<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liverpool Singkirkan Arsenal dari Piala Liga Inggris 2019-2020</title><description>Liverpool berhasil menyingkirkan Arsenal dari ajang Piala Liga Inggris 2019-2020 melalui laga penuh drama.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/31/45/2123903/liverpool-singkirkan-arsenal-dari-piala-liga-inggris-2019-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/10/31/45/2123903/liverpool-singkirkan-arsenal-dari-piala-liga-inggris-2019-2020"/><item><title>Liverpool Singkirkan Arsenal dari Piala Liga Inggris 2019-2020</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/31/45/2123903/liverpool-singkirkan-arsenal-dari-piala-liga-inggris-2019-2020</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/10/31/45/2123903/liverpool-singkirkan-arsenal-dari-piala-liga-inggris-2019-2020</guid><pubDate>Kamis 31 Oktober 2019 04:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/31/45/2123903/liverpool-singkirkan-arsenal-dari-piala-liga-inggris-2019-2020-0q4EneV93A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Liverpool vs Arsenal (Foto: Twitter @LFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/31/45/2123903/liverpool-singkirkan-arsenal-dari-piala-liga-inggris-2019-2020-0q4EneV93A.jpg</image><title>Liverpool vs Arsenal (Foto: Twitter @LFC)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool melakoni laga babak 16 Besar Piala Liga Inggris musim 2019-2020 dengan menjamu Arsenal di Anfield Stadium, pada Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Tampil menekan, Liverpool puas menyudahi laga dengan kemenangan atas Arsenal melalui drama adu penalti.
Laga antara Liverpool melawan Arsenal sendiri memang hujan gol, yang mana 10 gol tercipta di waktu normal. Kondisi 5-5 membuat laga ini berlanjut ke babak adu penalti, di mana Liverpool mampu menutup adu penalti dengan kemenangan 5-4 atas tamunya tersebut.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Berstatus tuan rumah, Liverpool langsung memberikan tekanan ke pertahanan Arsenal pada menit-menit awal babak pertama laga ini. Liverpool nyaris membuka keunggulan atas Arsenal, jika peluang emas yang didapat oleh Rhian Brewster berhasil jadi gol.
Liverpool berhasil membuka keunggulan mereka atas Arsenal pada menit ke-6 melalui gol bunuh diri yang dicetak oleh Shkodran Mustafi. Mustafi yang bermaksud menghalau bola sepakan Alex Oxlade-Chamberlain, justru membuat arah bola berubah dan masuk ke gawangnya sendiri.
Tertinggal satu gol memaksa Arsenal tampil lebih menyerang ke pertahanan Liverpool. Alhasil mereka pun berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-19 melalui gol Lucas Torreira. Torreira berhasil memaksimalkan bola rebound hasil tembakan dari Bukayo Saka dengan sepakan kaki kirinya.
Berjarak tujuh menit, Arsenal justru berbalik unggul 2-1 atas Liverpool. Adalah Gabriel Martinelli yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Brasil itu berhasil melepaskan sepakan yang gagal diantisipasi oleh kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher.

Liverpool pun coba bangkit untuk bisa membuat kedudukan kembali seimbang. Namun sejumlah upaya Liverpool untuk bisa mencetak gol kedua di laga ini melalui aksi dari Naby Keita serta Divock Origi masih berhasil diamankan oleh lini pertahanan Arsenal.
Alih-alih bisa menyamakan kedudukan, Liverpool justru harus kembali melihat gawang mereka dibobol. Kembali Martinelli jadi momok untuk pertahanan Arsenal, usai sepakannya yang memanfaatkan umpan dari Saka meluncur deras ke dalam gawang Liverpool. Arsenal unggul 3-1 atas Liverpool.
Di pengujung babak pertama, Liverpool berhasil memperkecil kedudukan jadi 2-3 dari Liverpool melalui tembakan penalti James Milner. Liverpool mendapatkan hadiah penalti usai Martinelli melanggar Harvey Elliott di kotak terlarang. Milner pun melakukan tugasnya tersebut dengan sangat baik.
