<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wenger Nilai Barcelona dalam Krisis</title><description>Arsene Wenger menilai permainan Barcelona buruk di laga melawan Slavia Praha.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/261/2126598/wenger-nilai-barcelona-dalam-krisis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/261/2126598/wenger-nilai-barcelona-dalam-krisis"/><item><title>Wenger Nilai Barcelona dalam Krisis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/261/2126598/wenger-nilai-barcelona-dalam-krisis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/11/06/261/2126598/wenger-nilai-barcelona-dalam-krisis</guid><pubDate>Rabu 06 November 2019 23:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/06/261/2126598/wenger-nilai-barcelona-dalam-krisis-abaXbxrm6I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barcelona vs Slavia Praha (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/06/261/2126598/wenger-nilai-barcelona-dalam-krisis-abaXbxrm6I.jpg</image><title>Barcelona vs Slavia Praha (Foto: UEFA)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Barcelona harus puas mengakhiri pertandingan tanpa gol kala menjamu Slavia Praha dalam matchday keempat babak penyisihan grup Liga Champions 2019-2020. Performa Barca di laga tersebut pun tak ayal mendapat kritik dari banyak pihak.
Salah satu sosok yang mengkritisi kondisi Barca saat ini adalah mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Meski saat ini Barca memuncaki klasemen sementara Liga Spanyol dan Grup F Liga Champions, namun menurut Wenger, Blaugrana bermain seperti tim yang berada dalam krisis.
Baca juga: Usai Libas Inter, Dortmund Langsung Alihkan Fokus ke Laga Kontra Barcelona

Tentunya Wenger bukan tanpa alasan menyebut Barca seperti itu. Pasalnya, ia melihat kini Blaugrana bermain lebih lamban dan tidak dinamis. Selain itu, Barca juga dipandangnya terlalu bergantung kepada Lionel Messi untuk bisa menciptakan keajaiban.
&amp;ldquo;Meskipun memimpin Liga Spanyol dan grup di Liga Champions, mereka bermain seperti tim dalam krisis, karena permainannya terlalu lambat, tanpa dinamisme, dan sangat individualistis pada meter terakhir,&quot; ujar Wenger, menyadur dari Independent, Rabu (6/11/2019).
&amp;ldquo;Ketika mereka kehilangan bola, mereka bisa kebobolan gol lewat  serangan balik karena mereka tidak menutup ruang untuk lawan. Barcelona  adalah kasus yang menarik karena mereka memiliki sejarah permainan tim  yang brilian dan kemudian mereka juga memiliki Leo Messi yang membuat  perbedaan. Hari ini sepertinya mereka bermain mengharapkan sesuatu dari  Messi,&amp;rdquo; lanjutnya.

Bukan kali ini saja Barca menampilkan performa yang kurang memuaskan  sehingga mereka tak meraih hasil maksimal. Sebelumnya, di ajang Liga  Spanyol 2019-2020, Barca dikalahkan Levante dengan skor 1-3. Kondisi  buruk ini pada akhirnya membuat Pelatih Barca, Ernesto Valverde,  tersudutkan.
</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Barcelona harus puas mengakhiri pertandingan tanpa gol kala menjamu Slavia Praha dalam matchday keempat babak penyisihan grup Liga Champions 2019-2020. Performa Barca di laga tersebut pun tak ayal mendapat kritik dari banyak pihak.
Salah satu sosok yang mengkritisi kondisi Barca saat ini adalah mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Meski saat ini Barca memuncaki klasemen sementara Liga Spanyol dan Grup F Liga Champions, namun menurut Wenger, Blaugrana bermain seperti tim yang berada dalam krisis.
Baca juga: Usai Libas Inter, Dortmund Langsung Alihkan Fokus ke Laga Kontra Barcelona

Tentunya Wenger bukan tanpa alasan menyebut Barca seperti itu. Pasalnya, ia melihat kini Blaugrana bermain lebih lamban dan tidak dinamis. Selain itu, Barca juga dipandangnya terlalu bergantung kepada Lionel Messi untuk bisa menciptakan keajaiban.
&amp;ldquo;Meskipun memimpin Liga Spanyol dan grup di Liga Champions, mereka bermain seperti tim dalam krisis, karena permainannya terlalu lambat, tanpa dinamisme, dan sangat individualistis pada meter terakhir,&quot; ujar Wenger, menyadur dari Independent, Rabu (6/11/2019).
&amp;ldquo;Ketika mereka kehilangan bola, mereka bisa kebobolan gol lewat  serangan balik karena mereka tidak menutup ruang untuk lawan. Barcelona  adalah kasus yang menarik karena mereka memiliki sejarah permainan tim  yang brilian dan kemudian mereka juga memiliki Leo Messi yang membuat  perbedaan. Hari ini sepertinya mereka bermain mengharapkan sesuatu dari  Messi,&amp;rdquo; lanjutnya.

Bukan kali ini saja Barca menampilkan performa yang kurang memuaskan  sehingga mereka tak meraih hasil maksimal. Sebelumnya, di ajang Liga  Spanyol 2019-2020, Barca dikalahkan Levante dengan skor 1-3. Kondisi  buruk ini pada akhirnya membuat Pelatih Barca, Ernesto Valverde,  tersudutkan.
</content:encoded></item></channel></rss>
