<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Transfer Paling Kontroversial di Sepanjang Sejarah Sepakbola</title><description>Berikut ini adalah lima transfer paling kontroversial di sepanjang sejarah sepakbola.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/30/51/2147560/5-transfer-paling-kontroversial-di-sepanjang-sejarah-sepakbola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/12/30/51/2147560/5-transfer-paling-kontroversial-di-sepanjang-sejarah-sepakbola"/><item><title>5 Transfer Paling Kontroversial di Sepanjang Sejarah Sepakbola</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/30/51/2147560/5-transfer-paling-kontroversial-di-sepanjang-sejarah-sepakbola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/12/30/51/2147560/5-transfer-paling-kontroversial-di-sepanjang-sejarah-sepakbola</guid><pubDate>Senin 30 Desember 2019 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/30/51/2147560/5-transfer-paling-kontroversial-di-sepanjang-sejarah-sepakbola-FK1PqnVcR3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Robin van Persie (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/30/51/2147560/5-transfer-paling-kontroversial-di-sepanjang-sejarah-sepakbola-FK1PqnVcR3.jpg</image><title>Robin van Persie (Foto: AFP)</title></images><description>DALAM dunia sepakbola, perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain sejatinya adalah sebuah kewajaran. Tapi terkadang, transfer pemain tersebut kerap mengundang kontroversi karena berbagai faktor yang menyertainya, seperti halnya jika menyinggung soal loyalitas.
Seorang pesepakbola kerap dicap sebagai pengkhianat jika ia bergabung dengan klub rival. Apalagi jika pemain tersebut telah dianggap sebagai pahlawan di klubnya sebelumnya. Berikut ini adalah lima transfer paling kontroversial di sepanjang sejarah sepakbola, menyadur dari Sportskeeda, Senin (30/12/2019).
5. Ashley Cole - Arsenal ke Chelsea (2006)

Ashley Cole merupakan salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki Timnas Inggris. Nama Cole tentunya tidak akan mudah dilupakan oleh masyarakat Inggris, utamanya fans Arsenal. Pasalnya, fans Arsenal mengecap Cole sebagai pengkhianat lantaran ia hengkang ke klub rival sekota mereka, Chelsea, pada musim panas 2006.
Cole sebenarnya adalah pemain yang sejak muda sudah dididik Arsenal. Cole juga menjadi bagian penting dari The Gunners kala mereka menjuara Liga Inggris 2003-2004 tanpa terkalahkan. Akan tetapi, pada musim 2005-2006, sebuah gosip beredar kalau Cole sudah menerima pinangan dari Chelsea.
Cole kemudian didenda berat oleh FA di musim tersebut karena pelanggaran yang dilakukannya dan Chelsea dituduh melakukan kontak ilegal dan memanfaatkan pemain lantaran kedua pihak bertemu tanpa sepengetahuan Arsenal. Di akhir musim, Cole pun benar-benar pindah ke Chelsea, yang mana membuat fans Arsenal sangat geram.
4. Luis Figo &amp;ndash; Barcelona ke Real Madrid (2000)

Luis Figo merupakan pemain yang mendapat cap pengkhianat dari para  pendukung Barcelona. Bagaimana tidak, pasalnya Figo meninggalkan Barca  saat ia sedang berada dalam performa puncaknya untuk bergabung dengan  rival abadi Blaugrana, Real Madrid. Transfer ini terjadi pada musim  panas 2000.
Lebih parah lagi, saat masih di Barca, Figo sempat mendapat  kepercayaan menyandang ban kapten. Para pendukung Barca jelas sangat  tersakiti dengan keputusan Figo yang memilih hengkang ke Madrid  tersebut. Tak ayal, pada laga El Clasico, Figo pun dilempari kepala babi  oleh pendukung Barca saat sedang bertanding.

3. Robin van Persie &amp;ndash; Arsenal ke Man United (2012)

Robin van Persie merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah   dimiliki Arsenal. Saat ia membela The Gunners, Van Persie tidak hanya   menjabat sebagai kapten tim, namun juga mencetak gol-gol penting yang   membuat Arsenal meraih kemenangan. Hal itulah yang membuat Van Persie   menjadi sosok yang sangat dicintai fans Arsenal.
Meski Van Persie penyerang yang tajam, namun ia kerap masuk ruang   perawatan. Walau begitu, para fans Arsenal tetap setia mendukungnya dan   memberikan semangat. Hal itu kemudian menjadi sesuatu yang disesalkan   oleh fans Arsenal, karena ketika Van Persie berhasil terbebas dari   cedera dan menampilkan performa puncaknya, sang striker malah hengkang   ke Manchester United.
2. Sol Campbell &amp;ndash; Tottenham Hotspur ke Arsenal (2001)

