<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Gabriel Jesus yang Selalu Jadi Cadangan Aguero</title><description>Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, mengungkapkan rasa kesal yang dimilikinya lantaran selama ini hanya dijadikan pemain cadangan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/45/2110294/curhat-gabriel-jesus-yang-selalu-jadi-cadangan-aguero</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/45/2110294/curhat-gabriel-jesus-yang-selalu-jadi-cadangan-aguero"/><item><title>Curhat Gabriel Jesus yang Selalu Jadi Cadangan Aguero</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/45/2110294/curhat-gabriel-jesus-yang-selalu-jadi-cadangan-aguero</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/27/45/2110294/curhat-gabriel-jesus-yang-selalu-jadi-cadangan-aguero</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2019 21:32 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/27/45/2110294/curhat-gabriel-jesus-yang-selalu-jadi-cadangan-aguero-jMVSRtlYUe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gabriel Jesus (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/27/45/2110294/curhat-gabriel-jesus-yang-selalu-jadi-cadangan-aguero-jMVSRtlYUe.jpg</image><title>Gabriel Jesus (Foto: AFP)</title></images><description>MANCHESTER &amp;ndash; Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, mengungkapkan rasa kesal yang dimilikinya lantaran selama ini hanya dijadikan pemain cadangan. Pasalnya, Manajer Man City, Josep Guardiola, hampir selalu memainkan Sergio Aguero sebagai starter dan Gabriel Jesus hanya bertugas sebagai pemain pengganti saja.
Gabriel Jesus sebenarnya menyadari alasan utama Guardiola lebih sering menjadikan Aguero sebagai starter ketimbang dirinya lantaran mantan penyerang Atletico Madrid tersebut memiliki lebih banyak pengalaman. Selain itu, Aguero juga menampilkan performa yang tidak mengecewakan dengan rutin mencetak gol.
Baca juga: Joao Felix Ternyata Tolak Saran untuk Gabung Man City atau Barcelona

Pada awal kehadirannya di Man City, Gabriel Jesus sejatinya menerima alasan tersebut, mengingat statusnya yang masih pemain muda. Akan tetapi, kini Gabriel Jesus sudah merasa mampu untuk dijadikan pilihan utama dan berharap mendapat kesempatan tampil sebagai starter lebih banyak.
&amp;ldquo;Saya sudah melewati fase di mana saya harus menunggu. Saya sudah berada di sini selama hampir tiga tahun, ini adalah musim keempat saya, dan itu membuat saya ingin bermain lebih banyak. Jelas sangat sulit untuk bersaing memperebutkan tempat dengan Aguero, legenda terbesar klub ini,&amp;rdquo; beber Gabriel Jesus, melansir dari Manchester Evening News, Jumat (27/9/2019).
&amp;ldquo;Meskipun itu bagus untuk tim - dia bermain dengan baik ketika di tim  dan saya melakukan hal yang sama. Saya mengerti keputusan Pep dan  menghormati Sergio, sejarahnya di sini dan apa yang dia lakukan  sekarang,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Orang-orang mengatakan bahwa saya adalah pemain pengganti dalam cara  yang negatif, tetapi mereka lupa bahwa saya tidak berada di bangku  karena penampilan yang buruk. Itu karena Aguero luar biasa. Saya sudah  belajar bukan bagaimana menunggu, tetapi bagaimana memahami situasi  ini,&quot; tandas penyerang asal Brasil itu.
Musim lalu, kala Man City manyabet treble winner kompetisi domestik  dan melaju hingga perempatfinal Liga Champions, Gabriel Jesus tak merasa  dapat waktu bermain yang banyak. Ia hanya dipercaya tampil sebagai  starter sebanyak delapan kali di Liga Inggris dan empat kali di Liga  Champions.
</description><content:encoded>MANCHESTER &amp;ndash; Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, mengungkapkan rasa kesal yang dimilikinya lantaran selama ini hanya dijadikan pemain cadangan. Pasalnya, Manajer Man City, Josep Guardiola, hampir selalu memainkan Sergio Aguero sebagai starter dan Gabriel Jesus hanya bertugas sebagai pemain pengganti saja.
Gabriel Jesus sebenarnya menyadari alasan utama Guardiola lebih sering menjadikan Aguero sebagai starter ketimbang dirinya lantaran mantan penyerang Atletico Madrid tersebut memiliki lebih banyak pengalaman. Selain itu, Aguero juga menampilkan performa yang tidak mengecewakan dengan rutin mencetak gol.
Baca juga: Joao Felix Ternyata Tolak Saran untuk Gabung Man City atau Barcelona

Pada awal kehadirannya di Man City, Gabriel Jesus sejatinya menerima alasan tersebut, mengingat statusnya yang masih pemain muda. Akan tetapi, kini Gabriel Jesus sudah merasa mampu untuk dijadikan pilihan utama dan berharap mendapat kesempatan tampil sebagai starter lebih banyak.
&amp;ldquo;Saya sudah melewati fase di mana saya harus menunggu. Saya sudah berada di sini selama hampir tiga tahun, ini adalah musim keempat saya, dan itu membuat saya ingin bermain lebih banyak. Jelas sangat sulit untuk bersaing memperebutkan tempat dengan Aguero, legenda terbesar klub ini,&amp;rdquo; beber Gabriel Jesus, melansir dari Manchester Evening News, Jumat (27/9/2019).
&amp;ldquo;Meskipun itu bagus untuk tim - dia bermain dengan baik ketika di tim  dan saya melakukan hal yang sama. Saya mengerti keputusan Pep dan  menghormati Sergio, sejarahnya di sini dan apa yang dia lakukan  sekarang,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Orang-orang mengatakan bahwa saya adalah pemain pengganti dalam cara  yang negatif, tetapi mereka lupa bahwa saya tidak berada di bangku  karena penampilan yang buruk. Itu karena Aguero luar biasa. Saya sudah  belajar bukan bagaimana menunggu, tetapi bagaimana memahami situasi  ini,&quot; tandas penyerang asal Brasil itu.
Musim lalu, kala Man City manyabet treble winner kompetisi domestik  dan melaju hingga perempatfinal Liga Champions, Gabriel Jesus tak merasa  dapat waktu bermain yang banyak. Ia hanya dipercaya tampil sebagai  starter sebanyak delapan kali di Liga Inggris dan empat kali di Liga  Champions.
</content:encoded></item></channel></rss>
