<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Alasan Pochettino Layak Jadi Suksesor Solskjaer di Manchester United</title><description>Berikut ini adalah tiga alasan mengapa Pochettino layak menjadi pengganti Solskjaer di Man United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/45/2138667/3-alasan-pochettino-layak-jadi-suksesor-solskjaer-di-manchester-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/45/2138667/3-alasan-pochettino-layak-jadi-suksesor-solskjaer-di-manchester-united"/><item><title>3 Alasan Pochettino Layak Jadi Suksesor Solskjaer di Manchester United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/45/2138667/3-alasan-pochettino-layak-jadi-suksesor-solskjaer-di-manchester-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/12/06/45/2138667/3-alasan-pochettino-layak-jadi-suksesor-solskjaer-di-manchester-united</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2019 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/06/45/2138667/3-alasan-pochettino-layak-jadi-suksesor-solskjaer-di-manchester-united-lGpEpurO8W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mauricio Pochettino (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/06/45/2138667/3-alasan-pochettino-layak-jadi-suksesor-solskjaer-di-manchester-united-lGpEpurO8W.jpg</image><title>Mauricio Pochettino (Foto: AFP)</title></images><description>MAURICIO Pochettino merupakan salah satu pelatih sepakbola top dunia yang saat ini sedang menganggur. Sebab, sejak dipecat dari jabatannya sebagai Manajer Tottenham Hotspur pada November 2019, pria asal Argentina itu hingga saat ini belum menangani tim manapun.
Dalam beberapa waktu belakangan, Pochettino sebenarnya cukup santer dikaitkan dengan Manchester United. Sebab, performa Man United bersama Ole Gunnar Solskjaer saat ini bisa dibilang kurang menjanjikan. Berikut ini adalah tiga alasan mengapa Pochettino layak menjadi pengganti Solskjaer di Man United, melansir dari Sportskeeda, Jumat (6/12/2019):
3. Gaya permainan progresif dan ekspansif yang cocok untuk United

Sejak Man United ditinggal oleh Sir Alex Ferguson pada 2013, mereka selalu memiliki manajer dengan gaya sepakbola dan permainan yang sangat berbeda. Kendati demikian, tak ada satu pun dari mereka yang benar-benar memperoleh hasil memuaskan.
Meski kini di bawah arahan Solskjaer Man United mulai kembali menampilkan permainan menyerang, namun mereka tak bisa dibilang bermain ekspansif. Maka dari itu, Pochettino dinilai memiliki karakter yang tepat untuk membuat Setan Merah bermain seperti di era Ferguson.
Sebagaimana diketahui, saat menangani Tottenham, tim besutan Pochettino itu tidak hanya diam dan menunggu giliran mereka untuk balik menyerang, Justru sebaliknya, Tottenham selalu tampil menekan, bahkan tak segan memasang garis pertahanan tinggi.

2. Sejarah menciptakan bakat kelas dunia dari pemain muda

Salah satu hal positif yang dilakukan Solskjaer selama menangani Man  United adalah memperkenalkan banyak pemain muda berbakat, seperti Mason  Greenwood, Axel Tuanzebe, dan James Garner. Akan tetapi, untuk mengolah  para pemain muda, maka Pochettino adalah ahlinya.
Harry Kane, Dele Alli, hingga Harry Winks adalah sederet pemain muda  yang kemudian disulap menjadi bintang oleh Pochettino kala menangani  Tottenham. Dengan materi pemain muda berlimpah yang dimiliki Man United  sekarang, bukan tak mungkin Pochettino akan kembali menggunakan magisnya  untuk menyulap mereka menjadi pemain top.
Terlebih lagi, saat ini pemain-pemain yang menjadi andalan di Man  United juga masih terbilang muda, seperti Marcus Rashford, Anthony  Martial, Daniel James, dan Scott McTominay. Dengan bantuan dari  Pochettino, mereka tentunya memiliki potensi besar untuk lebih bersinar.

