<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Pelatih Arsenal, Keown Berikan Saran kepada Ljungberg</title><description>Keown berikan saran kepada Ljungberg agar bisa sukses di Arsenal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/02/45/2137090/jadi-pelatih-arsenal-keown-berikan-saran-kepada-ljungberg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/12/02/45/2137090/jadi-pelatih-arsenal-keown-berikan-saran-kepada-ljungberg"/><item><title>Jadi Pelatih Arsenal, Keown Berikan Saran kepada Ljungberg</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/12/02/45/2137090/jadi-pelatih-arsenal-keown-berikan-saran-kepada-ljungberg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/12/02/45/2137090/jadi-pelatih-arsenal-keown-berikan-saran-kepada-ljungberg</guid><pubDate>Senin 02 Desember 2019 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/02/45/2137090/jadi-pelatih-arsenal-keown-berikan-saran-kepada-ljungberg-yTHKspKVab.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Freddie Ljungberg (Foto: Laman Resmi Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/02/45/2137090/jadi-pelatih-arsenal-keown-berikan-saran-kepada-ljungberg-yTHKspKVab.jpg</image><title>Freddie Ljungberg (Foto: Laman Resmi Premier League)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Martin Keown memberikan komentar soal kiprah Freddie Ljungberg pada laga debutnya sebagai pelatih Arsenal. Keown pun memberikan saran agar Ljungberg untuk bisa mengubah mentalitas para anak-anak asuhannya tersebut.
Sebagaimana diketahui, Arsenal kembali meraih hasil ketika bertandang ke markas Norwich. Dalam laga yang berlangsung di Corrow Road, bahkan Arsenal sempat dua kali tertinggal oleh kubu tamu melalui gol-gol dari Teemu Pukki serta Todd Cantwell.
Beruntung Arsenal memiliki sosok Pierre-Emerick Aubameyang di lini depan mereka. Ya, penyerang berpaspor Gabon tersebut berhasil menyelamatkan Arsenal dari kekalahan melalui brace-nya. Walaupun begitu, performa Arsenal di laga kontra Norwich dituding tak mengalami banyak perubahan.

Padahal beberapa hari jelang laga kontra Norwich, manajemen Arsenal akhirnya memecat Unai Emery dari kursi kepelatihan dan menunjuk Ljungberg sebagai caretaker. Hal itu dilakukan demi Arsenal bisa kembali ke jalur kemenangan.
Baca Juga: Arsenal Kembali Gagal Menang meski Sudah Ganti Pelatih, Pires: Segalanya Butuh Proses
Keown pun mengaku sangat tahu apa yang jadi masalah utama Arsenal pada saat ini. Maka dari itu, Keown lantas menyarankan agar Ljungberg memfokuskan diri untuk bisa mengubah mentalitas para pemain Arsenal yang kini dinilai sangat bobrok.&amp;ldquo;Pada saat Arsene Wenger datang, kami sudah membuat identitas sendiri  dan pemain kreatif sudah terkunci dengan itu. Ada tanggung jawab di  dalam tim. Mereka sudah pasti bisa ditanamkan untuk melakukan itu,&amp;rdquo; ucap  Keown, seperti dikutip dari Talksport, Senin (2/12/2019).
&amp;ldquo;Itu merupakan sebuah tanggung jawab untuk para pemain. Seharusnya  terdapat sebuah mentalitas di mana tidak akan ada cara bagi (Teemu)  Pukki menjadi berita utama. Freddie harus melakukan ini di sesi latihan  yang dijalaninya,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Saya merasa sangat yakin dia paham itu karena dia sendiri adalah  orang yang keras serta rajin. Dia harus menjadi sosok seperti itu  sebagai pelatih. Anda harus tahu tanggung jawab saat sedang tak  menguasai bola. Ini soal edukasi dan posisi.&amp;rdquo;
Baca Juga: 3 Alasan Nuno Espirito Santo Tak Cocok Tangani Arsenal
&amp;ldquo;Ini adalah mengenai jarak antara gelandang dan lini pertahanan. Anda  tidak hanya bermain saat memiliki bola. Lihat semua tim terbaik dan  mereka menekan dengan sangat baik sebagai satu unit,&amp;rdquo; tuntas pria  berusia 53 tahun tersebut.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Martin Keown memberikan komentar soal kiprah Freddie Ljungberg pada laga debutnya sebagai pelatih Arsenal. Keown pun memberikan saran agar Ljungberg untuk bisa mengubah mentalitas para anak-anak asuhannya tersebut.
Sebagaimana diketahui, Arsenal kembali meraih hasil ketika bertandang ke markas Norwich. Dalam laga yang berlangsung di Corrow Road, bahkan Arsenal sempat dua kali tertinggal oleh kubu tamu melalui gol-gol dari Teemu Pukki serta Todd Cantwell.
Beruntung Arsenal memiliki sosok Pierre-Emerick Aubameyang di lini depan mereka. Ya, penyerang berpaspor Gabon tersebut berhasil menyelamatkan Arsenal dari kekalahan melalui brace-nya. Walaupun begitu, performa Arsenal di laga kontra Norwich dituding tak mengalami banyak perubahan.

Padahal beberapa hari jelang laga kontra Norwich, manajemen Arsenal akhirnya memecat Unai Emery dari kursi kepelatihan dan menunjuk Ljungberg sebagai caretaker. Hal itu dilakukan demi Arsenal bisa kembali ke jalur kemenangan.
Baca Juga: Arsenal Kembali Gagal Menang meski Sudah Ganti Pelatih, Pires: Segalanya Butuh Proses
Keown pun mengaku sangat tahu apa yang jadi masalah utama Arsenal pada saat ini. Maka dari itu, Keown lantas menyarankan agar Ljungberg memfokuskan diri untuk bisa mengubah mentalitas para pemain Arsenal yang kini dinilai sangat bobrok.&amp;ldquo;Pada saat Arsene Wenger datang, kami sudah membuat identitas sendiri  dan pemain kreatif sudah terkunci dengan itu. Ada tanggung jawab di  dalam tim. Mereka sudah pasti bisa ditanamkan untuk melakukan itu,&amp;rdquo; ucap  Keown, seperti dikutip dari Talksport, Senin (2/12/2019).
&amp;ldquo;Itu merupakan sebuah tanggung jawab untuk para pemain. Seharusnya  terdapat sebuah mentalitas di mana tidak akan ada cara bagi (Teemu)  Pukki menjadi berita utama. Freddie harus melakukan ini di sesi latihan  yang dijalaninya,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Saya merasa sangat yakin dia paham itu karena dia sendiri adalah  orang yang keras serta rajin. Dia harus menjadi sosok seperti itu  sebagai pelatih. Anda harus tahu tanggung jawab saat sedang tak  menguasai bola. Ini soal edukasi dan posisi.&amp;rdquo;
Baca Juga: 3 Alasan Nuno Espirito Santo Tak Cocok Tangani Arsenal
&amp;ldquo;Ini adalah mengenai jarak antara gelandang dan lini pertahanan. Anda  tidak hanya bermain saat memiliki bola. Lihat semua tim terbaik dan  mereka menekan dengan sangat baik sebagai satu unit,&amp;rdquo; tuntas pria  berusia 53 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