Liverpool hampir saja bisa menyamakan kedudukan, jika sundulan Origi yang memaksimalkan umpan silang Sepp van der Berg tak melambung di atas gawang Arsenal. Hingga 45 menit pertama usai, kedudukan 2-3 untuk keunggulan Arsenal atas Liverpool masih menghiasi papan skor laga ini.Babak Kedua
Liverpool yang tengah tertinggal satu gol, langsung mengambil  inisiatif serangan pada awal babak kedua laga kontra Arsenal. Liverpool  hampir bisa menyamakan kedudukan jadi 3-3, jika peluang emas yang  didapat oleh Adam Lallana melalui tembakannya mampu tepat sasaran.
Akan tetapi di menit ke-54, Arsenal mampu kembali memperbesar  keunggulan jadi 4-2 atas Liverpool. Berawal dari blunder James Milner,  Mesut Ozil yang mendapatkan bola liar lalu mengirimkan umpan kepada  Ainsley Maitland-Niles yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh  pemain berusia 22 tahun itu.
Berjarak empat menit, Liverpool kembali mampu memperkecil kedudukan  jadi 3-4 dari Liverpool. Adalah Oxlade-Chamberlain yang berhasil  mencatatkan namanya di papan skor, usai sepakan dari luar kotak penalti  tak mampu diamankan oleh kiper Arsenal, Emiliano Martinez.
Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan jadi 4-4 pada menit  ke-64. Kali ini giliran Origi yang berhasil menceploskan bola ke dalam  gawang Martinez. Memanfaatkan operan dari Curtis Jones, Origi lalu  melepaskan sepakan yang meluncur deras ke dalam gawang Arsenal.
Gol Origi seakan-akan memberikan suntikan semangat untuk para pemain  Liverpool untuk bisa berbalik unggul atas Arsenal. Namun beberapa  kesempatan yang didapat Liverpool untuk bisa berbalik unggul atas  Arsenal masih gagal.
Arsenal justru yang berhasil mendapatkan gol kelimanya pada laga ini  tepatnya di menit ke-70 melalui sepakan indah yang dilepaskan oleh Joe  Willock. Menerima sodoran matang dari Matteo Guendouzi, Willock lalu  melepaskan tembakan keras yang tak mampu digapai Kelleher. Arsenal 5-4  Liverpool.

Memasuki 10 menit jelang laga usai, Liverpool kembali mendapatkan  peluang untuk bisa menyamakan kedudukan. Akan tetapi, peluang emas yang  didapat Liverpool melalui aksi Elliot masih berhasil diamankan oleh  Martinez.
Di pengujung pertandingan, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan  melalui gol kedua Origi. Penyerang berpaspor Belgia tersebut berhasil  mencetak gol melalui sepakan voli, usai memaksimalkan umpan silang dari  Neco Williams.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya laga, tidak  ada gol tambahan yang dicetak oleh kedua tim. Laga antara Liverpool  melawan Arsenal yang berakhir 5-5 di waktu normal harus dilanjutkan ke  babak adu penalti.
Pada babak adu penalti, Liverpool justru lebih beruntung ketimbang  Arsenal. Ya, dari kelima eksekutor penalti Liverpool berhasil  menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara Arsenal, hanya empat  eksekutor penalti yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Sementara Ceballos yang dipercaya sebagai penendang penalti ketiga  Arsenal gagal melakukan pekerjaannya. Tembakan Ceballos yang mengarah ke  sudut kanan gawang Liverpool, berhasil dibaca dengan baik oleh  Kelleher.
Liverpool pun berhasil menutup drama adu penalti dengan keunggulan  5-4 atas Arsenal. Kemenangan ini pun memastikan langkah The Reds  &amp;ndash;julukan Liverpool&amp;ndash; melaju ke babak perempatfinal Liga Inggris 2019-2020
Susunan Pemain:
 
Liverpool (4-3-3): Caoimhin Kelleher; Neco Williams,  Joe Gomez, Sepp van der Berg, James Milner; Alex Oxlade-Chamberlain  (Chirivella 81&amp;rsquo;), Adam Lallana, Naby Keita (Curtis Jones 55&amp;rsquo;); Harvey  Elliott, Divock Origi, Rhian Brewster.