1. Dapat melakukan keajaiban dengan anggaran transfer yang baik

Magis Pochettino sejatinya tidak hanya menyulap para pemain muda   menjadi bintang. Akan tetapi, pelatih 47 tahun itu juga mampu membantu   klub dari kesulitan ekonomi. Pochettino pasalnya telah membuktikan diri   mampu membawa Tottenham ke final Liga Champions, meski tak berbelanja   pemain di dua bursa transfer.
Pochettino bisa dibilang adalah sosok yang mampu memanfaatkan sumber   daya pemain yang ada dengan baik. Ia mampu mengeluarkan potensi  maksimal  dari masing-masing pemain. Wakil Presiden Man United, Ed  Woodward,  tentunya akan senang dengan hal ini, mengingat ia sangat  sering dikritik  dengan kebijakan transfer yang dibuatnya.</description><content:encoded>MAURICIO Pochettino merupakan salah satu pelatih sepakbola top dunia yang saat ini sedang menganggur. Sebab, sejak dipecat dari jabatannya sebagai Manajer Tottenham Hotspur pada November 2019, pria asal Argentina itu hingga saat ini belum menangani tim manapun.
Dalam beberapa waktu belakangan, Pochettino sebenarnya cukup santer dikaitkan dengan Manchester United. Sebab, performa Man United bersama Ole Gunnar Solskjaer saat ini bisa dibilang kurang menjanjikan. Berikut ini adalah tiga alasan mengapa Pochettino layak menjadi pengganti Solskjaer di Man United, melansir dari Sportskeeda, Jumat (6/12/2019):
3. Gaya permainan progresif dan ekspansif yang cocok untuk United

Sejak Man United ditinggal oleh Sir Alex Ferguson pada 2013, mereka selalu memiliki manajer dengan gaya sepakbola dan permainan yang sangat berbeda. Kendati demikian, tak ada satu pun dari mereka yang benar-benar memperoleh hasil memuaskan.
Meski kini di bawah arahan Solskjaer Man United mulai kembali menampilkan permainan menyerang, namun mereka tak bisa dibilang bermain ekspansif. Maka dari itu, Pochettino dinilai memiliki karakter yang tepat untuk membuat Setan Merah bermain seperti di era Ferguson.
Sebagaimana diketahui, saat menangani Tottenham, tim besutan Pochettino itu tidak hanya diam dan menunggu giliran mereka untuk balik menyerang, Justru sebaliknya, Tottenham selalu tampil menekan, bahkan tak segan memasang garis pertahanan tinggi.

2. Sejarah menciptakan bakat kelas dunia dari pemain muda

Salah satu hal positif yang dilakukan Solskjaer selama menangani Man  United adalah memperkenalkan banyak pemain muda berbakat, seperti Mason  Greenwood, Axel Tuanzebe, dan James Garner. Akan tetapi, untuk mengolah  para pemain muda, maka Pochettino adalah ahlinya.
Harry Kane, Dele Alli, hingga Harry Winks adalah sederet pemain muda  yang kemudian disulap menjadi bintang oleh Pochettino kala menangani  Tottenham. Dengan materi pemain muda berlimpah yang dimiliki Man United  sekarang, bukan tak mungkin Pochettino akan kembali menggunakan magisnya  untuk menyulap mereka menjadi pemain top.
Terlebih lagi, saat ini pemain-pemain yang menjadi andalan di Man  United juga masih terbilang muda, seperti Marcus Rashford, Anthony  Martial, Daniel James, dan Scott McTominay. Dengan bantuan dari  Pochettino, mereka tentunya memiliki potensi besar untuk lebih bersinar.

1. Dapat melakukan keajaiban dengan anggaran transfer yang baik

Magis Pochettino sejatinya tidak hanya menyulap para pemain muda   menjadi bintang. Akan tetapi, pelatih 47 tahun itu juga mampu membantu   klub dari kesulitan ekonomi. Pochettino pasalnya telah membuktikan diri   mampu membawa Tottenham ke final Liga Champions, meski tak berbelanja   pemain di dua bursa transfer.
Pochettino bisa dibilang adalah sosok yang mampu memanfaatkan sumber   daya pemain yang ada dengan baik. Ia mampu mengeluarkan potensi  maksimal  dari masing-masing pemain. Wakil Presiden Man United, Ed  Woodward,  tentunya akan senang dengan hal ini, mengingat ia sangat  sering dikritik  dengan kebijakan transfer yang dibuatnya.</content:encoded></item></channel></rss>
