<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chelsea Cari Sponsor Baru, Siapa Berminat?</title><description>Kerjasama Chelsea dan Yokohama akan berakhir di pengujung musim 2020-2021.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/05/45/2101113/chelsea-cari-sponsor-baru-siapa-berminat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/05/45/2101113/chelsea-cari-sponsor-baru-siapa-berminat"/><item><title>Chelsea Cari Sponsor Baru, Siapa Berminat?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/05/45/2101113/chelsea-cari-sponsor-baru-siapa-berminat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/05/45/2101113/chelsea-cari-sponsor-baru-siapa-berminat</guid><pubDate>Kamis 05 September 2019 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/05/45/2101113/chelsea-cari-sponsor-baru-siapa-berminat-RhuEGB2f5H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tammy Abraham saat menjadi model jersey ketiga Chelsea. (Foto: @ChelseaFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/05/45/2101113/chelsea-cari-sponsor-baru-siapa-berminat-RhuEGB2f5H.jpg</image><title>Tammy Abraham saat menjadi model jersey ketiga Chelsea. (Foto: @ChelseaFC)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Chelsea sedang mencari sponsor utama untuk mejeng di bagian dada jersey mereka untuk musim 2021-2022. Sebab, Chelsea kemungkinan besar tidak lagi bekerja sama dengan perusahaan ban asal Jepang, Yokohama. Saat Chelsea mengadakan tur di Jepang pada musim panas 2019, disinyalir tak ada kesepakatan yang terjalin antara manajemen si biru dengan Yokohama.
Sekadar informasi, kontrak Chelsea dengan Yokohama bakal habis di pengujung musim 2020-2021. Hal itu berarti, kerjasama antara Chelsea dan Yokohama hanya berlangsung selama lima tahun.

Kerjasama antara Chelsea dan Yokohama telah terjalin sejak 2015. Dari kesepakatan itu, manajemen The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea&amp;ndash; menerima 200 juta pounds atau sekira Rp3,47 triliun.
BACA JUGA: Ingin Chelsea Terus Menang, Lampard Diminta Lupakan Gaya Bermain Cantik
Jika dhitung tiap tahunnya, manajemen Chelsea menerima 40 juta pounds atau setara Rp695,1 miliar. Kesepakatan itu merupakan yang tertinggi kedua di Inggris. Nominal tersebut hanya kalah dari kesepakatan Man United dan Chevrolet yang mencapai 53 juta pounds (Rp921 miliar) per tahun.Sekarang yang jadi pertanyaan, perusahaan mana yang akan menaruh namanya di bagian dada jersey Chelsea per musim 2021-2022? Satu hal yang pasti, jumlah uang yang diterima Chelsea bakal lebih besar ketimbang yang didapatkan dari Yokohama.

Uang dalam jumlah besar memang dibutuhkan Chelsea saat ini. Sebab, setelah lepas dari hukuman larangan transfer, Chelsea wajib belanja pemain besar-besaran. Sebab, skuad Chelsea saat ini dinilai kurang kompetitif untuk bersaing dengan Liverpool dan Manchester City di jalur perebutan juara Liga Inggris.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Chelsea sedang mencari sponsor utama untuk mejeng di bagian dada jersey mereka untuk musim 2021-2022. Sebab, Chelsea kemungkinan besar tidak lagi bekerja sama dengan perusahaan ban asal Jepang, Yokohama. Saat Chelsea mengadakan tur di Jepang pada musim panas 2019, disinyalir tak ada kesepakatan yang terjalin antara manajemen si biru dengan Yokohama.
Sekadar informasi, kontrak Chelsea dengan Yokohama bakal habis di pengujung musim 2020-2021. Hal itu berarti, kerjasama antara Chelsea dan Yokohama hanya berlangsung selama lima tahun.

Kerjasama antara Chelsea dan Yokohama telah terjalin sejak 2015. Dari kesepakatan itu, manajemen The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea&amp;ndash; menerima 200 juta pounds atau sekira Rp3,47 triliun.
BACA JUGA: Ingin Chelsea Terus Menang, Lampard Diminta Lupakan Gaya Bermain Cantik
Jika dhitung tiap tahunnya, manajemen Chelsea menerima 40 juta pounds atau setara Rp695,1 miliar. Kesepakatan itu merupakan yang tertinggi kedua di Inggris. Nominal tersebut hanya kalah dari kesepakatan Man United dan Chevrolet yang mencapai 53 juta pounds (Rp921 miliar) per tahun.Sekarang yang jadi pertanyaan, perusahaan mana yang akan menaruh namanya di bagian dada jersey Chelsea per musim 2021-2022? Satu hal yang pasti, jumlah uang yang diterima Chelsea bakal lebih besar ketimbang yang didapatkan dari Yokohama.

Uang dalam jumlah besar memang dibutuhkan Chelsea saat ini. Sebab, setelah lepas dari hukuman larangan transfer, Chelsea wajib belanja pemain besar-besaran. Sebab, skuad Chelsea saat ini dinilai kurang kompetitif untuk bersaing dengan Liverpool dan Manchester City di jalur perebutan juara Liga Inggris.</content:encoded></item></channel></rss>