Pelatih: Jurgen Klopp
Arsenal (4-2-3-1): Emiliano Martinez; Hector Bellerin,  Shkodran Mustafi, Rob Holding, Sead Kolasinac (Kieran Tierney 83&amp;rsquo;);  Lucas Torreira (Dani Ceballos 73&amp;rsquo;), Joe Willock; Ainsley Maitland-Niles,  Mesut Ozil (Matteo Guendouzi 65&amp;rsquo;), Bukayo Saka; Gabriel Martinelli.
Pelatih: Unai Emery</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool melakoni laga babak 16 Besar Piala Liga Inggris musim 2019-2020 dengan menjamu Arsenal di Anfield Stadium, pada Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Tampil menekan, Liverpool puas menyudahi laga dengan kemenangan atas Arsenal melalui drama adu penalti.
Laga antara Liverpool melawan Arsenal sendiri memang hujan gol, yang mana 10 gol tercipta di waktu normal. Kondisi 5-5 membuat laga ini berlanjut ke babak adu penalti, di mana Liverpool mampu menutup adu penalti dengan kemenangan 5-4 atas tamunya tersebut.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama
Berstatus tuan rumah, Liverpool langsung memberikan tekanan ke pertahanan Arsenal pada menit-menit awal babak pertama laga ini. Liverpool nyaris membuka keunggulan atas Arsenal, jika peluang emas yang didapat oleh Rhian Brewster berhasil jadi gol.
Liverpool berhasil membuka keunggulan mereka atas Arsenal pada menit ke-6 melalui gol bunuh diri yang dicetak oleh Shkodran Mustafi. Mustafi yang bermaksud menghalau bola sepakan Alex Oxlade-Chamberlain, justru membuat arah bola berubah dan masuk ke gawangnya sendiri.
Tertinggal satu gol memaksa Arsenal tampil lebih menyerang ke pertahanan Liverpool. Alhasil mereka pun berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-19 melalui gol Lucas Torreira. Torreira berhasil memaksimalkan bola rebound hasil tembakan dari Bukayo Saka dengan sepakan kaki kirinya.
Berjarak tujuh menit, Arsenal justru berbalik unggul 2-1 atas Liverpool. Adalah Gabriel Martinelli yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Brasil itu berhasil melepaskan sepakan yang gagal diantisipasi oleh kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher.

Liverpool pun coba bangkit untuk bisa membuat kedudukan kembali seimbang. Namun sejumlah upaya Liverpool untuk bisa mencetak gol kedua di laga ini melalui aksi dari Naby Keita serta Divock Origi masih berhasil diamankan oleh lini pertahanan Arsenal.
Alih-alih bisa menyamakan kedudukan, Liverpool justru harus kembali melihat gawang mereka dibobol. Kembali Martinelli jadi momok untuk pertahanan Arsenal, usai sepakannya yang memanfaatkan umpan dari Saka meluncur deras ke dalam gawang Liverpool. Arsenal unggul 3-1 atas Liverpool.
Di pengujung babak pertama, Liverpool berhasil memperkecil kedudukan jadi 2-3 dari Liverpool melalui tembakan penalti James Milner. Liverpool mendapatkan hadiah penalti usai Martinelli melanggar Harvey Elliott di kotak terlarang. Milner pun melakukan tugasnya tersebut dengan sangat baik.
Liverpool hampir saja bisa menyamakan kedudukan, jika sundulan Origi yang memaksimalkan umpan silang Sepp van der Berg tak melambung di atas gawang Arsenal. Hingga 45 menit pertama usai, kedudukan 2-3 untuk keunggulan Arsenal atas Liverpool masih menghiasi papan skor laga ini.Babak Kedua
Liverpool yang tengah tertinggal satu gol, langsung mengambil  inisiatif serangan pada awal babak kedua laga kontra Arsenal. Liverpool  hampir bisa menyamakan kedudukan jadi 3-3, jika peluang emas yang  didapat oleh Adam Lallana melalui tembakannya mampu tepat sasaran.
