<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marco Giampaolo Dipecat, Ultras AC Milan Lontarkan Komentar Pedas</title><description>Curva Sud Milano menilai pemecatan Marco Giampaolo adalah bukti tidak cakapnya manajemen mengelola AC Milan.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/09/47/2114551/marco-giampaolo-dipecat-ultras-ac-milan-lontarkan-komentar-pedas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/10/09/47/2114551/marco-giampaolo-dipecat-ultras-ac-milan-lontarkan-komentar-pedas"/><item><title>Marco Giampaolo Dipecat, Ultras AC Milan Lontarkan Komentar Pedas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/09/47/2114551/marco-giampaolo-dipecat-ultras-ac-milan-lontarkan-komentar-pedas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/10/09/47/2114551/marco-giampaolo-dipecat-ultras-ac-milan-lontarkan-komentar-pedas</guid><pubDate>Rabu 09 Oktober 2019 04:42 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/09/47/2114551/marco-giampaolo-dipecat-ultras-ac-milan-lontarkan-komentar-pedas-yACDipLo5I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marco Giampaolo dipecat setelah hanya 111 hari berada di AC Milan (Foto: AC Milan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/09/47/2114551/marco-giampaolo-dipecat-ultras-ac-milan-lontarkan-komentar-pedas-yACDipLo5I.jpg</image><title>Marco Giampaolo dipecat setelah hanya 111 hari berada di AC Milan (Foto: AC Milan)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; AC Milan resmi memecat Marco Giampaolo sebagai pelatih per Rabu (9/10/2019) dini hari WIB. Pemecatan itu sangat disayangkan oleh pendukung garis keras I Rossoneri, Curva Sud Milano, karena adanya kabar yang berembus, manajemen sudah menunjuk Stefano Pioli.
Pria berkebangsaan Italia itu memang digadang-gadang sebagai kandidat kuat menggantikan Marco Giampaolo. Namun, Stefano Pioli sesungguhnya adalah pilihan kedua setelah Luciano Spalletti. Manajemen AC Milan menoleh dari Spalletti karena meminta kontrak yang lebih mahal.

Baca juga: Belum Resmi Ditunjuk, Fans AC Milan Ramai-Ramai Serukan #PioliOut
Situasi tersebut membuat Curva Sud gerah dan mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyayangkan mengapa Manajemen AC Milan dikabarkan langsung mengangkat pelatih baru sebelum Marco Giampaolo resmi dipecat. Hal itu menandakan ada yang salah dalam pengelolaan klub.&amp;ldquo;Setelah ini semua, kami kembali dihadapkan pada arah yang berubah. Kami tidak mau berkomentar banyak soal pergantian pelatih karena itu akan dinilai pada penampilan di lapangan. Hal yang membuat bingung adalah klub sudah memilih pengganti tanpa memberi tahu pelatih lama bahwa dia sudah dipecat, kemudian beralih ke pilihan kedua,&amp;rdquo; bunyi pernyataan resmi Curva Sud Milano, disitat dari Football Italia, Rabu (9/10/2019).
&amp;ldquo;Hal itu sekali lagi menyoroti kelemahan dari klub yang gagal mencapai target. Jadi, buktikan diri Anda sesuai dengan standar sejarah AC Milan, di lapangan dan bangku cadangan. Pendukung Rossoneri mulai muak dengan ini semua. Kami tidak pantas menerima hal ini dan berharap tidak pernah lagi melihat tindakan tidak bermartabat ini,&amp;rdquo; imbuh pernyataan tersebut.

Dengan dipecatnya Marco Giampaolo, AC Milan sudah berganti pelatih (termasuk caretaker) sebanyak sembilan kali sejak memberhentikan Massimiliano Allegri pada Januari 2014. Curva Sud menilai manajemen yang baru dibentuk pada musim panas 2019 tidak kapabel dalam mengelola klub.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; AC Milan resmi memecat Marco Giampaolo sebagai pelatih per Rabu (9/10/2019) dini hari WIB. Pemecatan itu sangat disayangkan oleh pendukung garis keras I Rossoneri, Curva Sud Milano, karena adanya kabar yang berembus, manajemen sudah menunjuk Stefano Pioli.
Pria berkebangsaan Italia itu memang digadang-gadang sebagai kandidat kuat menggantikan Marco Giampaolo. Namun, Stefano Pioli sesungguhnya adalah pilihan kedua setelah Luciano Spalletti. Manajemen AC Milan menoleh dari Spalletti karena meminta kontrak yang lebih mahal.

Baca juga: Belum Resmi Ditunjuk, Fans AC Milan Ramai-Ramai Serukan #PioliOut
Situasi tersebut membuat Curva Sud gerah dan mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyayangkan mengapa Manajemen AC Milan dikabarkan langsung mengangkat pelatih baru sebelum Marco Giampaolo resmi dipecat. Hal itu menandakan ada yang salah dalam pengelolaan klub.&amp;ldquo;Setelah ini semua, kami kembali dihadapkan pada arah yang berubah. Kami tidak mau berkomentar banyak soal pergantian pelatih karena itu akan dinilai pada penampilan di lapangan. Hal yang membuat bingung adalah klub sudah memilih pengganti tanpa memberi tahu pelatih lama bahwa dia sudah dipecat, kemudian beralih ke pilihan kedua,&amp;rdquo; bunyi pernyataan resmi Curva Sud Milano, disitat dari Football Italia, Rabu (9/10/2019).
&amp;ldquo;Hal itu sekali lagi menyoroti kelemahan dari klub yang gagal mencapai target. Jadi, buktikan diri Anda sesuai dengan standar sejarah AC Milan, di lapangan dan bangku cadangan. Pendukung Rossoneri mulai muak dengan ini semua. Kami tidak pantas menerima hal ini dan berharap tidak pernah lagi melihat tindakan tidak bermartabat ini,&amp;rdquo; imbuh pernyataan tersebut.

Dengan dipecatnya Marco Giampaolo, AC Milan sudah berganti pelatih (termasuk caretaker) sebanyak sembilan kali sejak memberhentikan Massimiliano Allegri pada Januari 2014. Curva Sud menilai manajemen yang baru dibentuk pada musim panas 2019 tidak kapabel dalam mengelola klub.</content:encoded></item></channel></rss>
