<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah dari Indonesia, Pelatih Thailand Percaya Timnya Masih Bisa Berjaya</title><description>Timnas Thailand U-22 mengalami kekalahan dengan skor 0-2 kala menghadapi Indonesia di babak penyisihan Grup B SEA Games 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/27/51/2134843/kalah-dari-indonesia-pelatih-thailand-percaya-timnya-masih-bisa-berjaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/11/27/51/2134843/kalah-dari-indonesia-pelatih-thailand-percaya-timnya-masih-bisa-berjaya"/><item><title>Kalah dari Indonesia, Pelatih Thailand Percaya Timnya Masih Bisa Berjaya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/27/51/2134843/kalah-dari-indonesia-pelatih-thailand-percaya-timnya-masih-bisa-berjaya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/11/27/51/2134843/kalah-dari-indonesia-pelatih-thailand-percaya-timnya-masih-bisa-berjaya</guid><pubDate>Rabu 27 November 2019 02:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/27/51/2134843/kalah-dari-indonesia-pelatih-thailand-percaya-timnya-masih-bisa-berjaya-p29gkRB7G7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino (Foto: FA Thailand)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/27/51/2134843/kalah-dari-indonesia-pelatih-thailand-percaya-timnya-masih-bisa-berjaya-p29gkRB7G7.jpg</image><title>Pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino (Foto: FA Thailand)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Timnas Thailand U-22 mengalami kekalahan dengan skor 0-2 kala menghadapi Indonesia di babak penyisihan Grup B SEA Games 2019. Meski begitu, Pelatih Timnas Thailand U-22, Akira Nishino, masih percaya kalau timnya bisa meraih kejayaan di turnamen ini.
Dalam gelaran SEA Games 2019, setiap tim peserta sejatinya diberi kuota dua pemain senior yang bisa dipanggil untuk bergabung. Akan tetapi, kuota tersebut tidak digunakan oleh Thailand. Dengan kata lain keseluruhan 20 pemain yang mereka daftarkan ke turnamen ini adalah mereka yang masih berusia di bawah 22 tahun.
Baca juga: Pelatih Thailand Puji Permainan Timnas Indonesia U-22

Hal itulah yang kemudian membuat sejumlah pihak berspekulasi menjadi penyebab kekalahan Thailand dari Indonesia. Namun, spekulasi itu lekas dibantah oleh Nishino. Pelatih asal Jepang itu menilai bahwa secara kualitas para pemain Thailand tidak kalah dari negara lain, meski tanpa kehadiran penggawa senior.
Nishino sendiri bukan tanpa alasan tidak menyertakan pemain senior dalam turnamen ini. Sebab, pada Januari 2020 Timnas Thailand bakal berlaga dalam ajang Piala Asia. Maka dari itu, Nishino ingin agar para pemain senior dalam kondisi bugar dan tidak mengalami masalah sebelum turnamen akbar itu dimulai.&amp;ldquo;Jika melihat peraturan kompetisi yang membolehkan untuk memiliki  pemain dari tim senior, mungkin akan menjadi keuntungan. Namun kita  harus mempersiapkan diri untuk Januari,&amp;rdquo; terang Nishino, menyadur dari  laman resmi FA Thailand, Rabu (27/11/2019).

&amp;ldquo;Meski begitu, saya percaya bahwa pemain kita cukup berbakat. Itu  bisa bertarung dengan setiap tim, termasuk negara lain yang menggunakan  pemain berusia di atas. Kita harus terus percaya pada para pemain dan  cobalah untuk menyampaikan metode kepada mereka,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Timnas Thailand U-22 mengalami kekalahan dengan skor 0-2 kala menghadapi Indonesia di babak penyisihan Grup B SEA Games 2019. Meski begitu, Pelatih Timnas Thailand U-22, Akira Nishino, masih percaya kalau timnya bisa meraih kejayaan di turnamen ini.
Dalam gelaran SEA Games 2019, setiap tim peserta sejatinya diberi kuota dua pemain senior yang bisa dipanggil untuk bergabung. Akan tetapi, kuota tersebut tidak digunakan oleh Thailand. Dengan kata lain keseluruhan 20 pemain yang mereka daftarkan ke turnamen ini adalah mereka yang masih berusia di bawah 22 tahun.
Baca juga: Pelatih Thailand Puji Permainan Timnas Indonesia U-22

Hal itulah yang kemudian membuat sejumlah pihak berspekulasi menjadi penyebab kekalahan Thailand dari Indonesia. Namun, spekulasi itu lekas dibantah oleh Nishino. Pelatih asal Jepang itu menilai bahwa secara kualitas para pemain Thailand tidak kalah dari negara lain, meski tanpa kehadiran penggawa senior.
Nishino sendiri bukan tanpa alasan tidak menyertakan pemain senior dalam turnamen ini. Sebab, pada Januari 2020 Timnas Thailand bakal berlaga dalam ajang Piala Asia. Maka dari itu, Nishino ingin agar para pemain senior dalam kondisi bugar dan tidak mengalami masalah sebelum turnamen akbar itu dimulai.&amp;ldquo;Jika melihat peraturan kompetisi yang membolehkan untuk memiliki  pemain dari tim senior, mungkin akan menjadi keuntungan. Namun kita  harus mempersiapkan diri untuk Januari,&amp;rdquo; terang Nishino, menyadur dari  laman resmi FA Thailand, Rabu (27/11/2019).

&amp;ldquo;Meski begitu, saya percaya bahwa pemain kita cukup berbakat. Itu  bisa bertarung dengan setiap tim, termasuk negara lain yang menggunakan  pemain berusia di atas. Kita harus terus percaya pada para pemain dan  cobalah untuk menyampaikan metode kepada mereka,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
