<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Kesalahan yang Dibuat Solskjaer saat Man United Kalah dari Newcastle</title><description>Berikut tiga kesalahan fatal yang dibuat Solskjaer saat Man United kalah dari Newcastle.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/08/45/2114209/3-kesalahan-yang-dibuat-solskjaer-saat-man-united-kalah-dari-newcastle</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/10/08/45/2114209/3-kesalahan-yang-dibuat-solskjaer-saat-man-united-kalah-dari-newcastle"/><item><title>3 Kesalahan yang Dibuat Solskjaer saat Man United Kalah dari Newcastle</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/08/45/2114209/3-kesalahan-yang-dibuat-solskjaer-saat-man-united-kalah-dari-newcastle</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/10/08/45/2114209/3-kesalahan-yang-dibuat-solskjaer-saat-man-united-kalah-dari-newcastle</guid><pubDate>Selasa 08 Oktober 2019 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/08/45/2114209/3-kesalahan-yang-dibuat-solskjaer-saat-man-united-kalah-dari-newcastle-vB8b1wWZxE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Sportskeeda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/08/45/2114209/3-kesalahan-yang-dibuat-solskjaer-saat-man-united-kalah-dari-newcastle-vB8b1wWZxE.jpg</image><title>Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Sportskeeda)</title></images><description>MANCHESTER United harus meraih hasil negatif ketika melakoni matchday kedelapan Liga Inggris musim 2019-2020. Menghadapi Newcastle United, skuad Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; kalah dengan skor 0-1 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St. James&amp;rsquo; Parks Stadium, Man United harus takluk 0-1 dari Newcastle melalui gol semata wayang dari Matthew Longstaff. Kekalahan tersebut pun membuat Man United harus puas terpaku di posisi ke-12 pada klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020 dengan torehan 9 poin dari 8 laga yang sudah dimainkan.
Kekalahan itu juga membuat posisi Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Man United semakin goyah. Terlebih Solskjaer sendiri setidaknya melakukan tiga kesalahan fatal yang berujung kekalahan bagi Man United pada laga tersebut.
Berikut tiga kesalahan yang dibuat Solskjaer saat Man United kalah dari Newcastle, seperti Okezone kutip dari Sportskeeda, Selasa (8/10/2019):
 
3. Pemilihan Pemain yang Tampil

Solskjaer mungkin memang dipusingkan dengan sejumlah fakta bahwa para pemain andalannya tidak bisa bermain di laga melawan Newcastle karena mengalami cedera macam Anthony Martial, Jesse Lingard, Paul Pogba, Aaron Wan-Bissaka, serta Eric Bailly.
Akan tetapi, Solskjaer tetap melakukan sebuah blunder dengan tetap memainkan sejumlah nama yang nyatanya kurang memberikan kontribusi terhadap permainan Man United di laga-laga sebelumnya.  Marcus Rashford contohnya, ia tampil kurang tajam di beberapa terakhir tetapi tetap dapat kepercayaan bermain sejak menit awal di laga itu.
Solskjaer seharusnya lebih berani bereksperimen dengan memasukkan nama Mason Greenwood yang terbukti tampil mempesona ketika Man United menghajar Astana di matchday perdana Grup L Liga Eropa serta Piala Liga Inggris 2019-2020 kontra Rochdale AFC.2. Pengembalikan Posisi Axel Tuanzebe ke Posisi Fullback Kanan

Axel Tuanzebe sejatinya merupakan salah satu pemain muda berpotensi  yang dimiliki oleh Man United saat ini bersama Daniel James, Angel  Gomes, serta Mason Greendwood. Namun Tuanzebe tampil luar biasa ketika  berada di posisi aslinya, yakni fullback kanan.
Layaknya pemain muda yang lain, Tuanzebe membutuhkan waktu lebih lama  untuk bisa beradaptasi ketika ditempatkan bukan di posisi aslinya. Itu  terbukti dengan penampilan kaku yang ditunjukkan Tuanzebe di laga kontra  Newcastle.
Beberapa kali Tuanzebe tidak berada di posisi yang tepat untuk  menutup ruang ketika kubu tuan rumah mendapatkan kesempatan. Bahkan gol  Matthew Longstaff di laga tersebut juga terjadi karena kesalahannya yang  lebih sibuk mengejar Allan Saint-Maximin dibandingkan menutup celah di  pertahanan Man United.1. Lambat Dalam Membangun Serangan

