<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Kekalahan 0-3 Real Madrid dari PSG</title><description>Berikut ini adalah lima fakta soal kekalahan telak Los Blancos dari Les Parisiens.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/19/261/2106880/5-fakta-kekalahan-0-3-real-madrid-dari-psg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/19/261/2106880/5-fakta-kekalahan-0-3-real-madrid-dari-psg"/><item><title>5 Fakta Kekalahan 0-3 Real Madrid dari PSG</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/19/261/2106880/5-fakta-kekalahan-0-3-real-madrid-dari-psg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/19/261/2106880/5-fakta-kekalahan-0-3-real-madrid-dari-psg</guid><pubDate>Kamis 19 September 2019 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/19/261/2106880/5-fakta-kekalahan-0-3-real-madrid-dari-psg-0racnYsHv6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PSG vs Real Madrid (Foo: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/19/261/2106880/5-fakta-kekalahan-0-3-real-madrid-dari-psg-0racnYsHv6.jpg</image><title>PSG vs Real Madrid (Foo: UEFA)</title></images><description>REAL Madrid mengalami kekalahan telak dengan skor 0-3 kala bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga perdana babak penyisihan Grup A Liga Champions 2019-2020. Luar  biasanya, PSG mampu mengalahkan Madrid meski tanpa diperkuat sejumlah pemain utama mereka, seperti Kylian Mbappe dan Neymar da Silva.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Parc des Princes tersebut, PSG benar-benar mendominasi jalannya permainan. Pasalnya, sepanjang pertandingan berlangsung, Madrid tak mampu melepaskan satu pun shot on target. Berikut ini adalah lima fakta kekalahan Los Blancos dari Les Parisiens menyadur dari Sportskeeda:
5. Real Madrid Menjadi Bayangan Diri Mereka yang Sebelumnya

Bersama Zinedine Zidane, Real Madrid pernah merasakan kejayaan menjuarai Liga Champions tiga musim beruntun, yakni dalam medio 2016-2018. Sayangnya, pada laga melawan PSG semalam, Los Blancos justru tak mampu menampilkan performa terbaiknya.
Dalam pertandingan tersebut, Madrid sebenarnya menurunkan enam pemain yang pernah terlibat dalam tiga laga final Los Blancos di Liga Champions. Akan tetapi, performa keenam pemain tersebut malah jauh dari kata memuaskan.
Salah satunya adalah Toni Kroos yang selama ini dikenal sebagai deep-lying playmaker. Namun semalam, Kroos tak mampu memberikan umpan-umpan akurat dan bola malah jatuh dengan mudah ke kaki pemain PSG. Begitu pun dengan Karim Benzema yang hampir di sepanjang pertandingan tak memberikan kontribusi berarti dan malah menjadi seperti penonton.

4. Gelandang PSG Tampil Trengginas

Dalam pertandingan semalam, Pelatih PSG, Thomas Tuchel, menurunkan  Marco Verratti, Marquinhos, dan Idrissa Gueye di lini tengah. Luar  biasanya, ketiga pemain tersebut tampil saling melengkapi satu sama  lain. Seperti misalnya Marquinhos yang kerap memberikan umpan-umpan  silang untuk membongkar pertahanan Los Blancos.
Sementara itu, Verratti selalu mencari-cari peluang, menemukan ruang,  untuk mengirimkan bola kepada barisan penyerang. Sedangkan Gueye, mampu  tampil solid menjaga area dalam PSG. Meski musim lalu Gueye hanya  bermain untuk Everton yang finis di posisi kedelapan Liga Inggis, namun  gelandang asal Senegal itu tak terlihat gugup saat berduel dengan para  pemain Madrid.
3. Real Madrid Kehilangan Sergio Ramos

Real Madrid sejatinya tidak diperkuat oleh sang kapten, Sergio Ramos,   pada laga melawan PSG semalam. Pasalnya, pada babak 16 besar Liga   Champions musim lalu, Ramos mendapat kartu kuning saat melawan Ajax dan   harus absen di dua pertandingan.
Posisi Ramos pun digantikan oleh rekrutan anyar Madrid, Eder Militao.   Sayangnya, Militao tampil kurang memuaskan. Gol pertama PSG bisa   dibilang adalah kesalahan Militao karena tak menutup ruang tembak Angel   Di Maria ke tiang dekat. Selain itu, absennya Ramos juga membuat lini   pertahanan Madrid tidak terkoordinir dengan baik.

2. Angel Di Maria Pemilik Nomor 11 yang Lebih Baik

Winger PSG, Angel Di Maria, tampil sebagai bintang dalam pertandingan    semalam lantaran mampu mencetak dua gol. Kondisi tersebut membuat Di    Maria mampu membuktikan diri bahwa dirinya adalah pemilik nomor 11  yang   lebih baik ketimbang winger Madrid, Gareth Bale.
Kontribusi yang diberikan Di Maria dalam laga tersebut sangat terasa.    Selain membukukan gol dengan finishing-nya yang klinis, winger    berpaspor Argentina itu juga kerap memberikan umpan-umpan terukur yang    merepotkan baris pertahanan Madrid. Gol ketiga PSG sejatinya juga tak    lepas dari kecerdikan Di Maria yang mengirimkan bola sehingga    menempatkan Meunier pada posisi 2 vs 1 bersama dengan Bernat.
1. Eden Hazard Kurang Menggigit

