<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Capello Ternyata Pernah Coba Bawa Messi ke Juventus</title><description>Fabio Capello langsung terpukau ketika melihat permainan Leo Messi pada 2005.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/03/51/2112230/capello-ternyata-pernah-coba-bawa-messi-ke-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/10/03/51/2112230/capello-ternyata-pernah-coba-bawa-messi-ke-juventus"/><item><title>Capello Ternyata Pernah Coba Bawa Messi ke Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/10/03/51/2112230/capello-ternyata-pernah-coba-bawa-messi-ke-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/10/03/51/2112230/capello-ternyata-pernah-coba-bawa-messi-ke-juventus</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2019 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/03/51/2112230/capello-ternyata-pernah-coba-bawa-messi-ke-juventus-nAzZqGvI03.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi (Foto: Media Barcelona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/03/51/2112230/capello-ternyata-pernah-coba-bawa-messi-ke-juventus-nAzZqGvI03.jpg</image><title>Lionel Messi (Foto: Media Barcelona)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Mantan Pelatih Juventus, Fabio Capello, mengungkapkan kalau ia pernah coba untuk merekrut Lionel Messi dari Barcelona pada musim panas 2005. Akan tetapi, hal tersebut sayangnya ditolak oleh pelatih Barca kala itu, Frank Rijkaard.
Pada saat itu, Capello sejatinya tengah menemani Juve bertanding di turnamen pramusim, Joan Gamper Trofi, menghadapi Barca. Di saat itulah Capello langsung terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan Messi. Padahal, kala itu Messi masih berusia 16 tahun.
Baca juga: Inter Gagal Taklukkan Barca, Ini Dalih Conte

Menurut Capello, tidak dibutuhkan sosok pelatih berpengalaman seperti dirinya untuk melihat talenta yang dimiliki Messi. Pasalnya, ketika Messi bermain, semua orang menjadi bahagia karena La Pulga mampu menghidupkan permainan.
&amp;ldquo;Ada banyak kategori dan dia (Messi), Maradona, dan Pele termasuk dalam kelompok jenius. Mereka yang menciptakan hal-hal yang bahkan tidak bisa dipikirkan orang lain. Mereka tidak dibentuk, itu sudah ada dalam DNA mereka. Saya bertemu Messi untuk pertama kalinya di Joan Gamper Trofi, kami memainkan laga Juve-Barcelona, ada 90.000 penonton dan dia berusia 16 tahun,&amp;rdquo; ungkap Capello, mengutip dari Calcio Mercato, Kamis (3/10/2019).
&quot;Saya mendekati Rijkaard setelah 15-20 menit dan bertanya kepadanya:  'Dengar, bisakah Anda meminjamkannya kepada saya selama satu tahun?' Dia  berusia 16 tahun, dia masuk dan mengirim semua orang ke dalam  kegembiraan. Tidak perlu Fabio Capello untuk memahami bahwa dia jenius,&amp;rdquo;  lanjutnya.

&quot;Apa yang dikatakan Rijkaard kepada saya? Saya tahu bahwa mereka  sudah memiliki tiga pemain asing dan tidak dapat menempatkan orang asing  keempat dalam daftar (skuad) dan dia berkata, 'Fabio jangan khawatir,  tidak ada masalah. Kami entah bagaimana akan berhasil memainkannya.'  Catalan juga memiliki intrik mereka,&amp;rdquo; tukas Capello.
</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Mantan Pelatih Juventus, Fabio Capello, mengungkapkan kalau ia pernah coba untuk merekrut Lionel Messi dari Barcelona pada musim panas 2005. Akan tetapi, hal tersebut sayangnya ditolak oleh pelatih Barca kala itu, Frank Rijkaard.
Pada saat itu, Capello sejatinya tengah menemani Juve bertanding di turnamen pramusim, Joan Gamper Trofi, menghadapi Barca. Di saat itulah Capello langsung terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan Messi. Padahal, kala itu Messi masih berusia 16 tahun.
Baca juga: Inter Gagal Taklukkan Barca, Ini Dalih Conte

Menurut Capello, tidak dibutuhkan sosok pelatih berpengalaman seperti dirinya untuk melihat talenta yang dimiliki Messi. Pasalnya, ketika Messi bermain, semua orang menjadi bahagia karena La Pulga mampu menghidupkan permainan.
&amp;ldquo;Ada banyak kategori dan dia (Messi), Maradona, dan Pele termasuk dalam kelompok jenius. Mereka yang menciptakan hal-hal yang bahkan tidak bisa dipikirkan orang lain. Mereka tidak dibentuk, itu sudah ada dalam DNA mereka. Saya bertemu Messi untuk pertama kalinya di Joan Gamper Trofi, kami memainkan laga Juve-Barcelona, ada 90.000 penonton dan dia berusia 16 tahun,&amp;rdquo; ungkap Capello, mengutip dari Calcio Mercato, Kamis (3/10/2019).
&quot;Saya mendekati Rijkaard setelah 15-20 menit dan bertanya kepadanya:  'Dengar, bisakah Anda meminjamkannya kepada saya selama satu tahun?' Dia  berusia 16 tahun, dia masuk dan mengirim semua orang ke dalam  kegembiraan. Tidak perlu Fabio Capello untuk memahami bahwa dia jenius,&amp;rdquo;  lanjutnya.

&quot;Apa yang dikatakan Rijkaard kepada saya? Saya tahu bahwa mereka  sudah memiliki tiga pemain asing dan tidak dapat menempatkan orang asing  keempat dalam daftar (skuad) dan dia berkata, 'Fabio jangan khawatir,  tidak ada masalah. Kami entah bagaimana akan berhasil memainkannya.'  Catalan juga memiliki intrik mereka,&amp;rdquo; tukas Capello.
</content:encoded></item></channel></rss>
