<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dybala Batal Merapat ke Man United, Berbatov Justru Girang</title><description>Berbatov justru senang transfer Dybala menuju Man United di musim panas 2019 urung terealisasikan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092066/dybala-batal-merapat-ke-man-united-berbatov-justru-girang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092066/dybala-batal-merapat-ke-man-united-berbatov-justru-girang"/><item><title>Dybala Batal Merapat ke Man United, Berbatov Justru Girang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092066/dybala-batal-merapat-ke-man-united-berbatov-justru-girang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/51/2092066/dybala-batal-merapat-ke-man-united-berbatov-justru-girang</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2019 04:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/15/51/2092066/dybala-batal-merapat-ke-man-united-berbatov-justru-girang-w98fK4HBw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paulo Dybala (Foto: Zimbio)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/15/51/2092066/dybala-batal-merapat-ke-man-united-berbatov-justru-girang-w98fK4HBw3.jpg</image><title>Paulo Dybala (Foto: Zimbio)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Dimitar Berbatov mengaku senang karena mantan klubnya, Manchester United, urung merekrut Paulo Dybala dari Juventus di jendela transfer musim panas 2019. Sebab menurut Berbatov, Dybala sejatinya tidak cocok dengan gaya bermain Man United arahan Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagaimana diketahui, nama Dybala memang sempat kencang digosipkan bergabung dengan Man United beberapa waktu lalu. Bahkan demi bisa mendapatkan Dybala, manajemen Man United rela memberikan Romelu Lukaku ditambah uang sebesar 30 juta euro atau sekira Rp476 miliar kepada Juve.

Akan tetapi hingga bursa transfer musim panas 2019 ditutup di Inggris, rumor Dybala urung terealisasikan.  Bahkan banyak yang percaya bahwa pemain berkebangsaan Argentina tersebut bakal tetap berseragam Juve di musim 2019-2020.
Baca Juga: Neville Terkesan dengan Start Sempurna Man United di Liga Inggris 2019-2020
Batalnya transfer Dybala memang mengecewakan sebagian besar pendukung Man United, terutama ketika manajemen tim kesayangan mereka memilih menjual Lukaku ke Inter Milan. Namun hal berbeda diutarakan oleh Berbatov.Ya, pria berkebangsaan Bulgaria tersebut mengaku sangat senang karena  transfer Dybala ke Man United akhirnya batal terwujud. Sebab, Berbatov  memiliki keyakinan tinggi bahwa Dybala sebenarnya tidak cocok dengan  gaya bermain Man United saat ini.
&amp;ldquo;Saya sangat sulit melihat di posisi mana ia (Dybala) akan cocok  untuk tim ini. Dia pemain yang hebat. Dia memiliki kaki kiri yang sangat  bagus dan juga memiliki visi permainan yang tidak kalah bagus,&amp;rdquo; ucap  Berbatov, seperti disadur dari BBC Sport, Kamis (15/8/2019).

&amp;ldquo;Akan tetapi satu hal yang saya cemaskan dari dirinya apakah ia bisa  beradaptasi dengan cara bermain di Inggris. Menarik sebenarnya melihat  apa yang akan terjadi jika ia benar-benar bergabung,&amp;rdquo; sambung pria yang  membela Man United sejak 2008 hingga 2012 itu.
Baca Juga: Van Persie Tak Pernah Menyesal Tinggalkan Arsenal
&amp;ldquo;Anda akan merasa sangat beruntung ketika salah satu pemain Anda  mengalami cedera, dan Anda memiliki pemain berkualitas yang bisa  menggantikannya. Namun situasi ini tidak baik untuk sang pemain. Ia akan  mengeluh dan tidak bahagia, sehingga Anda harus benar-benar  berhati-hati dengan pemain yang Anda beli,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Dimitar Berbatov mengaku senang karena mantan klubnya, Manchester United, urung merekrut Paulo Dybala dari Juventus di jendela transfer musim panas 2019. Sebab menurut Berbatov, Dybala sejatinya tidak cocok dengan gaya bermain Man United arahan Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagaimana diketahui, nama Dybala memang sempat kencang digosipkan bergabung dengan Man United beberapa waktu lalu. Bahkan demi bisa mendapatkan Dybala, manajemen Man United rela memberikan Romelu Lukaku ditambah uang sebesar 30 juta euro atau sekira Rp476 miliar kepada Juve.

Akan tetapi hingga bursa transfer musim panas 2019 ditutup di Inggris, rumor Dybala urung terealisasikan.  Bahkan banyak yang percaya bahwa pemain berkebangsaan Argentina tersebut bakal tetap berseragam Juve di musim 2019-2020.
Baca Juga: Neville Terkesan dengan Start Sempurna Man United di Liga Inggris 2019-2020
Batalnya transfer Dybala memang mengecewakan sebagian besar pendukung Man United, terutama ketika manajemen tim kesayangan mereka memilih menjual Lukaku ke Inter Milan. Namun hal berbeda diutarakan oleh Berbatov.Ya, pria berkebangsaan Bulgaria tersebut mengaku sangat senang karena  transfer Dybala ke Man United akhirnya batal terwujud. Sebab, Berbatov  memiliki keyakinan tinggi bahwa Dybala sebenarnya tidak cocok dengan  gaya bermain Man United saat ini.
&amp;ldquo;Saya sangat sulit melihat di posisi mana ia (Dybala) akan cocok  untuk tim ini. Dia pemain yang hebat. Dia memiliki kaki kiri yang sangat  bagus dan juga memiliki visi permainan yang tidak kalah bagus,&amp;rdquo; ucap  Berbatov, seperti disadur dari BBC Sport, Kamis (15/8/2019).

&amp;ldquo;Akan tetapi satu hal yang saya cemaskan dari dirinya apakah ia bisa  beradaptasi dengan cara bermain di Inggris. Menarik sebenarnya melihat  apa yang akan terjadi jika ia benar-benar bergabung,&amp;rdquo; sambung pria yang  membela Man United sejak 2008 hingga 2012 itu.
Baca Juga: Van Persie Tak Pernah Menyesal Tinggalkan Arsenal
&amp;ldquo;Anda akan merasa sangat beruntung ketika salah satu pemain Anda  mengalami cedera, dan Anda memiliki pemain berkualitas yang bisa  menggantikannya. Namun situasi ini tidak baik untuk sang pemain. Ia akan  mengeluh dan tidak bahagia, sehingga Anda harus benar-benar  berhati-hati dengan pemain yang Anda beli,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
