<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mino Raiola: Sejak Awal De Ligt Hanya Ingin Gabung Juve, Bukan Barca!</title><description>Raiola menegaskan bahwa De Ligt tak pernah berpikir untuk gabung Barca, karena prioritasnya memang Juve.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/03/51/2148729/mino-raiola-sejak-awal-de-ligt-hanya-ingin-gabung-juve-bukan-barca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2020/01/03/51/2148729/mino-raiola-sejak-awal-de-ligt-hanya-ingin-gabung-juve-bukan-barca"/><item><title>Mino Raiola: Sejak Awal De Ligt Hanya Ingin Gabung Juve, Bukan Barca!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2020/01/03/51/2148729/mino-raiola-sejak-awal-de-ligt-hanya-ingin-gabung-juve-bukan-barca</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2020/01/03/51/2148729/mino-raiola-sejak-awal-de-ligt-hanya-ingin-gabung-juve-bukan-barca</guid><pubDate>Jum'at 03 Januari 2020 06:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/03/51/2148729/mino-raiola-sejak-awal-de-ligt-hanya-ingin-gabung-juve-bukan-barca-BusoWDtBA0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matthijs de Ligt (Foto: Twitter Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/03/51/2148729/mino-raiola-sejak-awal-de-ligt-hanya-ingin-gabung-juve-bukan-barca-BusoWDtBA0.jpg</image><title>Matthijs de Ligt (Foto: Twitter Juventus)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Agen Matthijs de Ligt, Mino Raiola, membantah rumor yang mengatakan bahwa kliennya hampir direkrut Barcelona sebelum akhirnya gabung Juventus pada musim panas 2019. Raiola menegaskan bahwa prioritas De Ligt selalu Juve dan tak pernah berubah.
Pada jendela transfer musim panas 2019, De Ligt memang menjadi salah satu pemain yang diperebutkan banyak tim papan atas Eropa. Beberapa tim yang terang-terangan menaruh minat pada De Ligt adalah Barca, Real Madrid, Manchester United, Paris Saint-Germain (PSG), hingga Juve.

Akan tetapi dari sejumlah klub di atas, nama terakhir disbutkan yang akhirnya berhasil mendapatkan jasa pemain bertahan tim nasional (Timnas) Belanda tersebut pada bursa transfer musim panas 2019. Manajemen Juve rela merogoh kocek sedalam 85,5 juta euro atau sekira Rp1,32 triliun.
Baca Juga: Dibanding Arsenal dan Milan, Leicester Terdepan Dapatkan Rugani
Banyak yang mengatakan keputusan De Ligt gabung Juve sendiri dikarenakan tawaran gaji yang lebh baik dibandingkan Barca. Namun rumor tersebut mendapatkan bantahan langsung dari Raiola selaku agen De Ligt.Raiola menegaskan bahwa De Ligt memang selalu menjadi Juve sebagai  prioritas klub yang dituju setelah hengkang dari Ajax Amsterdam. Raiola  juga mengungkapkan apa yang jadi alasan De Ligt lebih memilih gabung  Juve dibandingkan Barca.

&amp;ldquo;Ia (De Ligt) bisa saja pergi ke Juve setahun sebelumnya, tetapi Ajax  memintanya untuk bertahan ketika ia sudah membuat beberapa perjanjian.  Juventus adalah pilihan pertamanya,&amp;rdquo; jelas Riaola, seperti dilaporkan  oleh Goal, Jumat (3/1/2020).
Baca Juga: 5 Rekor yang Bisa Dicetak Cristiano Ronaldo pada 2020, Apa Saja?
&amp;ldquo;Minat dari klub lain seperti Barcelona atau Paris Saint-Germain  mengejutkannya. Alasan (Barca) yang diberikan pada kami untuk merekrut  Matthijs adalah kesalahan. Matthijs tidak tertarik pada uang. Ia hanya  ingin bermain sepakbola,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Agen Matthijs de Ligt, Mino Raiola, membantah rumor yang mengatakan bahwa kliennya hampir direkrut Barcelona sebelum akhirnya gabung Juventus pada musim panas 2019. Raiola menegaskan bahwa prioritas De Ligt selalu Juve dan tak pernah berubah.
Pada jendela transfer musim panas 2019, De Ligt memang menjadi salah satu pemain yang diperebutkan banyak tim papan atas Eropa. Beberapa tim yang terang-terangan menaruh minat pada De Ligt adalah Barca, Real Madrid, Manchester United, Paris Saint-Germain (PSG), hingga Juve.

Akan tetapi dari sejumlah klub di atas, nama terakhir disbutkan yang akhirnya berhasil mendapatkan jasa pemain bertahan tim nasional (Timnas) Belanda tersebut pada bursa transfer musim panas 2019. Manajemen Juve rela merogoh kocek sedalam 85,5 juta euro atau sekira Rp1,32 triliun.
Baca Juga: Dibanding Arsenal dan Milan, Leicester Terdepan Dapatkan Rugani
Banyak yang mengatakan keputusan De Ligt gabung Juve sendiri dikarenakan tawaran gaji yang lebh baik dibandingkan Barca. Namun rumor tersebut mendapatkan bantahan langsung dari Raiola selaku agen De Ligt.Raiola menegaskan bahwa De Ligt memang selalu menjadi Juve sebagai  prioritas klub yang dituju setelah hengkang dari Ajax Amsterdam. Raiola  juga mengungkapkan apa yang jadi alasan De Ligt lebih memilih gabung  Juve dibandingkan Barca.

&amp;ldquo;Ia (De Ligt) bisa saja pergi ke Juve setahun sebelumnya, tetapi Ajax  memintanya untuk bertahan ketika ia sudah membuat beberapa perjanjian.  Juventus adalah pilihan pertamanya,&amp;rdquo; jelas Riaola, seperti dilaporkan  oleh Goal, Jumat (3/1/2020).
Baca Juga: 5 Rekor yang Bisa Dicetak Cristiano Ronaldo pada 2020, Apa Saja?
&amp;ldquo;Minat dari klub lain seperti Barcelona atau Paris Saint-Germain  mengejutkannya. Alasan (Barca) yang diberikan pada kami untuk merekrut  Matthijs adalah kesalahan. Matthijs tidak tertarik pada uang. Ia hanya  ingin bermain sepakbola,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
