<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ronaldo Tak Kuasa Menahan Tangis saat Melihat Video Ayahnya</title><description>Cristiano Ronaldo menangis melihat video ayahnya yang kini telah meninggal dunia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/17/51/2105701/ronaldo-tak-kuasa-menahan-tangis-saat-melihat-video-ayahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/17/51/2105701/ronaldo-tak-kuasa-menahan-tangis-saat-melihat-video-ayahnya"/><item><title>Ronaldo Tak Kuasa Menahan Tangis saat Melihat Video Ayahnya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/17/51/2105701/ronaldo-tak-kuasa-menahan-tangis-saat-melihat-video-ayahnya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/17/51/2105701/ronaldo-tak-kuasa-menahan-tangis-saat-melihat-video-ayahnya</guid><pubDate>Selasa 17 September 2019 05:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/17/51/2105701/ronaldo-tak-kuasa-menahan-tangis-saat-melihat-video-ayahnya-alxdX3hb35.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/17/51/2105701/ronaldo-tak-kuasa-menahan-tangis-saat-melihat-video-ayahnya-alxdX3hb35.jpg</image><title>Cristiano Ronaldo (Foto: AFP)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Sebagai pesepakbola top dunia, Cristiano Ronaldo tentunya sering mendapat undangan untuk melakukan wawancara. Akan tetapi, ketika ia diwawancara oleh Piers Morgan dalam acara Good Morning Britain, sebuah hal mengejutkan terjadi lantaran Ronaldo menangis tersedu-sedu.
Pada sesi wawancara tersebut, Ronaldo dipelihatkan video yang menampilkan ayahnya, Jose Dinis Aveiro. Video itu direkam sebelum ayah Ronaldo meninggal dunia karena kecanduan alkohol pada 2005 dan sedang diwawancarai di luar rumahnya. Uniknya, Ronaldo sendiri malah belum pernah melihat video tersebut sama sekali.
Baca juga: Guardiola Nilai Sterling Belum Sejajar dengan Ronaldo dan Messi

Dalam video tersebut, Aveiro terlihat mengekspresikan kebanggaannya atas prestasi putranya di TV Norwegia. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Ronaldo menangis tersedu-sedu. Pasalnya, Aveiro meninggal dunia sebelum sempat melihat Ronaldo meraih kesuksesan. Aveiro meninggal di usia 52 tahun, sedangkan Ronaldo masih 20 tahun dan belum berapa lama bergabung dengan Man United.
&quot;Maaf. ssaya tidak pernah melihat video itu. (Saya) menjadi nomor satu dan dia tidak melihat apa-apa. Dia tidak melihat saya menerima penghargaan. Keluarga saya melihatnya, ibu saya, saudara-saudara saya, bahkan anak tertua saja. Tetapi ayah saya, dia tidak melihat apa-apa, dan itu&amp;hellip; dia mati muda,&quot; ujar Ronaldo, dalam wawancara tersebut, Selasa (17/9/2019).

Selanjutnya Ronaldo menerangkan bahwa ia sebenarnya tidak begitu  benar-benar mengenal sosok ayahnya. Karena Aveiro adalah pecandu alkohol  dan sering dalam keadaan mabuk, sehingga membuat Ronaldo kesulitan  untuk berbicara normal dengannya.

&quot;Tapi saya benar-benar tidak mengenal ayahku 100%. Dia orang yang  mabuk. Saya tidak pernah berbicara dengannya, seperti percakapan normal.  Itu sulit,&amp;rdquo; ujar Ronaldo.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Sebagai pesepakbola top dunia, Cristiano Ronaldo tentunya sering mendapat undangan untuk melakukan wawancara. Akan tetapi, ketika ia diwawancara oleh Piers Morgan dalam acara Good Morning Britain, sebuah hal mengejutkan terjadi lantaran Ronaldo menangis tersedu-sedu.
Pada sesi wawancara tersebut, Ronaldo dipelihatkan video yang menampilkan ayahnya, Jose Dinis Aveiro. Video itu direkam sebelum ayah Ronaldo meninggal dunia karena kecanduan alkohol pada 2005 dan sedang diwawancarai di luar rumahnya. Uniknya, Ronaldo sendiri malah belum pernah melihat video tersebut sama sekali.
Baca juga: Guardiola Nilai Sterling Belum Sejajar dengan Ronaldo dan Messi

Dalam video tersebut, Aveiro terlihat mengekspresikan kebanggaannya atas prestasi putranya di TV Norwegia. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Ronaldo menangis tersedu-sedu. Pasalnya, Aveiro meninggal dunia sebelum sempat melihat Ronaldo meraih kesuksesan. Aveiro meninggal di usia 52 tahun, sedangkan Ronaldo masih 20 tahun dan belum berapa lama bergabung dengan Man United.
&quot;Maaf. ssaya tidak pernah melihat video itu. (Saya) menjadi nomor satu dan dia tidak melihat apa-apa. Dia tidak melihat saya menerima penghargaan. Keluarga saya melihatnya, ibu saya, saudara-saudara saya, bahkan anak tertua saja. Tetapi ayah saya, dia tidak melihat apa-apa, dan itu&amp;hellip; dia mati muda,&quot; ujar Ronaldo, dalam wawancara tersebut, Selasa (17/9/2019).

Selanjutnya Ronaldo menerangkan bahwa ia sebenarnya tidak begitu  benar-benar mengenal sosok ayahnya. Karena Aveiro adalah pecandu alkohol  dan sering dalam keadaan mabuk, sehingga membuat Ronaldo kesulitan  untuk berbicara normal dengannya.

&quot;Tapi saya benar-benar tidak mengenal ayahku 100%. Dia orang yang  mabuk. Saya tidak pernah berbicara dengannya, seperti percakapan normal.  Itu sulit,&amp;rdquo; ujar Ronaldo.</content:encoded></item></channel></rss>
