<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bersinar Bersama Man United, Ini Julukan yang Diterima Eric Cantona</title><description>Eric Cantona mendapat julukan Eric The King atau King Eric dari suporter Man United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/07/51/2101549/bersinar-bersama-man-united-ini-julukan-yang-diterima-eric-cantona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/07/51/2101549/bersinar-bersama-man-united-ini-julukan-yang-diterima-eric-cantona"/><item><title>Bersinar Bersama Man United, Ini Julukan yang Diterima Eric Cantona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/07/51/2101549/bersinar-bersama-man-united-ini-julukan-yang-diterima-eric-cantona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/07/51/2101549/bersinar-bersama-man-united-ini-julukan-yang-diterima-eric-cantona</guid><pubDate>Sabtu 07 September 2019 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/06/51/2101549/bersinar-bersama-man-united-ini-julukan-yang-diterima-eric-cantona-xcyybthtBs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eric Cantona melegenda bersama Man United. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/06/51/2101549/bersinar-bersama-man-united-ini-julukan-yang-diterima-eric-cantona-xcyybthtBs.jpg</image><title>Eric Cantona melegenda bersama Man United. (Foto: Istimewa)</title></images><description>PUNCAK performa Eric Cantona terjadi ketika ia membela Manchester United pada 1992 hingga 1997. Kariernya terus melejit berkat prestasi dan kontribusi besar yang ia berikan kepada tim berjuluk Setan Merah tersebut.
Meski Cantona memiliki sifat yang tergolong bengal dan meledak-ledak, tetapi secara prestasi ia tidak bisa diragukan. Bersama Man United, ia mendapat julukan dengan nama The King dari para penggemar. Julukan yang sangat bersahaja serta menunjukkan kekuasaan.

Tetapi, julukan The King sejatinya tidak ada kaitannya karena kemampuannya mencetak gol. Julukan itu muncul karena penampilan uniknya yang selalu menaikkan kerah jersey-nya sehingga terlihat seperti memakai jubah raja. Meski begitu, julukan The King akhirnya juga melekat pada dirinya karena prestasi besarnya di Old Trafford.
Bersama Man United, Cantona memberikan berbagai gelar yang berjumlah 11 titel sejak 1992-1997. Ke-11 gelar tersebut terdiri dari 4 kali juara Liga Inggris, 5 kali juara Community Shield, dan w kali juara Piala FA.
Selama lima musim bersama Man United, Cantona hanya kecolongan satu titel Liga Inggris yang tak mampu ia persembahkan kepada Setan Merah. Gelar tersebut tidak mampu diraih Man United kala ia harus mendapat hukuman larangan bermain pada 1995. Saat itu Man United kalah bersaing dari Blackburn Rovers yang disokong Alan Shearer.Tak hadirnya Cantona membuat Man United kesulitan mempertahankan gelar. Sementara pada tahun lainnya yakni 1993 hingga 1994 dan 1996 hingga 1997, Man United berhasil meraih titel juara Liga Inggris.

Sementara untuk gelar lainnya seperti Communty Shield ia mampu membawa Man United meraih lima titel selama ia berada di Old Trafford. Sedangkan untuk Piala FA, kedua gelar yang dipersembahkan Cantona terjadi pada 1994 dan 1996.
Bersama Man United, pria berpaspor Prancis itu secara keseluruhan memiliki 174 penampilan di semua kompetisi. Ia juga tampil moncer dengan mencetak 79 gol dan 59 assist. Angka tersebut merupakan pencapaian tertinggi Cantona selama berkarier sebagai pesepakbola.</description><content:encoded>PUNCAK performa Eric Cantona terjadi ketika ia membela Manchester United pada 1992 hingga 1997. Kariernya terus melejit berkat prestasi dan kontribusi besar yang ia berikan kepada tim berjuluk Setan Merah tersebut.
Meski Cantona memiliki sifat yang tergolong bengal dan meledak-ledak, tetapi secara prestasi ia tidak bisa diragukan. Bersama Man United, ia mendapat julukan dengan nama The King dari para penggemar. Julukan yang sangat bersahaja serta menunjukkan kekuasaan.

Tetapi, julukan The King sejatinya tidak ada kaitannya karena kemampuannya mencetak gol. Julukan itu muncul karena penampilan uniknya yang selalu menaikkan kerah jersey-nya sehingga terlihat seperti memakai jubah raja. Meski begitu, julukan The King akhirnya juga melekat pada dirinya karena prestasi besarnya di Old Trafford.
Bersama Man United, Cantona memberikan berbagai gelar yang berjumlah 11 titel sejak 1992-1997. Ke-11 gelar tersebut terdiri dari 4 kali juara Liga Inggris, 5 kali juara Community Shield, dan w kali juara Piala FA.
Selama lima musim bersama Man United, Cantona hanya kecolongan satu titel Liga Inggris yang tak mampu ia persembahkan kepada Setan Merah. Gelar tersebut tidak mampu diraih Man United kala ia harus mendapat hukuman larangan bermain pada 1995. Saat itu Man United kalah bersaing dari Blackburn Rovers yang disokong Alan Shearer.Tak hadirnya Cantona membuat Man United kesulitan mempertahankan gelar. Sementara pada tahun lainnya yakni 1993 hingga 1994 dan 1996 hingga 1997, Man United berhasil meraih titel juara Liga Inggris.

Sementara untuk gelar lainnya seperti Communty Shield ia mampu membawa Man United meraih lima titel selama ia berada di Old Trafford. Sedangkan untuk Piala FA, kedua gelar yang dipersembahkan Cantona terjadi pada 1994 dan 1996.
Bersama Man United, pria berpaspor Prancis itu secara keseluruhan memiliki 174 penampilan di semua kompetisi. Ia juga tampil moncer dengan mencetak 79 gol dan 59 assist. Angka tersebut merupakan pencapaian tertinggi Cantona selama berkarier sebagai pesepakbola.</content:encoded></item></channel></rss>
