<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lingard Pertanyakan Mentalitas Man United</title><description>Jesse Lingard heran dengan performa tidak konsisten Man United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/26/45/2146059/lingard-pertanyakan-mentalitas-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/12/26/45/2146059/lingard-pertanyakan-mentalitas-man-united"/><item><title>Lingard Pertanyakan Mentalitas Man United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/26/45/2146059/lingard-pertanyakan-mentalitas-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/12/26/45/2146059/lingard-pertanyakan-mentalitas-man-united</guid><pubDate>Kamis 26 Desember 2019 02:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/26/45/2146059/lingard-pertanyakan-mentalitas-man-united-ULZapKUbtz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para Pemain Manchester United Melakukan Selebrasi (Foto: Media Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/26/45/2146059/lingard-pertanyakan-mentalitas-man-united-ULZapKUbtz.jpg</image><title>Para Pemain Manchester United Melakukan Selebrasi (Foto: Media Man United)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Manchester United bisa dibilang merupakan salah satu tim yang tampil paling tidak konsisten dalam gelaran Liga Inggris 2019-2020. Hal itu pada akhirnya membuat pemain mereka, Jesse Lingard, mempertanyakan mentalitas yang dimiliki oleh timnya tersebut.
Di musim ini, Man United sebenarnya selalu mendapat hasil bagus kala berhadapan dengan tim-tim papan atas. Sebut saja Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Chelsea yang sukses mereka kalahkan. Selain itu, Setan Merah juga berhasil mengimbangi Liverpool yang kini menjadi pemuncak klasemen sementara.
Baca juga: Solskjaer Ambil Banyak Pelajaran Berharga dari Sosok Ferguson

Kendati demikian, ketika berhadapan dengan tim papan tengah atau yang berada satu level di bawah mereka, Man United selalu kesulitan untuk meraih poin. Teranyar, skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer itu dibekuk tim juru kunci, Watford, dengan skor 0-2.
Menanggapi situasi ini, Lingard merasa kalau permasalahan terletak pada pola pikir dan mentalitas para pemain. Menurutnya, saat menghadapi tim-tim besar para penggawa Man United selalu tampil penuh konsentrasi di sepanjang pertandingan. Sementara itu, saat bersua tim papan tengah, para pemain Setan Merah sedikit bersantai karena merasa berada di atas angin.

&amp;ldquo;Ini aneh. Mungkin itu masalah pola pikir. Mungkin mentalitas kita  ketika masuk ke pertandingan, berpikir kita sudah memenangkan  pertandingan. Jika kami menjaga konsistensi dan mentalitas yang kami  miliki seperti melawan City dan Tottenham, saya tidak melihat mengapa  kami tidak bisa memenangkan setiap pertandingan,&amp;rdquo; ujar Lingard, menukil  dari Daily Mail, Kamis (26/12/2019).

&quot;Sepertinya mentalitas kami berubah. Untuk menjaga konsistensi  sepanjang sisa musim ketika kami melawan tim papan tengah, kami harus  memiliki mentalitas yang sama dengan yang kami lakukan saat memasuki  pertandingan melawan City dan Tottenham. Ketika kami mulai dengan energi  dan di kaki depan, kami akan menyebabkan masalah bagi tim lain  sepanjang laga,&amp;rdquo; lanjut Lingard.</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Manchester United bisa dibilang merupakan salah satu tim yang tampil paling tidak konsisten dalam gelaran Liga Inggris 2019-2020. Hal itu pada akhirnya membuat pemain mereka, Jesse Lingard, mempertanyakan mentalitas yang dimiliki oleh timnya tersebut.
Di musim ini, Man United sebenarnya selalu mendapat hasil bagus kala berhadapan dengan tim-tim papan atas. Sebut saja Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Chelsea yang sukses mereka kalahkan. Selain itu, Setan Merah juga berhasil mengimbangi Liverpool yang kini menjadi pemuncak klasemen sementara.
Baca juga: Solskjaer Ambil Banyak Pelajaran Berharga dari Sosok Ferguson

Kendati demikian, ketika berhadapan dengan tim papan tengah atau yang berada satu level di bawah mereka, Man United selalu kesulitan untuk meraih poin. Teranyar, skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer itu dibekuk tim juru kunci, Watford, dengan skor 0-2.
Menanggapi situasi ini, Lingard merasa kalau permasalahan terletak pada pola pikir dan mentalitas para pemain. Menurutnya, saat menghadapi tim-tim besar para penggawa Man United selalu tampil penuh konsentrasi di sepanjang pertandingan. Sementara itu, saat bersua tim papan tengah, para pemain Setan Merah sedikit bersantai karena merasa berada di atas angin.

&amp;ldquo;Ini aneh. Mungkin itu masalah pola pikir. Mungkin mentalitas kita  ketika masuk ke pertandingan, berpikir kita sudah memenangkan  pertandingan. Jika kami menjaga konsistensi dan mentalitas yang kami  miliki seperti melawan City dan Tottenham, saya tidak melihat mengapa  kami tidak bisa memenangkan setiap pertandingan,&amp;rdquo; ujar Lingard, menukil  dari Daily Mail, Kamis (26/12/2019).

&quot;Sepertinya mentalitas kami berubah. Untuk menjaga konsistensi  sepanjang sisa musim ketika kami melawan tim papan tengah, kami harus  memiliki mentalitas yang sama dengan yang kami lakukan saat memasuki  pertandingan melawan City dan Tottenham. Ketika kami mulai dengan energi  dan di kaki depan, kami akan menyebabkan masalah bagi tim lain  sepanjang laga,&amp;rdquo; lanjut Lingard.</content:encoded></item></channel></rss>
