<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komentar Adrian Usai Dianggap Langgar Aturan Penalti</title><description>Adrian jadi pahlawan Liverpool di Piala Super Eropa 2019</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092488/komentar-adrian-usai-dianggap-langgar-aturan-penalti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092488/komentar-adrian-usai-dianggap-langgar-aturan-penalti"/><item><title>Komentar Adrian Usai Dianggap Langgar Aturan Penalti</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092488/komentar-adrian-usai-dianggap-langgar-aturan-penalti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092488/komentar-adrian-usai-dianggap-langgar-aturan-penalti</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2019 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/15/51/2092488/komentar-adrian-usai-dianggap-langgar-aturan-penalti-Q8oPw6VKjO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adrian San Miguel jadi pahlawan Liverpool di ajang Piala Super Eropa 2019 (Foto: Liverpool)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/15/51/2092488/komentar-adrian-usai-dianggap-langgar-aturan-penalti-Q8oPw6VKjO.jpg</image><title>Adrian San Miguel jadi pahlawan Liverpool di ajang Piala Super Eropa 2019 (Foto: Liverpool)</title></images><description>ISTANBUL &amp;ndash; Penjaga gawang Liverpool, Adrian San Miguel, menjadi bahan pembicaraan setelah aksinya penyelamatan penaltinya menuai kontroversi lantaran dianggap melanggar aturan. Hal itu terjadi saat Liverpool menghadapi Chelsea di ajang Piala Super Eropa 2019, Kamis (15/8/2019) dini hari WIB.
Kala itu, skor imbang 2-2 membuat pertarungan kedua tim berlanjut ke babak adu penalti. Adrian berhasil menepis tembakan eksekutor terakhir Chelsea, Tammy Abraham sekaligus membawa Liverpool menang dengan skor 5-4.
Baca juga: Pernah Permalukan Liverpool, Tammy Abraham Kena Karma?

Akan tetapi, kontroversi kemudian muncul setelah penyelamatan Adrian ini dianggap tidak sah. Tayangan ulang pertandingan memperlihatkan sang penjaga gawang bergerak ke arah bola dan tidak berada di garis gawang sebelum Tammy melakukan eksekusi.Tak pelak, Adrian pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, terutama  para fans Chelsea. Mengetahui hal tersebut, sang kiper pun akhirnya  angkat bicara terkait aksinya yang dianggap melanggar aturan penalti.
&amp;ldquo;Sangat sulit untuk berada di garis karena kita perlu langkah maju  untuk mendorong tetapi pada akhirnya kita harus menunggu sampai dia  menyerang. Aku tahu sisi kuatnya (Abraham) adalah beada tangan kiriku,  jadi aku mencoba pergi ke sana dan menyelamatkan dengan kaki kananku,&amp;rdquo;  ujar Adrian, melansir dari laman Sportskeeda, Kamis (15/8/2019).

Terlepas dari pada itu, sang  penjaga gawang mengaku senang lantaran  bisa membawa timnya mengangkat tropi juara. Pemain berpaspor Spanyol itu  mengaku sangat bahagia lantaran debut penuhnya berjalan dengan  sempurna.
&amp;ldquo;Sangat bagus untuk mendapatkan gelar, luar biasa, untuk menang  dengan cara ini jelas saya lebih dari dua kali lipat bahagia. Saya  benar-benar bangga dengan semua rekan satu tim saya dan semua penggemar  yang datang untuk mendukung kami,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>ISTANBUL &amp;ndash; Penjaga gawang Liverpool, Adrian San Miguel, menjadi bahan pembicaraan setelah aksinya penyelamatan penaltinya menuai kontroversi lantaran dianggap melanggar aturan. Hal itu terjadi saat Liverpool menghadapi Chelsea di ajang Piala Super Eropa 2019, Kamis (15/8/2019) dini hari WIB.
Kala itu, skor imbang 2-2 membuat pertarungan kedua tim berlanjut ke babak adu penalti. Adrian berhasil menepis tembakan eksekutor terakhir Chelsea, Tammy Abraham sekaligus membawa Liverpool menang dengan skor 5-4.
Baca juga: Pernah Permalukan Liverpool, Tammy Abraham Kena Karma?

Akan tetapi, kontroversi kemudian muncul setelah penyelamatan Adrian ini dianggap tidak sah. Tayangan ulang pertandingan memperlihatkan sang penjaga gawang bergerak ke arah bola dan tidak berada di garis gawang sebelum Tammy melakukan eksekusi.Tak pelak, Adrian pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, terutama  para fans Chelsea. Mengetahui hal tersebut, sang kiper pun akhirnya  angkat bicara terkait aksinya yang dianggap melanggar aturan penalti.
&amp;ldquo;Sangat sulit untuk berada di garis karena kita perlu langkah maju  untuk mendorong tetapi pada akhirnya kita harus menunggu sampai dia  menyerang. Aku tahu sisi kuatnya (Abraham) adalah beada tangan kiriku,  jadi aku mencoba pergi ke sana dan menyelamatkan dengan kaki kananku,&amp;rdquo;  ujar Adrian, melansir dari laman Sportskeeda, Kamis (15/8/2019).

Terlepas dari pada itu, sang  penjaga gawang mengaku senang lantaran  bisa membawa timnya mengangkat tropi juara. Pemain berpaspor Spanyol itu  mengaku sangat bahagia lantaran debut penuhnya berjalan dengan  sempurna.
&amp;ldquo;Sangat bagus untuk mendapatkan gelar, luar biasa, untuk menang  dengan cara ini jelas saya lebih dari dua kali lipat bahagia. Saya  benar-benar bangga dengan semua rekan satu tim saya dan semua penggemar  yang datang untuk mendukung kami,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