Laga kontra PSG sejatinya menjadi pertandingan perdana Eden Hazard     untuk Real Madrid di Liga Champions. Sayangnya, meski tampil sebagai     starter, Hazard tak bisa menampilkan performa yang brilian. Kapten     Timnas Belgia itu nampak belum terkoneksi secara baik dengan dua     penyerang Madrid lainnya, Karim Benzema dan Gareth Bale.
Setiap kali memegang bola, Hazard nampak banyak melakukan     pertimbangan, apakah akan mengoper pendek, memberi umpan silang, atau     tetap menggiringnya sendiri. Tak ayal, kondisi tersebut membuat baris     pertahanan PSG kembali ke posnya masing-masing dan menutup celah     serangan Madrid.</description><content:encoded>REAL Madrid mengalami kekalahan telak dengan skor 0-3 kala bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga perdana babak penyisihan Grup A Liga Champions 2019-2020. Luar  biasanya, PSG mampu mengalahkan Madrid meski tanpa diperkuat sejumlah pemain utama mereka, seperti Kylian Mbappe dan Neymar da Silva.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Parc des Princes tersebut, PSG benar-benar mendominasi jalannya permainan. Pasalnya, sepanjang pertandingan berlangsung, Madrid tak mampu melepaskan satu pun shot on target. Berikut ini adalah lima fakta kekalahan Los Blancos dari Les Parisiens menyadur dari Sportskeeda:
5. Real Madrid Menjadi Bayangan Diri Mereka yang Sebelumnya

Bersama Zinedine Zidane, Real Madrid pernah merasakan kejayaan menjuarai Liga Champions tiga musim beruntun, yakni dalam medio 2016-2018. Sayangnya, pada laga melawan PSG semalam, Los Blancos justru tak mampu menampilkan performa terbaiknya.
Dalam pertandingan tersebut, Madrid sebenarnya menurunkan enam pemain yang pernah terlibat dalam tiga laga final Los Blancos di Liga Champions. Akan tetapi, performa keenam pemain tersebut malah jauh dari kata memuaskan.
Salah satunya adalah Toni Kroos yang selama ini dikenal sebagai deep-lying playmaker. Namun semalam, Kroos tak mampu memberikan umpan-umpan akurat dan bola malah jatuh dengan mudah ke kaki pemain PSG. Begitu pun dengan Karim Benzema yang hampir di sepanjang pertandingan tak memberikan kontribusi berarti dan malah menjadi seperti penonton.

4. Gelandang PSG Tampil Trengginas

Dalam pertandingan semalam, Pelatih PSG, Thomas Tuchel, menurunkan  Marco Verratti, Marquinhos, dan Idrissa Gueye di lini tengah. Luar  biasanya, ketiga pemain tersebut tampil saling melengkapi satu sama  lain. Seperti misalnya Marquinhos yang kerap memberikan umpan-umpan  silang untuk membongkar pertahanan Los Blancos.
Sementara itu, Verratti selalu mencari-cari peluang, menemukan ruang,  untuk mengirimkan bola kepada barisan penyerang. Sedangkan Gueye, mampu  tampil solid menjaga area dalam PSG. Meski musim lalu Gueye hanya  bermain untuk Everton yang finis di posisi kedelapan Liga Inggis, namun  gelandang asal Senegal itu tak terlihat gugup saat berduel dengan para  pemain Madrid.
3. Real Madrid Kehilangan Sergio Ramos

Real Madrid sejatinya tidak diperkuat oleh sang kapten, Sergio Ramos,   pada laga melawan PSG semalam. Pasalnya, pada babak 16 besar Liga   Champions musim lalu, Ramos mendapat kartu kuning saat melawan Ajax dan   harus absen di dua pertandingan.
Posisi Ramos pun digantikan oleh rekrutan anyar Madrid, Eder Militao.   Sayangnya, Militao tampil kurang memuaskan. Gol pertama PSG bisa   dibilang adalah kesalahan Militao karena tak menutup ruang tembak Angel   Di Maria ke tiang dekat. Selain itu, absennya Ramos juga membuat lini   pertahanan Madrid tidak terkoordinir dengan baik.

2. Angel Di Maria Pemilik Nomor 11 yang Lebih Baik

Winger PSG, Angel Di Maria, tampil sebagai bintang dalam pertandingan    semalam lantaran mampu mencetak dua gol. Kondisi tersebut membuat Di    Maria mampu membuktikan diri bahwa dirinya adalah pemilik nomor 11  yang   lebih baik ketimbang winger Madrid, Gareth Bale.
Kontribusi yang diberikan Di Maria dalam laga tersebut sangat terasa.    Selain membukukan gol dengan finishing-nya yang klinis, winger    berpaspor Argentina itu juga kerap memberikan umpan-umpan terukur yang    merepotkan baris pertahanan Madrid. Gol ketiga PSG sejatinya juga tak    lepas dari kecerdikan Di Maria yang mengirimkan bola sehingga    menempatkan Meunier pada posisi 2 vs 1 bersama dengan Bernat.
1. Eden Hazard Kurang Menggigit

Laga kontra PSG sejatinya menjadi pertandingan perdana Eden Hazard     untuk Real Madrid di Liga Champions. Sayangnya, meski tampil sebagai     starter, Hazard tak bisa menampilkan performa yang brilian. Kapten     Timnas Belgia itu nampak belum terkoneksi secara baik dengan dua     penyerang Madrid lainnya, Karim Benzema dan Gareth Bale.
Setiap kali memegang bola, Hazard nampak banyak melakukan     pertimbangan, apakah akan mengoper pendek, memberi umpan silang, atau     tetap menggiringnya sendiri. Tak ayal, kondisi tersebut membuat baris     pertahanan PSG kembali ke posnya masing-masing dan menutup celah     serangan Madrid.</content:encoded></item></channel></rss>
