<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Thailand Kehilangan Banyak Penyerang, Nishino Pusing</title><description>Nishino pusing setelah Timnas Thailand kehilangan banyak penyerang jelang menghadapi Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/09/51/2102554/timnas-thailand-kehilangan-banyak-penyerang-nishino-pusing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/09/51/2102554/timnas-thailand-kehilangan-banyak-penyerang-nishino-pusing"/><item><title>Timnas Thailand Kehilangan Banyak Penyerang, Nishino Pusing</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/09/51/2102554/timnas-thailand-kehilangan-banyak-penyerang-nishino-pusing</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/09/51/2102554/timnas-thailand-kehilangan-banyak-penyerang-nishino-pusing</guid><pubDate>Senin 09 September 2019 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/09/51/2102554/timnas-thailand-kehilangan-banyak-penyerang-nishino-pusing-9Qq9TCv3fh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nishino (kanan) masih bingung Thailand sulit mencetak gol. (Foto: AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/09/51/2102554/timnas-thailand-kehilangan-banyak-penyerang-nishino-pusing-9Qq9TCv3fh.jpg</image><title>Nishino (kanan) masih bingung Thailand sulit mencetak gol. (Foto: AFC)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Thailand, Akira Nishino, dibuat pusing akibat cedera yang dialami dua penyerang mereka, Teerasil Dangda dan Adisak Kraisorn. Akibatnya, Nishino tidak bisa membawa kedua pemain di atas dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang dijalani Thailand kontra Vietnam dan Indonesia.
Dari 23 pemain yang dibawa Nishino untuk laga kontra Vietnam dan Indonesia, juru taktik asal Jepang itu hanya membawa satu penyerang yakni Supachai Jaided. Pelatih 64 tahun itu mengesampingkan penyerang-penyerang top Thailand lainnya seperti Siroch Chattong dan Cahanan Pombuppha.

(Adisak alami cedera)
Alih-alih mendatangkan penyerang lainnya di luar Supachai, Nishino justru menyertakan sejumlah gelandang minim pengalaman. Karena itu tak heran, saat bertemu Vietnam, Nishino menurunkan dua gelandang untuk ditempatkan sebagai penyerang kembar dalam pola 4-4-2, yakni Supacho Sarachat dan Thithiphan Puangchan.
BACA JUGA: Hadapi Thailand, Ini Strategi yang Diterapkan Pelatih Timnas Indonesia
Ketiadaan penyerang top membuat Thailand kesulitan menembus pertahanan Vietnam. Alhasil, laga tersebut berakhir 0-0. Karena itu, Nishino sedang mencari formula yang tepat jelang bertemu Indonesia pada Selasa 10 September 2019 pukul 19.30 WIB.Hal itu agar Thailand dapat meraih kemenangan perdana, sembari membuka peluang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Sanggupkah Thailand melakukannya?

(Teerasil mesin gol Timnas Thailand)
&quot;Kami butuh mencetak gol, mendapat kemenangan, itu adalah masalah kami dari laga sebelumnya. Kami memang kekurangan striker. Tetapi, dari lini lainnya, lini kedua, kami punya banyak kesempatan untuk menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir masih belum ada peningkatan,&quot; kata Nishino mengutip dari Goal Indonesia, Senin (9/9/2019).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Thailand, Akira Nishino, dibuat pusing akibat cedera yang dialami dua penyerang mereka, Teerasil Dangda dan Adisak Kraisorn. Akibatnya, Nishino tidak bisa membawa kedua pemain di atas dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang dijalani Thailand kontra Vietnam dan Indonesia.
Dari 23 pemain yang dibawa Nishino untuk laga kontra Vietnam dan Indonesia, juru taktik asal Jepang itu hanya membawa satu penyerang yakni Supachai Jaided. Pelatih 64 tahun itu mengesampingkan penyerang-penyerang top Thailand lainnya seperti Siroch Chattong dan Cahanan Pombuppha.

(Adisak alami cedera)
Alih-alih mendatangkan penyerang lainnya di luar Supachai, Nishino justru menyertakan sejumlah gelandang minim pengalaman. Karena itu tak heran, saat bertemu Vietnam, Nishino menurunkan dua gelandang untuk ditempatkan sebagai penyerang kembar dalam pola 4-4-2, yakni Supacho Sarachat dan Thithiphan Puangchan.
BACA JUGA: Hadapi Thailand, Ini Strategi yang Diterapkan Pelatih Timnas Indonesia
Ketiadaan penyerang top membuat Thailand kesulitan menembus pertahanan Vietnam. Alhasil, laga tersebut berakhir 0-0. Karena itu, Nishino sedang mencari formula yang tepat jelang bertemu Indonesia pada Selasa 10 September 2019 pukul 19.30 WIB.Hal itu agar Thailand dapat meraih kemenangan perdana, sembari membuka peluang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Sanggupkah Thailand melakukannya?

(Teerasil mesin gol Timnas Thailand)
&quot;Kami butuh mencetak gol, mendapat kemenangan, itu adalah masalah kami dari laga sebelumnya. Kami memang kekurangan striker. Tetapi, dari lini lainnya, lini kedua, kami punya banyak kesempatan untuk menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir masih belum ada peningkatan,&quot; kata Nishino mengutip dari Goal Indonesia, Senin (9/9/2019).</content:encoded></item></channel></rss>
