<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Manajer Timnas Indonesia U-22 Bakar Semangat Para Pemain</title><description>Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni laga semifinal SEA Games 2019 dengan menghadapi Myanmar pada Sabtu 7 Desember.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/51/2138722/manajer-timnas-indonesia-u-22-bakar-semangat-para-pemain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/51/2138722/manajer-timnas-indonesia-u-22-bakar-semangat-para-pemain"/><item><title>Manajer Timnas Indonesia U-22 Bakar Semangat Para Pemain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/51/2138722/manajer-timnas-indonesia-u-22-bakar-semangat-para-pemain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/51/2138722/manajer-timnas-indonesia-u-22-bakar-semangat-para-pemain</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2019 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/06/51/2138722/manajer-timnas-indonesia-u-22-bakar-semangat-para-pemain-Sxrn1rGkd4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-22 berlatih (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/06/51/2138722/manajer-timnas-indonesia-u-22-bakar-semangat-para-pemain-Sxrn1rGkd4.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-22 berlatih (Foto: PSSI)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni laga semifinal SEA Games 2019 dengan menghadapi Myanmar pada Sabtu 7 Desember. Jelang laga krusial tersebut, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji pun mencoba untuk menjaga motivasi para pemain dengan cara membakar semangat mereka.
Pada sesi latihan yang dijalani Timnas Indonesia U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sumardji menekankan bahwa menjuarai SEA Games 2019 adalah sebuah kehormatan. Sebab, jika hal itu bisa terwujud, maka perjuangan Timnas Indonesia U-22 sekarang bakal tercatat dalam sejarah.
Baca juga: Strategi False Nine Jadi Andalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019

Timnas Sepakbola Indonesia sendiri sejatinya sudah puasa gelar di ajang SEA Games selama 28 tahun. Terakhir kali Timnas Sepakbola Indonesia memenangi turnamen ini adalah pada 1991. Maka dari itu, jika skuad Indonesia sekarang mampu mengakhiri puasa gelar, maka masyarakat tentu akan mengingatnya.
&amp;ldquo;Kita semua akan tercatat dalam sejarah sepakbola Indonesia, jika bisa tampil di final dan juara. Inilah legacy yang harus kita wujudkan,&quot; ujar Sumardji, seperti dilansir dari laman resmi PSSI, Jumat (6/12/2019).
Sepanjang gelaran SEA Games 2019 berlangsung, Indonesia sejatinya  sudah tampil luar biasa. Meski lolos ke semifinal dengan status  runner-up Grup B, namun Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan berhasil  menumbangkan juara bertahan, Thailand, dengan skor 2-0.

Selain itu, Indonesia sejauh ini juga menjadi tim dengan pertahanan  paling bagus. Dari lima kali berlaga, gawang Garuda Muda baru kebobolan  dua kali. Permainan Indonesia pun mendapat pujian dari para pelatih  lawan, seperti Singapura, Thailand, dan Laos.
</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Timnas Indonesia U-22 bakal melakoni laga semifinal SEA Games 2019 dengan menghadapi Myanmar pada Sabtu 7 Desember. Jelang laga krusial tersebut, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji pun mencoba untuk menjaga motivasi para pemain dengan cara membakar semangat mereka.
Pada sesi latihan yang dijalani Timnas Indonesia U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sumardji menekankan bahwa menjuarai SEA Games 2019 adalah sebuah kehormatan. Sebab, jika hal itu bisa terwujud, maka perjuangan Timnas Indonesia U-22 sekarang bakal tercatat dalam sejarah.
Baca juga: Strategi False Nine Jadi Andalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019

Timnas Sepakbola Indonesia sendiri sejatinya sudah puasa gelar di ajang SEA Games selama 28 tahun. Terakhir kali Timnas Sepakbola Indonesia memenangi turnamen ini adalah pada 1991. Maka dari itu, jika skuad Indonesia sekarang mampu mengakhiri puasa gelar, maka masyarakat tentu akan mengingatnya.
&amp;ldquo;Kita semua akan tercatat dalam sejarah sepakbola Indonesia, jika bisa tampil di final dan juara. Inilah legacy yang harus kita wujudkan,&quot; ujar Sumardji, seperti dilansir dari laman resmi PSSI, Jumat (6/12/2019).
Sepanjang gelaran SEA Games 2019 berlangsung, Indonesia sejatinya  sudah tampil luar biasa. Meski lolos ke semifinal dengan status  runner-up Grup B, namun Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan berhasil  menumbangkan juara bertahan, Thailand, dengan skor 2-0.

Selain itu, Indonesia sejauh ini juga menjadi tim dengan pertahanan  paling bagus. Dari lima kali berlaga, gawang Garuda Muda baru kebobolan  dua kali. Permainan Indonesia pun mendapat pujian dari para pelatih  lawan, seperti Singapura, Thailand, dan Laos.
</content:encoded></item></channel></rss>
