<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Gelandang Top yang Pernah Menangi Trofi Ballon dOr</title><description>Berikut ini adalah lima gelandang terbaik yang pernah memenangkan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/51/2126575/5-gelandang-top-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/51/2126575/5-gelandang-top-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor"/><item><title>5 Gelandang Top yang Pernah Menangi Trofi Ballon dOr</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/51/2126575/5-gelandang-top-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/51/2126575/5-gelandang-top-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor</guid><pubDate>Rabu 06 November 2019 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/06/51/2126575/5-gelandang-top-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor-Edxk82PAr0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ronaldinho (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/06/51/2126575/5-gelandang-top-yang-pernah-menangi-trofi-ballon-dor-Edxk82PAr0.jpg</image><title>Ronaldinho (Foto: AFP)</title></images><description>SUDAH menjadi rahasia umum bahwa Ballon d&amp;rsquo;Or merupakan penghargaan individu paling prestisius bagi pesepakbola. Pertama kali ajang penghargaan ini diadakan adalah pada 1956 dan sejak itu beberapa pemain terbesar dalam sejarah memiliki hak istimewa untuk memenangkan Ballon d'Or, setidaknya sekali dalam karier mereka.
Selain penyerang, trofi Ballon d&amp;rsquo;Or juga sering jatuh ke tangan pemain yang berposisi sebagai gelandang. Maklum saja, pasalnya gelandang memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Selain menjembatani antara pertahanan dengan lini serang, gelandang juga punya tugas melakukan kreasi permainan.
Berikut ini adalah lima gelandang terbaik yang pernah memenangkan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or, menyadur dari Sportskeeda, Rabu (6/11/2019).
5. Lothar Matthaus (1990)

Lothar Matthaus merupakan seorang legenda besar sepakbola Jerman. Bagaimana tidak, pasalnya ia berhasil mengantarkan Der Panzer menjuarai Piala Eropa 1980 dan Piala Dunia 1990. Hal itulah yang kemudian membuat Matthaus dinobatkan sebagai peraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 1990.
Tidak hanya di level tim nasional, bersama klubnya Matthaus juga menorehkan berbagai prestasi luar biasa. Kala membela Bayern Munich, Matthaus berhasil menjuarai Liga Jerman sebanyak tujuh lagi, Piala Jerman dan Piala Super Jerman masing-masing sebanyak tiga kali, dan satu kali juara Liga Eropa. Sedangkan saat membela Inter Milan, Matthaus sukses menjuarai Liga Italia, Piala Super Italia, dan Piala Eropa.
4. Ronaldinho (2005)

Ronaldinho merupakan pemain yang ditolak bergabung dengan Real Madrid  karena dinilai tidak memiliki paras yang tampan. Akan tetapi, bersama  Barcelona, Ronaldinho justru menjelma menjadi salah satu pesepakbola  terbaik yang pernah ada dalam sejarah dan pada akhirnya membuat Madrid  menyesal.
Selama berseragam Barca, Ronaldinho berhasil membantu Blaugrana  menjuarai Liga Spanyol, Piala Super Spanyol, dan Liga Champions. Tak  salah apabila gelandang berpaspor Brasisl itu dinobatkan sebagai peraih  trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 2005. Di tahun yang sama, Ronaldinho juga terpilih  sebagai Pemain Terbaik FIFA.

3. Zinedine Zidane (1998)

Zinedine Zidane sering dianggap sebagai gelandang terbaik di   generasinya, dan merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah ada   dalam sejarah. Pada 1998 Zidane diganjar trofi Ballon d&amp;rsquo;Or usai ia   tampil sebagai protagonis kala membantu Timnas Prancis menjuarai Piala   Dunia.
Prestasi Zidane di tahun tersebut tidak hanya itu, karena pada saat   yang sama ia juga mengantarkan Juventus menjuarai Liga Italia, Piala   Super Italia, dan menjadi runner-up Liga Champions. Kondisi tersebut   tentunya membuat Zidane menjadi kandidat terkuat peraih trofi Ballon   d&amp;rsquo;Or 1998.
2. Michel Platini (1983, 1984, 1985)

Sebelum Zinedine Zidane mencatatkan performa gemilang di Juventus dan    Timnas Prancis, rekan senegaranya, Michel Platini, sejatinya sudah    membuat sejarah lebih dulu. Bersama Juve, Platini berhasil menjelma    menjadi gelandang terbaik di generasinya. Hal itu dibuktikan dengan    dipilihnya Platini sebagai pemenang trofi Ballon d&amp;rsquo;Or selama tiga musim    beruntun, yakni 1983, 1984, dan 1985.
Tentunya bukan tanpa alasan Platini diganjar penghargaan prestisius    tersebut sampai tiga kali. Pasalnya, dalam kurun waktu tersebut,  Platini   berhasil membawa Juve menjuarai Liga Italia, Liga Champions,  Copa   Italia, Piala Super Eropa, hingga Piala Interkontinental. Selain  itu,   Platini juga mencatatkan prestasi gemilang bersama Timnas Prancis  dengan   menjuarai Piala Eropa 1984.
1. Johan Cruyff (1971, 1973, 1974)

