<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia U-22 Tidak Diperhitungkan di SEA Games 2019</title><description>Timnas Indonesia U-22 tidak disebut sebagai unggulan di SEA Games 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/12/51/2128693/timnas-indonesia-u-22-tidak-diperhitungkan-di-sea-games-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/11/12/51/2128693/timnas-indonesia-u-22-tidak-diperhitungkan-di-sea-games-2019"/><item><title>Timnas Indonesia U-22 Tidak Diperhitungkan di SEA Games 2019</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/12/51/2128693/timnas-indonesia-u-22-tidak-diperhitungkan-di-sea-games-2019</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/11/12/51/2128693/timnas-indonesia-u-22-tidak-diperhitungkan-di-sea-games-2019</guid><pubDate>Selasa 12 November 2019 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/12/51/2128693/timnas-indonesia-u-22-tidak-diperhitungkan-di-sea-games-2019-rctGDUBiOo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-22 tidak diunggulkan di SEA Games 2019. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/12/51/2128693/timnas-indonesia-u-22-tidak-diperhitungkan-di-sea-games-2019-rctGDUBiOo.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-22 tidak diunggulkan di SEA Games 2019. (Foto: PSSI)</title></images><description>SINGAPURA &amp;ndash; Fullback kiri Tim Nasional (Timnas) Singapura U-22, Jordan Vestering, tidak memperhitungkan Timnas Indonesia U-22 yang notabene lawan timnya di Fase Grup B SEA Games 2019. Ketimbang Indonesia, pemain keturunan Belanda itu lebih memperhitungkan dua lawan kuat lainnya di fase grup, yakni Thailand dan Vietnam.
&amp;ldquo;Tim seperti Thailand Vietnam sangat kuat dari sisi teknik dan fisik. Kami harus siap menghadapi tingkat intensitas yang tinggi di SEA Games,&amp;rdquo; kata Vestering mengutip dari laman resmi Federasi Sepakbola Singapura, Selasa (12/11/2019).

(Thailand dijagokan raih medali emas SEA Games 2019)
Keluarnya ucapan tersebut sebenarnya beralasan. Thailand dan Vietnam memiliki tim nasional yang cukup tangguh di level U-22. Terbukti pada medio Maret 2019, kedua negara tersebut berhasil lolos ke Piala Asia U-23 2020 yang digelar di China.
BACA JUGA: Beto dan Evan Dimas Perkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019?
Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 justru hancur lebur di kualifikasi. Satu grup dengan Thailand, Vietnam dan Brunei Darussalam, skuad Garuda Muda hanya mendapatkan tiga poin, hasil kemenangan 2-1 atas Brunei. Pada dua laga lain, Indonesia takluk 0-4 dari Thailand, serta tumbang 0-1 dari Vietnam.Meski begitu, status underdog yang disematkan Timnas Indonesia U-22 merupakan sebuah keuntungan. Dengan begitu, permainan Timnas Indonesia U-22 tidak menjadi sorotan dan peluang tim asuhan Indra Sjafri untuk berprestasi di SEA Games 2019 semakin besar.

Sebenarnya setelah gagal total di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Indonesia U-22 mengalami perkembangan permainan. Terbukti dalam turnamen invitasi yang sempat diikuti di China, Timnas Indonesia U-22 sempat menahan Arab Saudi U-23 1-1.
Selanjutnya pada pekan ini, Timnas Indonesia U-22 akan menjalani dua laga uji coba kontra Iran U-23. Jelas, serangkaian fakta di atas dapat dijadikan modal bagi Timnas Indonesia U-22 untuk meraih medali emas SEA Games, sesuatu yang terakhir kali mereka gapai pada 1991.</description><content:encoded>SINGAPURA &amp;ndash; Fullback kiri Tim Nasional (Timnas) Singapura U-22, Jordan Vestering, tidak memperhitungkan Timnas Indonesia U-22 yang notabene lawan timnya di Fase Grup B SEA Games 2019. Ketimbang Indonesia, pemain keturunan Belanda itu lebih memperhitungkan dua lawan kuat lainnya di fase grup, yakni Thailand dan Vietnam.
&amp;ldquo;Tim seperti Thailand Vietnam sangat kuat dari sisi teknik dan fisik. Kami harus siap menghadapi tingkat intensitas yang tinggi di SEA Games,&amp;rdquo; kata Vestering mengutip dari laman resmi Federasi Sepakbola Singapura, Selasa (12/11/2019).

(Thailand dijagokan raih medali emas SEA Games 2019)
Keluarnya ucapan tersebut sebenarnya beralasan. Thailand dan Vietnam memiliki tim nasional yang cukup tangguh di level U-22. Terbukti pada medio Maret 2019, kedua negara tersebut berhasil lolos ke Piala Asia U-23 2020 yang digelar di China.
BACA JUGA: Beto dan Evan Dimas Perkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019?
Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 justru hancur lebur di kualifikasi. Satu grup dengan Thailand, Vietnam dan Brunei Darussalam, skuad Garuda Muda hanya mendapatkan tiga poin, hasil kemenangan 2-1 atas Brunei. Pada dua laga lain, Indonesia takluk 0-4 dari Thailand, serta tumbang 0-1 dari Vietnam.Meski begitu, status underdog yang disematkan Timnas Indonesia U-22 merupakan sebuah keuntungan. Dengan begitu, permainan Timnas Indonesia U-22 tidak menjadi sorotan dan peluang tim asuhan Indra Sjafri untuk berprestasi di SEA Games 2019 semakin besar.

Sebenarnya setelah gagal total di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Indonesia U-22 mengalami perkembangan permainan. Terbukti dalam turnamen invitasi yang sempat diikuti di China, Timnas Indonesia U-22 sempat menahan Arab Saudi U-23 1-1.
Selanjutnya pada pekan ini, Timnas Indonesia U-22 akan menjalani dua laga uji coba kontra Iran U-23. Jelas, serangkaian fakta di atas dapat dijadikan modal bagi Timnas Indonesia U-22 untuk meraih medali emas SEA Games, sesuatu yang terakhir kali mereka gapai pada 1991.</content:encoded></item></channel></rss>
