<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Van Dijk Tak Terpilih Jadi Pemain Terbaik FIFA karena Berposisi Bek</title><description>Bek Liverpool, Virgil van Dijk, hanya bisa menjadi runner-up dalam pemilihan Pemain Terbaik FIFA 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/25/51/2109076/van-dijk-tak-terpilih-jadi-pemain-terbaik-fifa-karena-berposisi-bek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/25/51/2109076/van-dijk-tak-terpilih-jadi-pemain-terbaik-fifa-karena-berposisi-bek"/><item><title>Van Dijk Tak Terpilih Jadi Pemain Terbaik FIFA karena Berposisi Bek</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/25/51/2109076/van-dijk-tak-terpilih-jadi-pemain-terbaik-fifa-karena-berposisi-bek</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/25/51/2109076/van-dijk-tak-terpilih-jadi-pemain-terbaik-fifa-karena-berposisi-bek</guid><pubDate>Rabu 25 September 2019 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/25/51/2109076/van-dijk-tak-terpilih-jadi-pemain-terbaik-fifa-karena-berposisi-bek-ZBRLBrG42G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virgil van Dijk (Foto: Twitter Van Dijk)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/25/51/2109076/van-dijk-tak-terpilih-jadi-pemain-terbaik-fifa-karena-berposisi-bek-ZBRLBrG42G.jpg</image><title>Virgil van Dijk (Foto: Twitter Van Dijk)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Bek Liverpool, Virgil van Dijk, hanya bisa menjadi runner-up dalam pemilihan Pemain Terbaik FIFA 2019. Van Dijk pasalnya dikalahkan oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi, yang unggul delapan poin darinya. Hasil ini pun sempat menuai pro dan kontra.
Sejumlah pihak pasalnya mengklaim kalau Van Dijk yang lebih pantas memenangkan penghargaan tersebut ketimbang Messi. Adapun salah satu orang yang menyuarakan hal tersebut adalah mantan pelatih Van Dijk di Glasgow Celtic, Neil Lennon.
Baca juga: Messi Cedera Lagi, Valverde Beri Penjelasan

Jika yang menjadi patokannya adalah angka-angka, seperti jumlah gol dan sebagainya, Lennon tak terkejut kalau Messi yang menjadi pemenangnya. Akan tetapi, jika bicara soal performa dan prestasi dalam satu tahun terakhir, ia menilai Van Dijk masih lebih baik dengan mengantarkan Liverpool juara Liga Champions 2018-2019.
&amp;ldquo;Messi adalah Messi dan, jika Anda melihat angka-angkanya, kami mungkin menerima begitu saja apa yang ia lakukan karena ia melakukannya dengan sangat baik secara teratur. Tapi saya pikir Virgil adalah pemain yang luar biasa di sepakbola domestik dan Eropa tahun ini dan dia pantas memenangkannya. Saya kecewa untuknya,&quot; ujar Lennon, mengutip dari Sky Sports, Rabu (25/9/2019).
Terakhir kali ada seorang bek yang menyabet penghargaan Pemain  Terbaik FIFA adalah pada 2006. Kala itu Fabio Cannavaro didapuk sebagai  yang terbaik usai mengantarkan Timnas Italia juara Piala Dunia 2006.  Sejak saat itu, belum ada lagi bek yang memenangkan penghargaan  individual bergengsi, utamanya sejak memasuki era Cristiano Ronaldo dan  Lionel Messi.

&amp;ldquo;Kami berada di era Ronaldo dan Messi. Kami beruntung memiliki mereka  dan kami harus menikmatinya. Luar biasa adalah pernyataan yang  meremehkan jika menyangkut keduanya. Tapi saya merasa bahwa sebagai bek  tengah, ia (Van Dijk) sungguh luar biasa dalam setiap aspek  permainannya,&quot; lanjut Lennon.
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Bek Liverpool, Virgil van Dijk, hanya bisa menjadi runner-up dalam pemilihan Pemain Terbaik FIFA 2019. Van Dijk pasalnya dikalahkan oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi, yang unggul delapan poin darinya. Hasil ini pun sempat menuai pro dan kontra.
Sejumlah pihak pasalnya mengklaim kalau Van Dijk yang lebih pantas memenangkan penghargaan tersebut ketimbang Messi. Adapun salah satu orang yang menyuarakan hal tersebut adalah mantan pelatih Van Dijk di Glasgow Celtic, Neil Lennon.
Baca juga: Messi Cedera Lagi, Valverde Beri Penjelasan

Jika yang menjadi patokannya adalah angka-angka, seperti jumlah gol dan sebagainya, Lennon tak terkejut kalau Messi yang menjadi pemenangnya. Akan tetapi, jika bicara soal performa dan prestasi dalam satu tahun terakhir, ia menilai Van Dijk masih lebih baik dengan mengantarkan Liverpool juara Liga Champions 2018-2019.
&amp;ldquo;Messi adalah Messi dan, jika Anda melihat angka-angkanya, kami mungkin menerima begitu saja apa yang ia lakukan karena ia melakukannya dengan sangat baik secara teratur. Tapi saya pikir Virgil adalah pemain yang luar biasa di sepakbola domestik dan Eropa tahun ini dan dia pantas memenangkannya. Saya kecewa untuknya,&quot; ujar Lennon, mengutip dari Sky Sports, Rabu (25/9/2019).
Terakhir kali ada seorang bek yang menyabet penghargaan Pemain  Terbaik FIFA adalah pada 2006. Kala itu Fabio Cannavaro didapuk sebagai  yang terbaik usai mengantarkan Timnas Italia juara Piala Dunia 2006.  Sejak saat itu, belum ada lagi bek yang memenangkan penghargaan  individual bergengsi, utamanya sejak memasuki era Cristiano Ronaldo dan  Lionel Messi.

&amp;ldquo;Kami berada di era Ronaldo dan Messi. Kami beruntung memiliki mereka  dan kami harus menikmatinya. Luar biasa adalah pernyataan yang  meremehkan jika menyangkut keduanya. Tapi saya merasa bahwa sebagai bek  tengah, ia (Van Dijk) sungguh luar biasa dalam setiap aspek  permainannya,&quot; lanjut Lennon.
</content:encoded></item></channel></rss>