Sebagai pesepakbola, Johan Cruyff bisa dibilang merupakan monster     yang tak tertandingi. Pasalnya, sebagai seorang gelandang, Cruyff mampu     menggabungkan kemampuan penempatan posisi yang sempurna dengan teknik     mendribel, kapasitas mencetak gol, dan umpan cemerlang.
Performa dan kemampuan luar biasa yang dimiliki Cruyff itu pada     akhirnya membantu tim yang dibelanya memenangkan banyak trofi. Bersama     Ajax Amsterdam, Cruyff berhasil menjuarai Liga Champions, Liga  Belanda,    hingga Piala Super Eropa. Sedangkan bersama Barcelona, trofi  Liga    Spanyol dan Copa del Rey berhasil ia menangkan. Tak ayal hal  itu membuat    Cruyff diganjar tiga trofi Ballon d&amp;rsquo;Or.</description><content:encoded>SUDAH menjadi rahasia umum bahwa Ballon d&amp;rsquo;Or merupakan penghargaan individu paling prestisius bagi pesepakbola. Pertama kali ajang penghargaan ini diadakan adalah pada 1956 dan sejak itu beberapa pemain terbesar dalam sejarah memiliki hak istimewa untuk memenangkan Ballon d'Or, setidaknya sekali dalam karier mereka.
Selain penyerang, trofi Ballon d&amp;rsquo;Or juga sering jatuh ke tangan pemain yang berposisi sebagai gelandang. Maklum saja, pasalnya gelandang memiliki peranan penting dalam permainan sepakbola. Selain menjembatani antara pertahanan dengan lini serang, gelandang juga punya tugas melakukan kreasi permainan.
Berikut ini adalah lima gelandang terbaik yang pernah memenangkan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or, menyadur dari Sportskeeda, Rabu (6/11/2019).
5. Lothar Matthaus (1990)

Lothar Matthaus merupakan seorang legenda besar sepakbola Jerman. Bagaimana tidak, pasalnya ia berhasil mengantarkan Der Panzer menjuarai Piala Eropa 1980 dan Piala Dunia 1990. Hal itulah yang kemudian membuat Matthaus dinobatkan sebagai peraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 1990.
Tidak hanya di level tim nasional, bersama klubnya Matthaus juga menorehkan berbagai prestasi luar biasa. Kala membela Bayern Munich, Matthaus berhasil menjuarai Liga Jerman sebanyak tujuh lagi, Piala Jerman dan Piala Super Jerman masing-masing sebanyak tiga kali, dan satu kali juara Liga Eropa. Sedangkan saat membela Inter Milan, Matthaus sukses menjuarai Liga Italia, Piala Super Italia, dan Piala Eropa.
4. Ronaldinho (2005)

Ronaldinho merupakan pemain yang ditolak bergabung dengan Real Madrid  karena dinilai tidak memiliki paras yang tampan. Akan tetapi, bersama  Barcelona, Ronaldinho justru menjelma menjadi salah satu pesepakbola  terbaik yang pernah ada dalam sejarah dan pada akhirnya membuat Madrid  menyesal.
Selama berseragam Barca, Ronaldinho berhasil membantu Blaugrana  menjuarai Liga Spanyol, Piala Super Spanyol, dan Liga Champions. Tak  salah apabila gelandang berpaspor Brasisl itu dinobatkan sebagai peraih  trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 2005. Di tahun yang sama, Ronaldinho juga terpilih  sebagai Pemain Terbaik FIFA.

3. Zinedine Zidane (1998)

Zinedine Zidane sering dianggap sebagai gelandang terbaik di   generasinya, dan merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah ada   dalam sejarah. Pada 1998 Zidane diganjar trofi Ballon d&amp;rsquo;Or usai ia   tampil sebagai protagonis kala membantu Timnas Prancis menjuarai Piala   Dunia.
Prestasi Zidane di tahun tersebut tidak hanya itu, karena pada saat   yang sama ia juga mengantarkan Juventus menjuarai Liga Italia, Piala   Super Italia, dan menjadi runner-up Liga Champions. Kondisi tersebut   tentunya membuat Zidane menjadi kandidat terkuat peraih trofi Ballon   d&amp;rsquo;Or 1998.
2. Michel Platini (1983, 1984, 1985)

Sebelum Zinedine Zidane mencatatkan performa gemilang di Juventus dan    Timnas Prancis, rekan senegaranya, Michel Platini, sejatinya sudah    membuat sejarah lebih dulu. Bersama Juve, Platini berhasil menjelma    menjadi gelandang terbaik di generasinya. Hal itu dibuktikan dengan    dipilihnya Platini sebagai pemenang trofi Ballon d&amp;rsquo;Or selama tiga musim    beruntun, yakni 1983, 1984, dan 1985.
Tentunya bukan tanpa alasan Platini diganjar penghargaan prestisius    tersebut sampai tiga kali. Pasalnya, dalam kurun waktu tersebut,  Platini   berhasil membawa Juve menjuarai Liga Italia, Liga Champions,  Copa   Italia, Piala Super Eropa, hingga Piala Interkontinental. Selain  itu,   Platini juga mencatatkan prestasi gemilang bersama Timnas Prancis  dengan   menjuarai Piala Eropa 1984.
1. Johan Cruyff (1971, 1973, 1974)

Sebagai pesepakbola, Johan Cruyff bisa dibilang merupakan monster     yang tak tertandingi. Pasalnya, sebagai seorang gelandang, Cruyff mampu     menggabungkan kemampuan penempatan posisi yang sempurna dengan teknik     mendribel, kapasitas mencetak gol, dan umpan cemerlang.
Performa dan kemampuan luar biasa yang dimiliki Cruyff itu pada     akhirnya membantu tim yang dibelanya memenangkan banyak trofi. Bersama     Ajax Amsterdam, Cruyff berhasil menjuarai Liga Champions, Liga  Belanda,    hingga Piala Super Eropa. Sedangkan bersama Barcelona, trofi  Liga    Spanyol dan Copa del Rey berhasil ia menangkan. Tak ayal hal  itu membuat    Cruyff diganjar tiga trofi Ballon d&amp;rsquo;Or.</content:encoded></item></channel></rss>
