<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Walter Mazzarri: Torino memang Layak Taklukkan Milan!</title><description>Mazzarri menilai bahwa Torino memang layak memenangkan laga kontra Milan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/47/2110118/walter-mazzarri-torino-memang-layak-taklukkan-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/47/2110118/walter-mazzarri-torino-memang-layak-taklukkan-milan"/><item><title>Walter Mazzarri: Torino memang Layak Taklukkan Milan!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/47/2110118/walter-mazzarri-torino-memang-layak-taklukkan-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/47/2110118/walter-mazzarri-torino-memang-layak-taklukkan-milan</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/47/2110118/walter-mazzarri-torino-memang-layak-taklukkan-milan-9bgqMOqQHy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Walter Mazzarri (Foto: Twitter @TorinoFC_1906)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/47/2110118/walter-mazzarri-torino-memang-layak-taklukkan-milan-9bgqMOqQHy.jpg</image><title>Walter Mazzarri (Foto: Twitter @TorinoFC_1906)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; AC Milan kembali meraih negatif ketika melakoni pekan kelima Liga Italia musim 2019-2020. Menghadapi Torino, skuad Rossoneri &amp;ndash;julukan Milan&amp;ndash; harus menyerah dengan skor akhir 1-2 dari lawannya tersebut.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, pada dini hari tadi WIB, Milan sejatinya tampil menjanjikan pada awal-awal laga. Bahkan mereka sempat unggul lebih dahulu atas Torino tepatnya menit ke-18 melalui gol dari sepakan penalti Krzysztof Piatek.

Akan tetapi setelah unggul satu gol, performa Milan justru menurun. Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Torino untuk membalikkan keadaan. Torino pun akhirnya keluar sebagai pemenang laga kontra Milan melalui brace sang kapten, Andrea Belotti, di menit ke-74 dan 76.
Baca Juga: Torino Bungkam AC Milan 2-1
Kekalahan tersebut pun semakin menambah luka Milan yang pada pertandingan sebelumnya juga harus takluk dari rival sekota mereka, yakni Inter Milan. Hasil buruk itu juga membuat Milan harus terpaku di posisi ke-13 pada klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan torehan enam poin.Seusai pertandingan melawan Milan, pelatih Torino, Walter Mazzarri,  pun lantas memberikan komentarnya. Mazzarri menilai bahwa anak-anak  asuhannya telah bermain luar biasa sepanjang laga, dan layak meraih  kemenangan atas Milan.
&amp;ldquo;Kami ceroboh di babak pertama, ini sering terjadi dan kemudian di  kandang ketika kami mengalami tekanan. Ini juga terjadi saat melawan  Lecce, kami hanya tidak bisa menggerakkan bola. Saat jeda, saya pikir  hal terbaik adalah membiarkan para pemain yang memberitahu apa yang  terjadi,&amp;rdquo; jelas Mazzarri, seperti disadur dari Football Italia, Jumat (27/9/2019).

&amp;ldquo;Saya hanya berusaha memberi mereka jaminan, jadi mengganti ke empat  bek dan kami bisa lebih agresif pada tiga penyerang Milan. Kami lepas  dari tekanan, memainkan laga fantastis dan layak menang,&amp;rdquo; sambung mantan  pelatih Napoli tersebut.
Baca Juga: Kalah dari Torino, Pelatih AC Milan: Ini Penampilan Terbaik Kami
&amp;ldquo;Setelah brace, Andrea harusnya menuntaskan pertandingan  ketika bebas daripada berusaha mengirim umpan kepada Simone Zaza. Mereka  terlalu banyak membantu satu sama lain. Kami kelelahan, bertumbangan  karena kram dan Milan nyaris mencetak gol penyama di akhir laga. Itu  yang terjadi ketika Anda tidak memaksimalkan peluang Anda,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; AC Milan kembali meraih negatif ketika melakoni pekan kelima Liga Italia musim 2019-2020. Menghadapi Torino, skuad Rossoneri &amp;ndash;julukan Milan&amp;ndash; harus menyerah dengan skor akhir 1-2 dari lawannya tersebut.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, pada dini hari tadi WIB, Milan sejatinya tampil menjanjikan pada awal-awal laga. Bahkan mereka sempat unggul lebih dahulu atas Torino tepatnya menit ke-18 melalui gol dari sepakan penalti Krzysztof Piatek.

Akan tetapi setelah unggul satu gol, performa Milan justru menurun. Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Torino untuk membalikkan keadaan. Torino pun akhirnya keluar sebagai pemenang laga kontra Milan melalui brace sang kapten, Andrea Belotti, di menit ke-74 dan 76.
Baca Juga: Torino Bungkam AC Milan 2-1
Kekalahan tersebut pun semakin menambah luka Milan yang pada pertandingan sebelumnya juga harus takluk dari rival sekota mereka, yakni Inter Milan. Hasil buruk itu juga membuat Milan harus terpaku di posisi ke-13 pada klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan torehan enam poin.Seusai pertandingan melawan Milan, pelatih Torino, Walter Mazzarri,  pun lantas memberikan komentarnya. Mazzarri menilai bahwa anak-anak  asuhannya telah bermain luar biasa sepanjang laga, dan layak meraih  kemenangan atas Milan.
&amp;ldquo;Kami ceroboh di babak pertama, ini sering terjadi dan kemudian di  kandang ketika kami mengalami tekanan. Ini juga terjadi saat melawan  Lecce, kami hanya tidak bisa menggerakkan bola. Saat jeda, saya pikir  hal terbaik adalah membiarkan para pemain yang memberitahu apa yang  terjadi,&amp;rdquo; jelas Mazzarri, seperti disadur dari Football Italia, Jumat (27/9/2019).

&amp;ldquo;Saya hanya berusaha memberi mereka jaminan, jadi mengganti ke empat  bek dan kami bisa lebih agresif pada tiga penyerang Milan. Kami lepas  dari tekanan, memainkan laga fantastis dan layak menang,&amp;rdquo; sambung mantan  pelatih Napoli tersebut.
Baca Juga: Kalah dari Torino, Pelatih AC Milan: Ini Penampilan Terbaik Kami
&amp;ldquo;Setelah brace, Andrea harusnya menuntaskan pertandingan  ketika bebas daripada berusaha mengirim umpan kepada Simone Zaza. Mereka  terlalu banyak membantu satu sama lain. Kami kelelahan, bertumbangan  karena kram dan Milan nyaris mencetak gol penyama di akhir laga. Itu  yang terjadi ketika Anda tidak memaksimalkan peluang Anda,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