Jika di atas kertas, Man United sebenarnya jauh lebih unggul   dibandingkan Newcatle. Terlebih dengan catatan buruk Newcastle sepanjang   Liga Inggris 2019-2020. Ya, The Magpies &amp;ndash;julukan Newcastle&amp;ndash; memiliki   rapor kebobolan sebanyak 13 kali dan mencetak gol hanya empat kali.
Akan tetapi, Man United sama sekali tidak memanfaatkan fakta   tersebut. Mereka justru bermain sangat lambat ketika akan membangun   serangan. Situasi itu membuat para pemain Newcastle dengan mudah   memotong aliran serangan Man United sebelum memasuki sepertiga lapangan.
Sementara Newcastle yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri jauh   lebih baik dalam membangun serangan, terutama pada babak kedua di mana   terdapat beberapa celah pada pertaahanan Man United yang berhasil  mereka  eksploitasi.</description><content:encoded>MANCHESTER United harus meraih hasil negatif ketika melakoni matchday kedelapan Liga Inggris musim 2019-2020. Menghadapi Newcastle United, skuad Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United&amp;ndash; kalah dengan skor 0-1 dari lawannya.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St. James&amp;rsquo; Parks Stadium, Man United harus takluk 0-1 dari Newcastle melalui gol semata wayang dari Matthew Longstaff. Kekalahan tersebut pun membuat Man United harus puas terpaku di posisi ke-12 pada klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020 dengan torehan 9 poin dari 8 laga yang sudah dimainkan.
Kekalahan itu juga membuat posisi Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Man United semakin goyah. Terlebih Solskjaer sendiri setidaknya melakukan tiga kesalahan fatal yang berujung kekalahan bagi Man United pada laga tersebut.
Berikut tiga kesalahan yang dibuat Solskjaer saat Man United kalah dari Newcastle, seperti Okezone kutip dari Sportskeeda, Selasa (8/10/2019):
 
3. Pemilihan Pemain yang Tampil

Solskjaer mungkin memang dipusingkan dengan sejumlah fakta bahwa para pemain andalannya tidak bisa bermain di laga melawan Newcastle karena mengalami cedera macam Anthony Martial, Jesse Lingard, Paul Pogba, Aaron Wan-Bissaka, serta Eric Bailly.
Akan tetapi, Solskjaer tetap melakukan sebuah blunder dengan tetap memainkan sejumlah nama yang nyatanya kurang memberikan kontribusi terhadap permainan Man United di laga-laga sebelumnya.  Marcus Rashford contohnya, ia tampil kurang tajam di beberapa terakhir tetapi tetap dapat kepercayaan bermain sejak menit awal di laga itu.
Solskjaer seharusnya lebih berani bereksperimen dengan memasukkan nama Mason Greenwood yang terbukti tampil mempesona ketika Man United menghajar Astana di matchday perdana Grup L Liga Eropa serta Piala Liga Inggris 2019-2020 kontra Rochdale AFC.2. Pengembalikan Posisi Axel Tuanzebe ke Posisi Fullback Kanan

Axel Tuanzebe sejatinya merupakan salah satu pemain muda berpotensi  yang dimiliki oleh Man United saat ini bersama Daniel James, Angel  Gomes, serta Mason Greendwood. Namun Tuanzebe tampil luar biasa ketika  berada di posisi aslinya, yakni fullback kanan.
Layaknya pemain muda yang lain, Tuanzebe membutuhkan waktu lebih lama  untuk bisa beradaptasi ketika ditempatkan bukan di posisi aslinya. Itu  terbukti dengan penampilan kaku yang ditunjukkan Tuanzebe di laga kontra  Newcastle.
Beberapa kali Tuanzebe tidak berada di posisi yang tepat untuk  menutup ruang ketika kubu tuan rumah mendapatkan kesempatan. Bahkan gol  Matthew Longstaff di laga tersebut juga terjadi karena kesalahannya yang  lebih sibuk mengejar Allan Saint-Maximin dibandingkan menutup celah di  pertahanan Man United.1. Lambat Dalam Membangun Serangan

Jika di atas kertas, Man United sebenarnya jauh lebih unggul   dibandingkan Newcatle. Terlebih dengan catatan buruk Newcastle sepanjang   Liga Inggris 2019-2020. Ya, The Magpies &amp;ndash;julukan Newcastle&amp;ndash; memiliki   rapor kebobolan sebanyak 13 kali dan mencetak gol hanya empat kali.
Akan tetapi, Man United sama sekali tidak memanfaatkan fakta   tersebut. Mereka justru bermain sangat lambat ketika akan membangun   serangan. Situasi itu membuat para pemain Newcastle dengan mudah   memotong aliran serangan Man United sebelum memasuki sepertiga lapangan.
Sementara Newcastle yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri jauh   lebih baik dalam membangun serangan, terutama pada babak kedua di mana   terdapat beberapa celah pada pertaahanan Man United yang berhasil  mereka  eksploitasi.</content:encoded></item></channel></rss>
