<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Caretaker Persebaya Bantah Timnya Telat Panas saat Lawan Arema FC</title><description>Bejo membantah Persebaya telah panas hingga kalah telak dari Arema di lanjutan Liga 1 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/49/2092496/caretaker-persebaya-bantah-timnya-telat-panas-saat-lawan-arema-fc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/49/2092496/caretaker-persebaya-bantah-timnya-telat-panas-saat-lawan-arema-fc"/><item><title>Caretaker Persebaya Bantah Timnya Telat Panas saat Lawan Arema FC</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/49/2092496/caretaker-persebaya-bantah-timnya-telat-panas-saat-lawan-arema-fc</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/15/49/2092496/caretaker-persebaya-bantah-timnya-telat-panas-saat-lawan-arema-fc</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2019 22:47 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/15/49/2092496/caretaker-persebaya-bantah-timnya-telat-panas-saat-lawan-arema-fc-FVx4kBEqqA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro (Foto: Avirista Midaada/OKEZONE)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/15/49/2092496/caretaker-persebaya-bantah-timnya-telat-panas-saat-lawan-arema-fc-FVx4kBEqqA.jpg</image><title>Caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro (Foto: Avirista Midaada/OKEZONE)</title></images><description>MALANG - Caretaker Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro membantah bila timnya memilih menunggu lawan dan 'terlambat panas'. Persebaya sendiri sudah tertinggal 2 - 0 sejak menit 71, sebelum melakukan serangan frontal ke pertahanan Singo Edan - julukan Arema FC.
Menurut Bejo, timnya telah bermain sesuai instruksinya di babak pertama, namun Bejo mengakui timnya sedikit berhati - hati menghadapi lawannya di awal permainan. Hal serupa dilihatnya dari sang lawan yang memilih memainkan sepak bola aman dengan banyak menunggu ruang terbuka.

&quot;Saya tegaskan kami tidak menunggu. Pada awal babak kedua ada perubahan. Karena di awal Arema juga mengalami ketakutan bermain terbuka,&quot; ungkap Bejo Sugiantoro usai pertandingan Kamis (15/8/2019) malam WIB.
Baca Juga: Menang Telak Lawan Persebaya, Pelatih Arema FC: Ini Pertandingan Paling Sulit
Pria berusia 42 tahun ini juga bicara strategi pergantian yang ia lakukan di awal - awal babak kedua dengan memasukkan Damian Lizio menggantikan Rendi Irawan sebagai sebuah strategi permainan. Bejo pun menyatakan siap bertanggung jawab terkait strategi yang ia terapkan kepada tim melawan Arema FC.&quot;Situasi di babak kedua Lizio masuk mengganti Rendi itu bagian dari  game plan untuk mengubah skor. Semua tidak perlu dibahas dan menyalahkan  pemain, resiko sepakbola itu ada kalah, seri dan menang. saya juga  pengen menang tidak menunggu dua gol,&quot; tegasnya.

Kekalahan telak ini membuat posisi Bajul Ijo berada di posisi tujuh  dari 14 pertandingan, dengan 4 kali kemenangan, 6 kali hasil seri, dan 4  kali menelan kekalahan. Total pasukan Green Force - julukan Persebaya  Surabaya, meraih 18 poin.
Baca Juga: Kalah Telak dari Arema FC, Bejo Sugiantoro Sebut Timnya Sudah Bermain Maksimal
Sementara itu kemenangan telak atas Persebaya membawa Arema FC naik  dua strip ke posisi empat klasemen sementara Liga 1 musim 2019 dengan  torehan 22 poin dari 13 laga yang dijalani.</description><content:encoded>MALANG - Caretaker Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro membantah bila timnya memilih menunggu lawan dan 'terlambat panas'. Persebaya sendiri sudah tertinggal 2 - 0 sejak menit 71, sebelum melakukan serangan frontal ke pertahanan Singo Edan - julukan Arema FC.
Menurut Bejo, timnya telah bermain sesuai instruksinya di babak pertama, namun Bejo mengakui timnya sedikit berhati - hati menghadapi lawannya di awal permainan. Hal serupa dilihatnya dari sang lawan yang memilih memainkan sepak bola aman dengan banyak menunggu ruang terbuka.

&quot;Saya tegaskan kami tidak menunggu. Pada awal babak kedua ada perubahan. Karena di awal Arema juga mengalami ketakutan bermain terbuka,&quot; ungkap Bejo Sugiantoro usai pertandingan Kamis (15/8/2019) malam WIB.
Baca Juga: Menang Telak Lawan Persebaya, Pelatih Arema FC: Ini Pertandingan Paling Sulit
Pria berusia 42 tahun ini juga bicara strategi pergantian yang ia lakukan di awal - awal babak kedua dengan memasukkan Damian Lizio menggantikan Rendi Irawan sebagai sebuah strategi permainan. Bejo pun menyatakan siap bertanggung jawab terkait strategi yang ia terapkan kepada tim melawan Arema FC.&quot;Situasi di babak kedua Lizio masuk mengganti Rendi itu bagian dari  game plan untuk mengubah skor. Semua tidak perlu dibahas dan menyalahkan  pemain, resiko sepakbola itu ada kalah, seri dan menang. saya juga  pengen menang tidak menunggu dua gol,&quot; tegasnya.

Kekalahan telak ini membuat posisi Bajul Ijo berada di posisi tujuh  dari 14 pertandingan, dengan 4 kali kemenangan, 6 kali hasil seri, dan 4  kali menelan kekalahan. Total pasukan Green Force - julukan Persebaya  Surabaya, meraih 18 poin.
Baca Juga: Kalah Telak dari Arema FC, Bejo Sugiantoro Sebut Timnya Sudah Bermain Maksimal
Sementara itu kemenangan telak atas Persebaya membawa Arema FC naik  dua strip ke posisi empat klasemen sementara Liga 1 musim 2019 dengan  torehan 22 poin dari 13 laga yang dijalani.</content:encoded></item></channel></rss>