Akan tetapi di menit ke-54, Arsenal mampu kembali memperbesar  keunggulan jadi 4-2 atas Liverpool. Berawal dari blunder James Milner,  Mesut Ozil yang mendapatkan bola liar lalu mengirimkan umpan kepada  Ainsley Maitland-Niles yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh  pemain berusia 22 tahun itu.
Berjarak empat menit, Liverpool kembali mampu memperkecil kedudukan  jadi 3-4 dari Liverpool. Adalah Oxlade-Chamberlain yang berhasil  mencatatkan namanya di papan skor, usai sepakan dari luar kotak penalti  tak mampu diamankan oleh kiper Arsenal, Emiliano Martinez.
Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan jadi 4-4 pada menit  ke-64. Kali ini giliran Origi yang berhasil menceploskan bola ke dalam  gawang Martinez. Memanfaatkan operan dari Curtis Jones, Origi lalu  melepaskan sepakan yang meluncur deras ke dalam gawang Arsenal.
Gol Origi seakan-akan memberikan suntikan semangat untuk para pemain  Liverpool untuk bisa berbalik unggul atas Arsenal. Namun beberapa  kesempatan yang didapat Liverpool untuk bisa berbalik unggul atas  Arsenal masih gagal.
Arsenal justru yang berhasil mendapatkan gol kelimanya pada laga ini  tepatnya di menit ke-70 melalui sepakan indah yang dilepaskan oleh Joe  Willock. Menerima sodoran matang dari Matteo Guendouzi, Willock lalu  melepaskan tembakan keras yang tak mampu digapai Kelleher. Arsenal 5-4  Liverpool.

Memasuki 10 menit jelang laga usai, Liverpool kembali mendapatkan  peluang untuk bisa menyamakan kedudukan. Akan tetapi, peluang emas yang  didapat Liverpool melalui aksi Elliot masih berhasil diamankan oleh  Martinez.
Di pengujung pertandingan, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan  melalui gol kedua Origi. Penyerang berpaspor Belgia tersebut berhasil  mencetak gol melalui sepakan voli, usai memaksimalkan umpan silang dari  Neco Williams.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya laga, tidak  ada gol tambahan yang dicetak oleh kedua tim. Laga antara Liverpool  melawan Arsenal yang berakhir 5-5 di waktu normal harus dilanjutkan ke  babak adu penalti.
Pada babak adu penalti, Liverpool justru lebih beruntung ketimbang  Arsenal. Ya, dari kelima eksekutor penalti Liverpool berhasil  menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara Arsenal, hanya empat  eksekutor penalti yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Sementara Ceballos yang dipercaya sebagai penendang penalti ketiga  Arsenal gagal melakukan pekerjaannya. Tembakan Ceballos yang mengarah ke  sudut kanan gawang Liverpool, berhasil dibaca dengan baik oleh  Kelleher.
Liverpool pun berhasil menutup drama adu penalti dengan keunggulan  5-4 atas Arsenal. Kemenangan ini pun memastikan langkah The Reds  &amp;ndash;julukan Liverpool&amp;ndash; melaju ke babak perempatfinal Liga Inggris 2019-2020
Susunan Pemain:
 
Liverpool (4-3-3): Caoimhin Kelleher; Neco Williams,  Joe Gomez, Sepp van der Berg, James Milner; Alex Oxlade-Chamberlain  (Chirivella 81&amp;rsquo;), Adam Lallana, Naby Keita (Curtis Jones 55&amp;rsquo;); Harvey  Elliott, Divock Origi, Rhian Brewster.
Pelatih: Jurgen Klopp
Arsenal (4-2-3-1): Emiliano Martinez; Hector Bellerin,  Shkodran Mustafi, Rob Holding, Sead Kolasinac (Kieran Tierney 83&amp;rsquo;);  Lucas Torreira (Dani Ceballos 73&amp;rsquo;), Joe Willock; Ainsley Maitland-Niles,  Mesut Ozil (Matteo Guendouzi 65&amp;rsquo;), Bukayo Saka; Gabriel Martinelli.
Pelatih: Unai Emery</content:encoded></item></channel></rss>
