<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Icardi yang Tak Disiplin Cocok untuk PSG</title><description>Paolo Di Canio tak terkejut Icardi merapat ke PSG.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/12/51/2103790/icardi-yang-tak-disiplin-cocok-untuk-psg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/12/51/2103790/icardi-yang-tak-disiplin-cocok-untuk-psg"/><item><title>Icardi yang Tak Disiplin Cocok untuk PSG</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/12/51/2103790/icardi-yang-tak-disiplin-cocok-untuk-psg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/12/51/2103790/icardi-yang-tak-disiplin-cocok-untuk-psg</guid><pubDate>Kamis 12 September 2019 07:17 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/12/51/2103790/icardi-yang-tak-disiplin-cocok-untuk-psg-dOBfwJHeCA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mauro Icardi (Foto: Laman resmi PSG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/12/51/2103790/icardi-yang-tak-disiplin-cocok-untuk-psg-dOBfwJHeCA.jpg</image><title>Mauro Icardi (Foto: Laman resmi PSG)</title></images><description>ROMA &amp;ndash; Sebelum bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2019, Mauro Icardi sempat dikaitkan dengan sejumlah klub, seperti Napoli, AS Monaco, AS Roma, hingga AC Milan. Akan tetapi, menurut mantan pesepakbola Italia, Paolo Di Canio, Icardi memang paling cocok bergabung dengan PSG.
Di Canio pasalnya memandang Icardi sebagai seorang yang tidak disiplin dan kerap membuat masalah. Sebenarnya itu adalah faktor mengapa Inter memutuskan untuk tak lagi menggunakan jasa Icardi. Sedangkan PSG, dinilai Di Canio sebagai klub tempat berkumpulnya para pemain yang tidak disiplin.
Baca juga: Icardi Disebut Tidak Ingin Tinggalkan Inter Milan

Di Canio justru akan terkejut jika Icardi bergabung dengan Napoli yang kini ditangani Carlo Ancelotti. Karena menurutnya, Ancelotti tidak membutuhkan sosok penyerang seperti Icardi. Dari segi teknis, Dries Mertens dinilai masih lebih baik ketimbang Icardi.
&quot;Dia di PSG? Tidak heran, karena klub Prancis adalah tempat pendaratan alami bagi para pemain yang tidak disiplin. Tapi serius, mengapa Ancelotti menginginkan seseorang seperti Icardi, yang tidak dapat meminta maaf kepada rekan satu timnya untuk kata-kata agen sekaligus istrinya,&amp;rdquo; ujar Di Canio, melansir dari Goal, Kamis (12/9/2019).
&amp;ldquo;Kemudian juga, dari sudut pandang teknis, Carlo membutuhkan striker  imajinatif seperti Mertens. Icardi hanya mencetak gol ketika bola datang  dengan umpan silang dari garis akhir. Selebihnya, tidak mampu melakukan  apa pun yang seharusnya bisa dilakukan oleh striker modern. Jika dia  tidak mencetak gol, dia tidak pernah memberikan bantuan kepada tim,&amp;rdquo;  tukas Di Canio.

Icardi bergabung dengan PSG dengan status pinjaman selama satu musim.  Akan tetapi, PSG memiliki opsi untuk mempermanenkan penyerang asal  Argentina itu dengan tebusan 70 juta euro atau sekira Rp1 triliun.</description><content:encoded>ROMA &amp;ndash; Sebelum bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2019, Mauro Icardi sempat dikaitkan dengan sejumlah klub, seperti Napoli, AS Monaco, AS Roma, hingga AC Milan. Akan tetapi, menurut mantan pesepakbola Italia, Paolo Di Canio, Icardi memang paling cocok bergabung dengan PSG.
Di Canio pasalnya memandang Icardi sebagai seorang yang tidak disiplin dan kerap membuat masalah. Sebenarnya itu adalah faktor mengapa Inter memutuskan untuk tak lagi menggunakan jasa Icardi. Sedangkan PSG, dinilai Di Canio sebagai klub tempat berkumpulnya para pemain yang tidak disiplin.
Baca juga: Icardi Disebut Tidak Ingin Tinggalkan Inter Milan

Di Canio justru akan terkejut jika Icardi bergabung dengan Napoli yang kini ditangani Carlo Ancelotti. Karena menurutnya, Ancelotti tidak membutuhkan sosok penyerang seperti Icardi. Dari segi teknis, Dries Mertens dinilai masih lebih baik ketimbang Icardi.
&quot;Dia di PSG? Tidak heran, karena klub Prancis adalah tempat pendaratan alami bagi para pemain yang tidak disiplin. Tapi serius, mengapa Ancelotti menginginkan seseorang seperti Icardi, yang tidak dapat meminta maaf kepada rekan satu timnya untuk kata-kata agen sekaligus istrinya,&amp;rdquo; ujar Di Canio, melansir dari Goal, Kamis (12/9/2019).
&amp;ldquo;Kemudian juga, dari sudut pandang teknis, Carlo membutuhkan striker  imajinatif seperti Mertens. Icardi hanya mencetak gol ketika bola datang  dengan umpan silang dari garis akhir. Selebihnya, tidak mampu melakukan  apa pun yang seharusnya bisa dilakukan oleh striker modern. Jika dia  tidak mencetak gol, dia tidak pernah memberikan bantuan kepada tim,&amp;rdquo;  tukas Di Canio.

Icardi bergabung dengan PSG dengan status pinjaman selama satu musim.  Akan tetapi, PSG memiliki opsi untuk mempermanenkan penyerang asal  Argentina itu dengan tebusan 70 juta euro atau sekira Rp1 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
