<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Claudio Marchisio Resmi Gantung Sepatu</title><description>Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, telah memutuskan untuk pensiun sebagai seorang pesepakbola.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/04/51/2112664/claudio-marchisio-resmi-gantung-sepatu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/10/04/51/2112664/claudio-marchisio-resmi-gantung-sepatu"/><item><title>Claudio Marchisio Resmi Gantung Sepatu</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/04/51/2112664/claudio-marchisio-resmi-gantung-sepatu</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/10/04/51/2112664/claudio-marchisio-resmi-gantung-sepatu</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2019 00:18 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/04/51/2112664/claudio-marchisio-resmi-gantung-sepatu-99LRaFz5jj.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Claudio Marchisio (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/04/51/2112664/claudio-marchisio-resmi-gantung-sepatu-99LRaFz5jj.JPG</image><title>Claudio Marchisio (Foto: Media Juventus)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, telah memutuskan untuk pensiun sebagai seorang pesepakbola. Marchisio memberikan pengumuman tersebut di markas Juve, Allianz Stadium, yang dirasanya sebagai tempat yang spesial untuknya.
Perlu diketahui, Marchisio sebenarnya telah memutuskan hengkang dari Juve pada musim panas 2018. Kala itu, ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Rusia, Zenit St. Petersburg, alih-alih memutuskan pensiun. Marchisio baru memilih untuk gantung sepatu semusim setelahnya kala ia tak melanjutkan karier di Zenit lagi.
Baca juga: Inter Incar Juventus untuk Lampiaskan Dendam

Diakui oleh Marchisio bahwa memutuskan untuk pensiun bukanlah sesuatu yang mudah. Akan tetapi, karena ia merasa tubuhnya tidak lagi kuat untuk bermain sepakbola secara penuh dan di level tertinggi, maka pria 33 tahun itu pun pada akhirnya memilih untuk menyudahi perjalanannya sebagai pemain.
&amp;ldquo;Ini keputusan penting, tetapi sangat sulit. Itu benar untuk mengungkapkannya di tempat yang sangat istimewa bagi saya (Allianz Stadium). Saya memutuskan untuk pensiun karena saya menyadari bahwa tubuh saya tidak lagi bereaksi seperti yang diinginkan kepala,&amp;rdquo; jelas Marchisio dalam laman resmi Juve, Jumat (4/10/2019).

&amp;ldquo;Saya menghabiskan momen-momen tak terlupakan di lapangan, yang saya  sampaikan terima kasih kepada Juventus, dan tim-tim lain di mana saya  pernah bermain, rekan setim, manajer, dan pelatih saya yang memberi saya  semua ini. Di sini (di Allianz Stadium) saya mengangkat trofi  terpenting saya. Ini adalah emosi yang akan selalu ada dalam diri saya,&amp;rdquo;  tandas Marchisio.

Selama berkarier sebagai pesepakbola, Marchisio telah meraih banyak  kesuksesan bersama Juve, yakni menjuarai Liga Italia sebanyak tujuh  kali, memenangkan empat kali Coppa Italia, dan tiga kali Piala Super  Italia. Sedangkan bersama Zenit, Marchisio sukses menyabet satu trofi  Liga Rusia.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, telah memutuskan untuk pensiun sebagai seorang pesepakbola. Marchisio memberikan pengumuman tersebut di markas Juve, Allianz Stadium, yang dirasanya sebagai tempat yang spesial untuknya.
Perlu diketahui, Marchisio sebenarnya telah memutuskan hengkang dari Juve pada musim panas 2018. Kala itu, ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Rusia, Zenit St. Petersburg, alih-alih memutuskan pensiun. Marchisio baru memilih untuk gantung sepatu semusim setelahnya kala ia tak melanjutkan karier di Zenit lagi.
Baca juga: Inter Incar Juventus untuk Lampiaskan Dendam

Diakui oleh Marchisio bahwa memutuskan untuk pensiun bukanlah sesuatu yang mudah. Akan tetapi, karena ia merasa tubuhnya tidak lagi kuat untuk bermain sepakbola secara penuh dan di level tertinggi, maka pria 33 tahun itu pun pada akhirnya memilih untuk menyudahi perjalanannya sebagai pemain.
&amp;ldquo;Ini keputusan penting, tetapi sangat sulit. Itu benar untuk mengungkapkannya di tempat yang sangat istimewa bagi saya (Allianz Stadium). Saya memutuskan untuk pensiun karena saya menyadari bahwa tubuh saya tidak lagi bereaksi seperti yang diinginkan kepala,&amp;rdquo; jelas Marchisio dalam laman resmi Juve, Jumat (4/10/2019).

&amp;ldquo;Saya menghabiskan momen-momen tak terlupakan di lapangan, yang saya  sampaikan terima kasih kepada Juventus, dan tim-tim lain di mana saya  pernah bermain, rekan setim, manajer, dan pelatih saya yang memberi saya  semua ini. Di sini (di Allianz Stadium) saya mengangkat trofi  terpenting saya. Ini adalah emosi yang akan selalu ada dalam diri saya,&amp;rdquo;  tandas Marchisio.

Selama berkarier sebagai pesepakbola, Marchisio telah meraih banyak  kesuksesan bersama Juve, yakni menjuarai Liga Italia sebanyak tujuh  kali, memenangkan empat kali Coppa Italia, dan tiga kali Piala Super  Italia. Sedangkan bersama Zenit, Marchisio sukses menyabet satu trofi  Liga Rusia.</content:encoded></item></channel></rss>
