<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Kali Kalah dari Park Hang-seo, Kesempatan Indra Sjafri Perbaiki Rekor Pertemuan</title><description>Indra Sjafri selalu kalah dalam dua pertemuan kontra Park Hang-seo.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/10/51/2140091/dua-kali-kalah-dari-park-hang-seo-kesempatan-indra-sjafri-perbaiki-rekor-pertemuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/12/10/51/2140091/dua-kali-kalah-dari-park-hang-seo-kesempatan-indra-sjafri-perbaiki-rekor-pertemuan"/><item><title>Dua Kali Kalah dari Park Hang-seo, Kesempatan Indra Sjafri Perbaiki Rekor Pertemuan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/10/51/2140091/dua-kali-kalah-dari-park-hang-seo-kesempatan-indra-sjafri-perbaiki-rekor-pertemuan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/12/10/51/2140091/dua-kali-kalah-dari-park-hang-seo-kesempatan-indra-sjafri-perbaiki-rekor-pertemuan</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2019 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/10/51/2140091/dua-kali-kalah-dari-park-hang-seo-kesempatan-indra-sjafri-perbaiki-rekor-pertemuan-7b4WyTDi8r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indra Sjafri siap kalahkan Park Hang-seo di laga malam ini. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/10/51/2140091/dua-kali-kalah-dari-park-hang-seo-kesempatan-indra-sjafri-perbaiki-rekor-pertemuan-7b4WyTDi8r.jpg</image><title>Indra Sjafri siap kalahkan Park Hang-seo di laga malam ini. (Foto: PSSI)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Indra Sjafri, sudah dua kali beradu taktik dengan arsitek Vietnam, Park Hang-seo. Hanya saja dari dua pertemuan itu, Indra Sjafri selalu kalah dari Park.
Pertemuan pertama tersaji di matchday kedua Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang digelar di Vietnam pada medio Maret 2019. Saat itu, Timnas Indonesia U-22 tumbang 0-1 dari Vietnam lewat gol yang dilesakkan Trie Viet Hung di menit 94.

Pertemuan kedua terjadi di matchday ketiga Grup B SEA Games 2019. Saat itu, Indonesia takluk 1-2 dari Vietnam. Sebenarnya dalam kapasitas sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri sempat mengalahkan Vietnam 1-0 di semifinal Piala AFF U-22 2019.
BACA JUGA: Nguyen Quang Hai Cedera, Keuntungan bagi Timnas Indonesia U-22?
Hanya saja, saat itu kemudi Vietnam U-22 dipegang Nguyen Quoc Tuan. Setelah kekalahan itu, Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) mencopot Quoc Tuan dan menggantinya dengan Park Hang-seo. Karena itu, pertemuan ketiga ini takkan disia-siakan Indra Sjafri untuk memperbaiki catatannya kontra Park.Bahkan, Indra sudah memberi psywar kepada juru taktik asal Korea Selatan. Indra Sjafri mengatakan perbedaan Timnas Indonesia U-22 dan Vietnam U-22 saat ini terletak kepada pelatih, yang mana Park sudah menerima dua kartu kuning di SEA Games 2019, sedangkan dirinya tidak.

&amp;ldquo;Indonesia dan Vietnam sama-sama telah mencetak 21 gol, dan kemasukan empat kali. Tapi, ada satu yang membedakan. Pelatih Vietnam sudah dua kali kena kartu kuning, sementara itu saya tidak,&amp;rdquo; kata Indra dalam sesi konferensi pers yang digelar di Manila, Senin 9 Desember 2019.
Andai membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi juara, Indra akan mencetak sejarah. Ia tercatat sebagai pelatih lokal pertama yang membawa Timnas Indonesia menjadi juara di ajang SEA Games, semenjak format U-23 diberlakukan pada 2003.</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Indra Sjafri, sudah dua kali beradu taktik dengan arsitek Vietnam, Park Hang-seo. Hanya saja dari dua pertemuan itu, Indra Sjafri selalu kalah dari Park.
Pertemuan pertama tersaji di matchday kedua Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang digelar di Vietnam pada medio Maret 2019. Saat itu, Timnas Indonesia U-22 tumbang 0-1 dari Vietnam lewat gol yang dilesakkan Trie Viet Hung di menit 94.

Pertemuan kedua terjadi di matchday ketiga Grup B SEA Games 2019. Saat itu, Indonesia takluk 1-2 dari Vietnam. Sebenarnya dalam kapasitas sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri sempat mengalahkan Vietnam 1-0 di semifinal Piala AFF U-22 2019.
BACA JUGA: Nguyen Quang Hai Cedera, Keuntungan bagi Timnas Indonesia U-22?
Hanya saja, saat itu kemudi Vietnam U-22 dipegang Nguyen Quoc Tuan. Setelah kekalahan itu, Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) mencopot Quoc Tuan dan menggantinya dengan Park Hang-seo. Karena itu, pertemuan ketiga ini takkan disia-siakan Indra Sjafri untuk memperbaiki catatannya kontra Park.Bahkan, Indra sudah memberi psywar kepada juru taktik asal Korea Selatan. Indra Sjafri mengatakan perbedaan Timnas Indonesia U-22 dan Vietnam U-22 saat ini terletak kepada pelatih, yang mana Park sudah menerima dua kartu kuning di SEA Games 2019, sedangkan dirinya tidak.

&amp;ldquo;Indonesia dan Vietnam sama-sama telah mencetak 21 gol, dan kemasukan empat kali. Tapi, ada satu yang membedakan. Pelatih Vietnam sudah dua kali kena kartu kuning, sementara itu saya tidak,&amp;rdquo; kata Indra dalam sesi konferensi pers yang digelar di Manila, Senin 9 Desember 2019.
Andai membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi juara, Indra akan mencetak sejarah. Ia tercatat sebagai pelatih lokal pertama yang membawa Timnas Indonesia menjadi juara di ajang SEA Games, semenjak format U-23 diberlakukan pada 2003.</content:encoded></item></channel></rss>
