<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Banyak Kritik, De Ligt Janji Kerja Keras di Juventus</title><description>De Ligt janji akan bekerja keras agar bisa memberikan penampilan terbaiknya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/04/47/2100352/dapat-banyak-kritik-de-ligt-janji-kerja-keras-di-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/09/04/47/2100352/dapat-banyak-kritik-de-ligt-janji-kerja-keras-di-juventus"/><item><title>Dapat Banyak Kritik, De Ligt Janji Kerja Keras di Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/09/04/47/2100352/dapat-banyak-kritik-de-ligt-janji-kerja-keras-di-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/09/04/47/2100352/dapat-banyak-kritik-de-ligt-janji-kerja-keras-di-juventus</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 00:37 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/47/2100352/dapat-banyak-kritik-de-ligt-janji-kerja-keras-di-juventus-vtiHw5nWjN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matthijs de Ligt (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/47/2100352/dapat-banyak-kritik-de-ligt-janji-kerja-keras-di-juventus-vtiHw5nWjN.jpg</image><title>Matthijs de Ligt (Foto: Media Juventus)</title></images><description>AMSTERDAM &amp;ndash; Bek anyar Juventus, Matthijs de Ligt, melakoni pertandingan debutnya di kompetisi resmi bersama Bianconeri kala menghadapi Napoli pada giornata kedua Liga Italia 2019-2020. Meski pada pertandingan tersebut Juve meraih kemenangan, namun De Ligt menuai banyak kritik lantaran performanya dianngap tidak memuaskan.
Laga Juve kontra Napoli tersebut berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Bianconeri. De Ligt mendapat kritik karena dianggap tidak mampu mengawal pemain Napoli, Hirving Lozano, sehingga Bianconeri pun harus kebobolan banyak gol.
Baca juga: Pelatih Timnas Belanda Pertanyakan Posisi De Ligt di Juventus

De Ligt sendiri pun menyadari bahwa performanya di pertandingan tersebut tak memuaskan. Akan tetapi, ia berjanji untuk bekerja keras agar bisa sukses di Italia. Pasalnya, bek 20 tahun itu memiliki mimpi untuk bisa mengikuti para pendahulunya, yakni pemain-pemain Belanda yang meraih kesuksesan di negara lain, seperti Arjen Robben dan Ronald Koeman.
&amp;ldquo;Ini adalah mimpi, saya sangat bangga dengan orang-orang yang telah membantu saya dalam setahun terakhir, bangga dengan keluarga yang mendukung saya,&amp;rdquo; terang De Ligt, melansir dari Team Talk, Rabu (4/9/2019).

&quot;Juve? Saya sekarang berada di negara baru dan saya tahu tidak ada  yang mudah. Saya akan bekerja keras di Italia untuk berhasil meniru  generasi tua seperti Koeman, (robin) Van Persie, Robben, dan (Louis) Van  Gaal,&quot; lanjut De Ligt.

Meski tampil kurang memuaskan di laga debutnya, namun De Ligt  mendapat pembelaan dari Koeman yang saat ini menjadi Pelatih Timnas  Belanda. Koeman menilai De Ligt salah diposisikan di Juve. Menurutnya,  dalam skema empat bek, De Ligt lebih cocok ditempatkan di posisi bek  tengah sebelah kanan. Sedangkan pada pertandingan kemarin, De Ligt  bermain di posisi bek tengah sebelah kiri.</description><content:encoded>AMSTERDAM &amp;ndash; Bek anyar Juventus, Matthijs de Ligt, melakoni pertandingan debutnya di kompetisi resmi bersama Bianconeri kala menghadapi Napoli pada giornata kedua Liga Italia 2019-2020. Meski pada pertandingan tersebut Juve meraih kemenangan, namun De Ligt menuai banyak kritik lantaran performanya dianngap tidak memuaskan.
Laga Juve kontra Napoli tersebut berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Bianconeri. De Ligt mendapat kritik karena dianggap tidak mampu mengawal pemain Napoli, Hirving Lozano, sehingga Bianconeri pun harus kebobolan banyak gol.
Baca juga: Pelatih Timnas Belanda Pertanyakan Posisi De Ligt di Juventus

De Ligt sendiri pun menyadari bahwa performanya di pertandingan tersebut tak memuaskan. Akan tetapi, ia berjanji untuk bekerja keras agar bisa sukses di Italia. Pasalnya, bek 20 tahun itu memiliki mimpi untuk bisa mengikuti para pendahulunya, yakni pemain-pemain Belanda yang meraih kesuksesan di negara lain, seperti Arjen Robben dan Ronald Koeman.
&amp;ldquo;Ini adalah mimpi, saya sangat bangga dengan orang-orang yang telah membantu saya dalam setahun terakhir, bangga dengan keluarga yang mendukung saya,&amp;rdquo; terang De Ligt, melansir dari Team Talk, Rabu (4/9/2019).

&quot;Juve? Saya sekarang berada di negara baru dan saya tahu tidak ada  yang mudah. Saya akan bekerja keras di Italia untuk berhasil meniru  generasi tua seperti Koeman, (robin) Van Persie, Robben, dan (Louis) Van  Gaal,&quot; lanjut De Ligt.

Meski tampil kurang memuaskan di laga debutnya, namun De Ligt  mendapat pembelaan dari Koeman yang saat ini menjadi Pelatih Timnas  Belanda. Koeman menilai De Ligt salah diposisikan di Juve. Menurutnya,  dalam skema empat bek, De Ligt lebih cocok ditempatkan di posisi bek  tengah sebelah kanan. Sedangkan pada pertandingan kemarin, De Ligt  bermain di posisi bek tengah sebelah kiri.</content:encoded></item></channel></rss>
