ia menjadi pemian andalan.
Pada saat memutuskan pensiun, Cole telah mengumpulkan hampir 600     penampilan di Liga Inggris. Ia mungkin tetap tidak disukai penggemar     Arsenal, tetapi sulit untuk menyangkal bahwa Ahsley Cole adalah produk     terbaik dari akademi Arsenal.
</description><content:encoded>ARSENAL dikenal sebagai klub yang memiliki reputasi besar. Selama bertahun-tahun, Arsenal telah mendapatkan citra yang baik dalam hal mengembangkan talenta muda. Akademi mereka pun telah menghasilkan beberapa pemain luar biasa dari waktu ke waktu.
Saat ini The Gunners &amp;ndash;julukan Arsenal&amp;ndash; dipenuhi oleh lulusan akademi. Sekalipun ada pemain yang tidak masuk dalam skuad Arsenal saat ini, mereka punya cara untuk pergi dan menjadi pemain hebat yang dikenal sebagai lulusan akademi London Utara.
Berikut adalah lima lulusan akademi terbaik Arsenal.
5. Serge Gnabry
Mungkin sedikit terlalu dini dalam karier Serge Gnabry untuk mendapatkan tempat dalam daftar ini. Tetapi ia jelas layak disebut terhormat. Pemain berpaspor Jerman saat ini membintangi Bayern Munich dan baru-baru ini mencetak empat gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Tottenham Hotspur.
Gnabry bergabung bersama The Gunners pada 2011 di usia 16 tahun setelah pertama kali menandatangani kontrak dengan klub Liga Jerman, VfB Stuttgart, di mana Arsenal membayar sekira 100 ribu poundsterling untuk membawanya ke Emirates. Tidak butuh waktu lama bagi sang striker untuk memberi dampak.
Pada musim 2012-2013, ia melakukan debut pertamanya bersama tim utama. Ia menjadi debutan termuda kedua Arsenal di Liga Inggris setelah Jack Wilshere. Kiprah apiknya cukup memukau. Tetapi cedera pada 2014-2015 menjadi bencana. Ia dipinjamkan ke West Bromwich Albion pada musim berikutnya dan melanjutkan perjalanan ke Jerman.
Kini setelah hampir empat tahun berlalu, mungkin bisa menjadi cambuk bagi Arsenal jika mereka mungkin menyesal membiarkannya pergi.
4. Hector Bellerin
Seperti pemain lain yang muncul dalam daftar ini, Hector Bellerin  juga sebenarnya memulai karier di Spanyol. Ia memulai sebagian kariernya  dari akademi La Masia Barcelona. Bek sayap itu menandatangani kontrak  dengan Blagurana pada usia delapan tahun.
Tetapi pada 2011, saat usianya 16 tahun, ia pindah ke Arsenal dengan  menjalani karier di skuad muda dan mendantangani kontrak profesional  pertamanya pada 2012. Bellerin kemudian melakukan debutnya di tim utama  untuk The Gunners pada awal musim 2013-2014. Meski sempat dipinjamkan ke  Watford, tetapi hal itu tak bertahan lama.
Setelah delapan pertandingan, ia kembali ke Emirates tetapi gagal  membuat penampilan lebih lanjut sebelum musim berakhir. Pada musim  2014-2015, performa Bellerin benar-benar luara biasa. Bek kanan itu  menjaid starter reguler Arsenal dan bermain dalam 28 pertandingan di  sepanjang musim.
Tahun-tahun berikutnya, Bellerin selalu menjadi andalan. Akan tetapi  cedera pada Januari 2019 membuat perkembangannya terhenti. Namun, kini  ia sudah kembali ke kekuatan penuh dan ia diprediksi akan membintangi  Arsenal selama bertahun-tahun.
3. Wojciech Szczesny
Szczesny saat ini dinilai sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.   Sulit dipercaya bahwa Arsenal membiarkannya pergi pada musim panas 2017   mengingat potensinya yang luar biasa. Ia ditandatangani akademi  Arsenal  pada usia 16 tahun dan masuk ke tim senior pada musi 2009-2010.