Tottenham Hotspur merupakan saingan abadi Arsenal lantaran mereka    sama-sama berasal dari London Utara. Itulah mengapa ketika Sol Campbell    pergi meninggalkan Spurs untuk bergabung dengan Arsenal pada musim   panas  2001 dengan status bebas transfer membuat para fans The   Lillywhites  sangat murka.
Campbell pasalnya sudah sembilan tahun membela Spurs, memegang    peranan penting dalam tim, dan bahkan menjabat sebagai kapten. Saat    masih membela Spurs, Campbell pernah mengatakan kalau ia tak akan    bergabung dengan Arsenal. Akan tetapi, fakta yang tercipta kemudian    adalah sebaliknya.
Adapun alasan Campbell bergabung dengan Arsenal adalah karena ia    ingin mewujudkan mimpinya tampil di pentas Liga Champions. Lebih    beruntung lagi, saat membela Arsenal, Campbell juga merasakan gelar    juara Liga Inggris. Akan tetapi, kesuksesan Campbell di Arsenal itu    justru membuat para fans Spurs semakin murka.
1. John Obi Mikel &amp;ndash; Lyn Oslo ke Chelsea (2006)

Kedatangan John Obi Mikel ke tanah Inggris sejatinya adalah sebuah     kontroversi. Sebelum Mikel bermain untuk Chelsea, ia sebenarnya lebih     dekat bergabung dengan Manchester United. Pada usia 17 tahun, Mikel     telah menjalani trial di Man United dan ia bahkan sudah dibujuk Sir  Alex    Ferguson untuk bergabung dengan Setan Merah.
Kendati demikian, manajemen Man United tidak langsung mengikat Mikel.     Justru sebaliknya, selepas trial tersebut, Chelsea langsung    menghubungi  pihak Lyn Oslo dan memberi tahu akan meminang Mikel.    Tawaran dari  Chelsea tersebut tentunya diterima dengan senang hati oleh    Lyn Oslo.
Persoalan terjadi ketika kemudian Man United datang menemui Mikel     untuk mengikatnya. Mikel bahkan telah mengenakan jersey Man United dan     diperkenalkan ke publik. Dalam posisi ini, Man United tidak mengetahui     kalau Lyn Oslo sudah menjalin kesepakatan dengan Chelsea perihal     transfer Mikel.
Pada akhirnya, Mikel tidak aktif dalam kegiatan sepakbola selama satu     tahun akibat kejadian tersebut. Persoalan kemudian dipecahkan dengan     Chelsea membayar 4 juta pounds kepada Lyn Oslo untuk biaya menebus   Mikel   dan memberikan 12 juta pounds untuk Man United sebagai   kompensasi.   Setelah kasus itu selesai, Mikel pun resmi menjadi pemain   Chelsea dan   memenangkan banyak trofi bersama The Blues.</description><content:encoded>DALAM dunia sepakbola, perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain sejatinya adalah sebuah kewajaran. Tapi terkadang, transfer pemain tersebut kerap mengundang kontroversi karena berbagai faktor yang menyertainya, seperti halnya jika menyinggung soal loyalitas.
Seorang pesepakbola kerap dicap sebagai pengkhianat jika ia bergabung dengan klub rival. Apalagi jika pemain tersebut telah dianggap sebagai pahlawan di klubnya sebelumnya. Berikut ini adalah lima transfer paling kontroversial di sepanjang sejarah sepakbola, menyadur dari Sportskeeda, Senin (30/12/2019).
5. Ashley Cole - Arsenal ke Chelsea (2006)

Ashley Cole merupakan salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki Timnas Inggris. Nama Cole tentunya tidak akan mudah dilupakan oleh masyarakat Inggris, utamanya fans Arsenal. Pasalnya, fans Arsenal mengecap Cole sebagai pengkhianat lantaran ia hengkang ke klub rival sekota mereka, Chelsea, pada musim panas 2006.
Cole sebenarnya adalah pemain yang sejak muda sudah dididik Arsenal. Cole juga menjadi bagian penting dari The Gunners kala mereka menjuara Liga Inggris 2003-2004 tanpa terkalahkan. Akan tetapi, pada musim 2005-2006, sebuah gosip beredar kalau Cole sudah menerima pinangan dari Chelsea.
Cole kemudian didenda berat oleh FA di musim tersebut karena pelanggaran yang dilakukannya dan Chelsea dituduh melakukan kontak ilegal dan memanfaatkan pemain lantaran kedua pihak bertemu tanpa sepengetahuan Arsenal. Di akhir musim, Cole pun benar-benar pindah ke Chelsea, yang mana membuat fans Arsenal sangat geram.
4. Luis Figo &amp;ndash; Barcelona ke Real Madrid (2000)

