<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Persija vs PSM, Banuelos Tegaskan Takkan Berikan Pengawalan Khusus untuk Pluim</title><description>Banuelos menegaskan tak ada instruksi khusus untuk berikan pengawalan pada Pluim di laga Persija kontra PSM sore nanti WIB.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/28/49/2097477/jelang-persija-vs-psm-banuelos-tegaskan-takkan-berikan-pengawalan-khusus-untuk-pluim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/28/49/2097477/jelang-persija-vs-psm-banuelos-tegaskan-takkan-berikan-pengawalan-khusus-untuk-pluim"/><item><title>Jelang Persija vs PSM, Banuelos Tegaskan Takkan Berikan Pengawalan Khusus untuk Pluim</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/28/49/2097477/jelang-persija-vs-psm-banuelos-tegaskan-takkan-berikan-pengawalan-khusus-untuk-pluim</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/28/49/2097477/jelang-persija-vs-psm-banuelos-tegaskan-takkan-berikan-pengawalan-khusus-untuk-pluim</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2019 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/28/49/2097477/jelang-persija-vs-psm-banuelos-tegaskan-takkan-berikan-pengawalan-khusus-untuk-pluim-eQCGFqrYDT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Persija, Julio Banuelos (Foto: Twitter @Persija_JKT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/28/49/2097477/jelang-persija-vs-psm-banuelos-tegaskan-takkan-berikan-pengawalan-khusus-untuk-pluim-eQCGFqrYDT.jpg</image><title>Pelatih Persija, Julio Banuelos (Foto: Twitter @Persija_JKT)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, menegaskan bahwa tidak memberikan instruksi khusus kepada para pemain asuhannya untuk memberikan pengawalan kepada gelandang kreatif milik PSM Makassar, Wiljan Pluim, di laga lanjutan Liga 1 musim 2019.
Sebagaimana diketahui, Pluim memang bisa dikatakan sebagai pemain paling berbahaya yang dimiliki oleh PSM. Kemampuannya dalam mengontrol bola serta memberikan umpan akurat acap kali membuat tim lawan PSM kesulitan.

Tidak hanya itu, gelandang berkebangsaan Belanda tersebut juga dikenal memiliki kemampuan menembak dari luar kotak penalti yang mumpuni. Fakta itulah yang memunculkan tanggapan bahwa Pluim bakal menjadi sosok paling diwaspadai Persija saat jumpa PSM di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Rabu (28/8/2019) sore WIB.
Baca Juga: Pelatih Persija Tidak Peduli Rekor Buruk PSM di Laga Tandang
Akan tetapi hal tersebut dibantah mentah-mentah oleh Banuelos dalam konferensi pers jelang laga Persija vs PSM. Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menegaskan tidak ada instruksi khusus untuk mengawal Pluim di sepanjang laga Persija kontra PSM.&amp;ldquo;Pluim adalah pemain bagus, tapi yang kita waspada bukan Pluim saja,  tapi secara seluruhnya PSM punya tim bagus. Dan tidak ada instruksi man-to-man, tidak ada, karena memang di dalam strategi kami tidak ada man-to-man,&amp;rdquo; tegas Banuelos, seperti Okezone kutip dari laman resmi Persija, Rabu (28/8/2019).

Banuelos juga membeberkan kondisi fisik para pemain Persija. Sebab,  Persija sendiri memang dihadapkan jadwal yang ketat di Liga 1 2019. Ya,  skuad Macan Kemayoran &amp;ndash;julukan Persija harus menjalani enam laga dalam  kurun waktu 20 hari. Banuelos menegaskan bahwa para pemain Persija sudah  siap tempur untuk meladeni permainan Juku Eja &amp;ndash;julukan PSM.
Baca Juga: Simic Harapkan Tuah SUGBK saat Persija Jamu PSM
&amp;ldquo;Selama 20 hari tim menjalani enam pertandingan. Meski singkat  persiapan juga sudah sebaik mungkin. Tim pelatih juga bangga karena  pemain tetap menunjukkan profesionalisme yang sangat tinggi,&amp;rdquo; tuntas  pelatih berusia 48 tahun tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, menegaskan bahwa tidak memberikan instruksi khusus kepada para pemain asuhannya untuk memberikan pengawalan kepada gelandang kreatif milik PSM Makassar, Wiljan Pluim, di laga lanjutan Liga 1 musim 2019.
Sebagaimana diketahui, Pluim memang bisa dikatakan sebagai pemain paling berbahaya yang dimiliki oleh PSM. Kemampuannya dalam mengontrol bola serta memberikan umpan akurat acap kali membuat tim lawan PSM kesulitan.

Tidak hanya itu, gelandang berkebangsaan Belanda tersebut juga dikenal memiliki kemampuan menembak dari luar kotak penalti yang mumpuni. Fakta itulah yang memunculkan tanggapan bahwa Pluim bakal menjadi sosok paling diwaspadai Persija saat jumpa PSM di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Rabu (28/8/2019) sore WIB.
Baca Juga: Pelatih Persija Tidak Peduli Rekor Buruk PSM di Laga Tandang
Akan tetapi hal tersebut dibantah mentah-mentah oleh Banuelos dalam konferensi pers jelang laga Persija vs PSM. Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menegaskan tidak ada instruksi khusus untuk mengawal Pluim di sepanjang laga Persija kontra PSM.&amp;ldquo;Pluim adalah pemain bagus, tapi yang kita waspada bukan Pluim saja,  tapi secara seluruhnya PSM punya tim bagus. Dan tidak ada instruksi man-to-man, tidak ada, karena memang di dalam strategi kami tidak ada man-to-man,&amp;rdquo; tegas Banuelos, seperti Okezone kutip dari laman resmi Persija, Rabu (28/8/2019).

Banuelos juga membeberkan kondisi fisik para pemain Persija. Sebab,  Persija sendiri memang dihadapkan jadwal yang ketat di Liga 1 2019. Ya,  skuad Macan Kemayoran &amp;ndash;julukan Persija harus menjalani enam laga dalam  kurun waktu 20 hari. Banuelos menegaskan bahwa para pemain Persija sudah  siap tempur untuk meladeni permainan Juku Eja &amp;ndash;julukan PSM.
Baca Juga: Simic Harapkan Tuah SUGBK saat Persija Jamu PSM
&amp;ldquo;Selama 20 hari tim menjalani enam pertandingan. Meski singkat  persiapan juga sudah sebaik mungkin. Tim pelatih juga bangga karena  pemain tetap menunjukkan profesionalisme yang sangat tinggi,&amp;rdquo; tuntas  pelatih berusia 48 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