Pada awal 2011, kiper berpaspor Polandia itu telah menjadi kiper   pilihan utama Arsenal. Awalnya ia tampil sebagai kiper utama karena   Lukasz Fabianski dan Manuel Alumnia mengalami cedera. Walau sebagai   kiper pengganti, Szczesny memiliki penampilan memukau. Pada musim   2011-2012 ia menjadi bintang utama Arsenal di Liga Inggris.
Pada musim panas 2015, Arsenal menandatangani kiper veteran Petr   Cech. Sementara Szczesny dikirim dengan status pinjaman ke AS Roma.   Setelah melakoni masa peminjaman yang apik, Arsenal justru tak   membawanya pulang. Ia justru dilepaskan ke Juventus dengan biaya kecil.
Sayangnya, ini adalah kesekian kalinya bagi Arsenal yang tidak sabar   untuk mengelola lulusan akademi mereka. Sekarang ia telah matang dan   Szczesny bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi posisi penjaga gawang   utama Arsenal.
2. Cesc Fabregas
Secara teknis, Fabregas juga dapat digolongkan sebagai produk akademi    La Masia Barcelona. Ia memulai karier di Barcelona sejak usia 10   tahun.  Tetapi, ia mendapat banyak didikan di Arsenal saat ia pindah ke   klub  pada usia 15 tahun. Bahkan pada usia 16 tahun, ia berhasil   membobol tim  senior Arsenal.
Fabregas terkenal menjadi pemain termuda Arsenal ketika memulai    debutnya bersama The Gunners. Meski butuh beberapa waktu untuk    mengeluarkan kemampuan terbaik, tetapi ia dikenal sebagai salah satu    gelandang terbaik Liga Inggris.
Pada 2011, ia kembali ke Barcelona dan mengalami kesuksesan serta    memenangkan gelar Liga Spanyol pada musim 2012-2013. Tiga musim    kemudian, ia kembali ke Inggris. Tetapi bukan ke Arsenal, ia justru    berpaling ke Chelsea. Hal tersebut membuat para penggemar Arsenal    menjadi marah.
Meski begitu, Fabregas mampu membuktikan diri dengan menunjukkan    prestasi memenangkan dua gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dan Liga    Eropa bersama The Blues. Pada Januari 2019 ia pun pindah ke AS Monaco.
Terlepas dari bagaimana perasaan penggemar Arsenal tentang dirinya    saat ini, tetapi tidak ada yang membantah bahwa maestro lini tengah    Spanyol adalah salah satu produk terbaik dari akademi Arsenal.
1. Ashley Cole
Hampir sulit untuk memtuskan apakah Cole atau Fabregas yang menempati     posisi pertama. Tetapi Cole akhirnya layak mendapatkan tempat  teratas    sebagai produk terbaik dari akademi Arsenal. Sebagai  penggemar  Arsenal   sejak kecil, Cole menandatangani kontrak dengan The  Gunners  pada usia  17  tahun. Setahun kemudian ia melakukan debut.
Hanya setelah dua bulan dari debutnya, ia menandatangani kontrak     profesional pertamanya di klub. Perjalanan panjang dilalui Cole hingga     menjadi pemain penting bagi Arsenal. Ia adalah komponen utama dalam  tim    Arsene Wenger yang begitu terkenal pada 2003-2004.
Ia juga membuktikan dirinya sebagai bek kiri utama Inggris dalam     proses tersebut. Pada musim panas 2005, Cole diakui secara luas sebagai     bek kiri terbaik di dunia. Tetapi yang sangat disesalkan para   penggemar   Arsenal bahwa klub tidak memberikan pengakuan yang cukup   terhadap   bakatnya.
Pada musim panas 2006 ia pindah ke rival London yakni Chelsea.     Kemudian ia pun mendapatkan julukan Cashley dari para penggemar Arsenal     yang marah karena pindah ke Chelsea perkara uang. Setelah pindah ke     Chelseai, ia menjadi pemian andalan.
Pada saat memutuskan pensiun, Cole telah mengumpulkan hampir 600     penampilan di Liga Inggris. Ia mungkin tetap tidak disukai penggemar     Arsenal, tetapi sulit untuk menyangkal bahwa Ahsley Cole adalah produk     terbaik dari akademi Arsenal.
</content:encoded></item></channel></rss>
