<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Malaysia Dihajar Filipina di SEA Games 2019, sang Pelatih Murka</title><description>Pelatih Timnas Malaysia U-22 murka setelah tim asuhannya ditaklukkan Filipina di SEA Games 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/30/51/2136335/malaysia-dihajar-filipina-di-sea-games-2019-sang-pelatih-murka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/11/30/51/2136335/malaysia-dihajar-filipina-di-sea-games-2019-sang-pelatih-murka"/><item><title>Malaysia Dihajar Filipina di SEA Games 2019, sang Pelatih Murka</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/30/51/2136335/malaysia-dihajar-filipina-di-sea-games-2019-sang-pelatih-murka</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/11/30/51/2136335/malaysia-dihajar-filipina-di-sea-games-2019-sang-pelatih-murka</guid><pubDate>Sabtu 30 November 2019 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/30/51/2136335/malaysia-dihajar-filipina-di-sea-games-2019-sang-pelatih-murka-M71N4M8foa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Malaysia U-22, Ong Kim Swee (Foto: The Star)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/30/51/2136335/malaysia-dihajar-filipina-di-sea-games-2019-sang-pelatih-murka-M71N4M8foa.jpg</image><title>Pelatih Timnas Malaysia U-22, Ong Kim Swee (Foto: The Star)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Hasil negatif harus didapat tim nasional (Timnas) Malaysia U-22 ketika melakoni matchday kedua Grup A cabor sepakbola putra SEA Games 2019 Filipina. Melawan Filipina, skuad Harimau Muda &amp;ndash;julukan Timnas Malaysia U-22&amp;ndash; harus menutup laga dengan kekalahan 0-1 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Rizal Memorial Stadium, pada Jumat 29 November 2019, malam WIB, Timnas Malaysia U-22 memang tampil tertekan sejak menit awal. Beruntung sejumlah peluang emas yang didapat kubu tuan rumah masih urung jadi gol.

Pada babak kedua, jalannya pertandingan antara Timnas Malaysia U-22 melawan Filipina tidak mengalami banyak perubahan. Yang mana Timnas Malaysia U-22 masih terus dikurung di pertahanan mereka sendiri oleh pasukan Young Azkals &amp;ndash;julukan Filipina.
Baca Juga: Timnas Filipina U-22 Tumbangkan Malaysia 1-0
Mimpi buruk Malaysia akhirnya tercipta di menit ke-78 setelah sepekan sudut yang dilepaskan oleh Stephan Schrock. Bola hasil sepakan Schrock langsung mengarah ke gawang Malaysia yang dikawal, Haziq Nadzli.Haziq sebenarnya sudah menepis sepakan Schrock, namun bola hasil  antisipasinya justru mengenai bagian badan dari bek Malaysia, Daniel  Amier, sehingga bola justru masuk ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk  kemenangan Filipina pun bertahan hingga laga usai.
Seusai pertandingan melawan Filipina, juru taktik Timnas Malaysia,  Ong Kim Swee, lantas memberikan komentarnya. Ong Kim Swee mengaku sangat  kecewa dengan penampilan yang ditunjukkan anak-anak asuhannya di laga  melawan Filipina.

&amp;ldquo;Kami sudah sepantasnya malu dengan hasil ini, tim tuan rumah  terlihat lebih bersemangat dibandingkan kami. Jelas kelihatan kami tidak  bermain dengan baik, tapi pada babak kedua performa pemain membaik  sebelum mereka melakukan kesalahan mengatasi sepak pojok,&amp;rdquo; ucap Ong Kim  Swee, seperti Okezone kutip dari Bernama, Sabtu (30/11/2019).
Baca Juga: Hadapi Timnas Indonesia U-22, Kiper Vietnam Bertekad Catatkan Cleansheet
&amp;ldquo;Hasil sudah tidak bisa diubah lagi, kami masih mempunyai dua  pertandingan. Ini memang hasil memalukan, tapi pemain bisa menebus  kekalahan itu di dua pertandingan berikutnya dengan menunjukkan  karakter. Secara matematis, kami masih punya peluang untuk lolos ke  semifinal,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Hasil negatif harus didapat tim nasional (Timnas) Malaysia U-22 ketika melakoni matchday kedua Grup A cabor sepakbola putra SEA Games 2019 Filipina. Melawan Filipina, skuad Harimau Muda &amp;ndash;julukan Timnas Malaysia U-22&amp;ndash; harus menutup laga dengan kekalahan 0-1 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Rizal Memorial Stadium, pada Jumat 29 November 2019, malam WIB, Timnas Malaysia U-22 memang tampil tertekan sejak menit awal. Beruntung sejumlah peluang emas yang didapat kubu tuan rumah masih urung jadi gol.

Pada babak kedua, jalannya pertandingan antara Timnas Malaysia U-22 melawan Filipina tidak mengalami banyak perubahan. Yang mana Timnas Malaysia U-22 masih terus dikurung di pertahanan mereka sendiri oleh pasukan Young Azkals &amp;ndash;julukan Filipina.
Baca Juga: Timnas Filipina U-22 Tumbangkan Malaysia 1-0
Mimpi buruk Malaysia akhirnya tercipta di menit ke-78 setelah sepekan sudut yang dilepaskan oleh Stephan Schrock. Bola hasil sepakan Schrock langsung mengarah ke gawang Malaysia yang dikawal, Haziq Nadzli.Haziq sebenarnya sudah menepis sepakan Schrock, namun bola hasil  antisipasinya justru mengenai bagian badan dari bek Malaysia, Daniel  Amier, sehingga bola justru masuk ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk  kemenangan Filipina pun bertahan hingga laga usai.
Seusai pertandingan melawan Filipina, juru taktik Timnas Malaysia,  Ong Kim Swee, lantas memberikan komentarnya. Ong Kim Swee mengaku sangat  kecewa dengan penampilan yang ditunjukkan anak-anak asuhannya di laga  melawan Filipina.

&amp;ldquo;Kami sudah sepantasnya malu dengan hasil ini, tim tuan rumah  terlihat lebih bersemangat dibandingkan kami. Jelas kelihatan kami tidak  bermain dengan baik, tapi pada babak kedua performa pemain membaik  sebelum mereka melakukan kesalahan mengatasi sepak pojok,&amp;rdquo; ucap Ong Kim  Swee, seperti Okezone kutip dari Bernama, Sabtu (30/11/2019).
Baca Juga: Hadapi Timnas Indonesia U-22, Kiper Vietnam Bertekad Catatkan Cleansheet
&amp;ldquo;Hasil sudah tidak bisa diubah lagi, kami masih mempunyai dua  pertandingan. Ini memang hasil memalukan, tapi pemain bisa menebus  kekalahan itu di dua pertandingan berikutnya dengan menunjukkan  karakter. Secara matematis, kami masih punya peluang untuk lolos ke  semifinal,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
