<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beto Goncalves Siap jika Laga Indonesia vs Thailand Minim Penonton</title><description>Beto tidak masalah jika laga Indonesia vs Thailand tidak dihadiri banyak penonton.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/10/51/2102825/beto-goncalves-siap-jika-laga-indonesia-vs-thailand-minim-penonton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/10/51/2102825/beto-goncalves-siap-jika-laga-indonesia-vs-thailand-minim-penonton"/><item><title>Beto Goncalves Siap jika Laga Indonesia vs Thailand Minim Penonton</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/10/51/2102825/beto-goncalves-siap-jika-laga-indonesia-vs-thailand-minim-penonton</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/10/51/2102825/beto-goncalves-siap-jika-laga-indonesia-vs-thailand-minim-penonton</guid><pubDate>Selasa 10 September 2019 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/10/51/2102825/beto-goncalves-siap-jika-laga-indonesia-vs-thailand-minim-penonton-eMqwH0SBsq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beto dan Andik saat merayakan gol ke gawang Malaysia. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/10/51/2102825/beto-goncalves-siap-jika-laga-indonesia-vs-thailand-minim-penonton-eMqwH0SBsq.jpg</image><title>Beto dan Andik saat merayakan gol ke gawang Malaysia. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penyerang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Beto Goncalves, sudah siap jika laga timnya kontra Thailand pada nanti malam tidak dihadiri banyak penonton. Pesepakbola keturunan Brasil itu mengaku, lebih baik didukung sedikit suporter tapi 100 persen mendukung, ketimbang banyak namun bikin rusuh seperti laga kontra Malaysia beberapa hari lalu.
Saat menghadapi Malaysia pada Kamis 5 September 2019, sekira 55 ribu suporter memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Stadion pun sempat gemuruh, setidaknya hingga pertandingan melewati satu jam pertandingan.

Akan tetapi, setelah Malaysia menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 65 lewat aksi Muhammad Syafiq, oknum suporter Indonesia membuat ulah. Oknum tersebut menyerang ratusan suporter Malaysia yang berada di tribun bawah.
BACA JUGA: Prakiraan Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Setelah insiden tersebut, fokus personel Timnas Indonesia mengalami penurunan. Ujung-ujungnya, Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia. Kekalahan tersebut praktis menurunkan motivasi masyarakat sepakbola Indonesia untuk mendukung langsung ke SUGBK saat skuad Garuda jumpa Thailand malam ini.&quot;Kemarin kami memang sedang di bawah tekanan, tapi kalau bicara kurang penonton tidak terlalu pressure untuk kami. Biarpun sedikit suporter yang datang, tapi 100 persen dukung kami, itu lebih bagus daripada banyak tapi ada yang rusuh seperti kemarin. Lebih bagus kami fokus tim kita sendiri, dan terima dukungan dari suporter meski nanti yang datang sedikit,&quot; kata Beto mengutip dari Goal, Selasa (10/9/2019).

Terlepas dari banyak atau tidaknya suporter di laga nanti, kemenangan wajib disabet Timnas Indonesia. Sebab, hanya kemenangan yang dapat membuka peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penyerang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Beto Goncalves, sudah siap jika laga timnya kontra Thailand pada nanti malam tidak dihadiri banyak penonton. Pesepakbola keturunan Brasil itu mengaku, lebih baik didukung sedikit suporter tapi 100 persen mendukung, ketimbang banyak namun bikin rusuh seperti laga kontra Malaysia beberapa hari lalu.
Saat menghadapi Malaysia pada Kamis 5 September 2019, sekira 55 ribu suporter memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Stadion pun sempat gemuruh, setidaknya hingga pertandingan melewati satu jam pertandingan.

Akan tetapi, setelah Malaysia menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 65 lewat aksi Muhammad Syafiq, oknum suporter Indonesia membuat ulah. Oknum tersebut menyerang ratusan suporter Malaysia yang berada di tribun bawah.
BACA JUGA: Prakiraan Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Setelah insiden tersebut, fokus personel Timnas Indonesia mengalami penurunan. Ujung-ujungnya, Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia. Kekalahan tersebut praktis menurunkan motivasi masyarakat sepakbola Indonesia untuk mendukung langsung ke SUGBK saat skuad Garuda jumpa Thailand malam ini.&quot;Kemarin kami memang sedang di bawah tekanan, tapi kalau bicara kurang penonton tidak terlalu pressure untuk kami. Biarpun sedikit suporter yang datang, tapi 100 persen dukung kami, itu lebih bagus daripada banyak tapi ada yang rusuh seperti kemarin. Lebih bagus kami fokus tim kita sendiri, dan terima dukungan dari suporter meski nanti yang datang sedikit,&quot; kata Beto mengutip dari Goal, Selasa (10/9/2019).

Terlepas dari banyak atau tidaknya suporter di laga nanti, kemenangan wajib disabet Timnas Indonesia. Sebab, hanya kemenangan yang dapat membuka peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.</content:encoded></item></channel></rss>