Luis Figo merupakan pemain yang mendapat cap pengkhianat dari para  pendukung Barcelona. Bagaimana tidak, pasalnya Figo meninggalkan Barca  saat ia sedang berada dalam performa puncaknya untuk bergabung dengan  rival abadi Blaugrana, Real Madrid. Transfer ini terjadi pada musim  panas 2000.
Lebih parah lagi, saat masih di Barca, Figo sempat mendapat  kepercayaan menyandang ban kapten. Para pendukung Barca jelas sangat  tersakiti dengan keputusan Figo yang memilih hengkang ke Madrid  tersebut. Tak ayal, pada laga El Clasico, Figo pun dilempari kepala babi  oleh pendukung Barca saat sedang bertanding.

3. Robin van Persie &amp;ndash; Arsenal ke Man United (2012)

Robin van Persie merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah   dimiliki Arsenal. Saat ia membela The Gunners, Van Persie tidak hanya   menjabat sebagai kapten tim, namun juga mencetak gol-gol penting yang   membuat Arsenal meraih kemenangan. Hal itulah yang membuat Van Persie   menjadi sosok yang sangat dicintai fans Arsenal.
Meski Van Persie penyerang yang tajam, namun ia kerap masuk ruang   perawatan. Walau begitu, para fans Arsenal tetap setia mendukungnya dan   memberikan semangat. Hal itu kemudian menjadi sesuatu yang disesalkan   oleh fans Arsenal, karena ketika Van Persie berhasil terbebas dari   cedera dan menampilkan performa puncaknya, sang striker malah hengkang   ke Manchester United.
2. Sol Campbell &amp;ndash; Tottenham Hotspur ke Arsenal (2001)

Tottenham Hotspur merupakan saingan abadi Arsenal lantaran mereka    sama-sama berasal dari London Utara. Itulah mengapa ketika Sol Campbell    pergi meninggalkan Spurs untuk bergabung dengan Arsenal pada musim   panas  2001 dengan status bebas transfer membuat para fans The   Lillywhites  sangat murka.
Campbell pasalnya sudah sembilan tahun membela Spurs, memegang    peranan penting dalam tim, dan bahkan menjabat sebagai kapten. Saat    masih membela Spurs, Campbell pernah mengatakan kalau ia tak akan    bergabung dengan Arsenal. Akan tetapi, fakta yang tercipta kemudian    adalah sebaliknya.
Adapun alasan Campbell bergabung dengan Arsenal adalah karena ia    ingin mewujudkan mimpinya tampil di pentas Liga Champions. Lebih    beruntung lagi, saat membela Arsenal, Campbell juga merasakan gelar    juara Liga Inggris. Akan tetapi, kesuksesan Campbell di Arsenal itu    justru membuat para fans Spurs semakin murka.
1. John Obi Mikel &amp;ndash; Lyn Oslo ke Chelsea (2006)

Kedatangan John Obi Mikel ke tanah Inggris sejatinya adalah sebuah     kontroversi. Sebelum Mikel bermain untuk Chelsea, ia sebenarnya lebih     dekat bergabung dengan Manchester United. Pada usia 17 tahun, Mikel     telah menjalani trial di Man United dan ia bahkan sudah dibujuk Sir  Alex    Ferguson untuk bergabung dengan Setan Merah.
Kendati demikian, manajemen Man United tidak langsung mengikat Mikel.     Justru sebaliknya, selepas trial tersebut, Chelsea langsung    menghubungi  pihak Lyn Oslo dan memberi tahu akan meminang Mikel.    Tawaran dari  Chelsea tersebut tentunya diterima dengan senang hati oleh    Lyn Oslo.
Persoalan terjadi ketika kemudian Man United datang menemui Mikel     untuk mengikatnya. Mikel bahkan telah mengenakan jersey Man United dan     diperkenalkan ke publik. Dalam posisi ini, Man United tidak mengetahui     kalau Lyn Oslo sudah menjalin kesepakatan dengan Chelsea perihal     transfer Mikel.
Pada akhirnya, Mikel tidak aktif dalam kegiatan sepakbola selama satu     tahun akibat kejadian tersebut. Persoalan kemudian dipecahkan dengan     Chelsea membayar 4 juta pounds kepada Lyn Oslo untuk biaya menebus   Mikel   dan memberikan 12 juta pounds untuk Man United sebagai   kompensasi.   Setelah kasus itu selesai, Mikel pun resmi menjadi pemain   Chelsea dan   memenangkan banyak trofi bersama The Blues.</content:encoded></item></channel></rss>
