<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ambisi Lampard untuk Gagalkan Prediksi Orang-Orang</title><description>Frank Lampard ingin membuktikan kalau Chelsea bisa finis di empat besar.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/10/45/2090116/ambisi-lampard-untuk-gagalkan-prediksi-orang-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/10/45/2090116/ambisi-lampard-untuk-gagalkan-prediksi-orang-orang"/><item><title>Ambisi Lampard untuk Gagalkan Prediksi Orang-Orang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/10/45/2090116/ambisi-lampard-untuk-gagalkan-prediksi-orang-orang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/10/45/2090116/ambisi-lampard-untuk-gagalkan-prediksi-orang-orang</guid><pubDate>Sabtu 10 Agustus 2019 05:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/10/45/2090116/ambisi-lampard-untuk-gagalkan-prediksi-orang-orang-2X1hehe2OF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Frank Lampard (Foto: Media Chelsea)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/10/45/2090116/ambisi-lampard-untuk-gagalkan-prediksi-orang-orang-2X1hehe2OF.jpg</image><title>Frank Lampard (Foto: Media Chelsea)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Memasuki musim kompetisi Liga Inggris 2019-2020, Chelsea merupakan tim yang diprediksi oleh banyak pihak tak akan finis di jajaran empat besar. Hal itu pada akhirnya justru membuat Manajer Chelsea, Frank Lampard, semakin berambisi untuk menggagalkan prediksi orang-orang tersebut.
Sebagaimana diketahui, pada bursa transfer musim panas 2019, Chelsea dilarang melakukan perekrutan pemain. Sontak, hanya Mateo Kovacic saja yang diresmikan menjadi pemain mereka setelah ditebus secara permanen dari Real Madrid.
Baca juga: Tiba-Tiba Gabung Arsenal, Lampard Tegaskan Tak Ada Masalah dengan Luiz

Selain itu, Chelsea justru harus kehilangan sejumlah pemain yang menjadi andalan mereka di musim lalu, seperti Eden Hazard dan David Luiz. Ditambah lagi, kiprah Lampard sebagai seorang manajer juga masih diragukan lantaran dinilai belum cukup berpengalaman.
Dengan kondisi tersebut, Chelsea pada akhirnya diprediksi tidak akan finis di jajaran empat besar. Karena di sisi lain, para pesaing mereka juga mengalami peningkatan, seperti halnya Arsenal dan Tottenham Hotspur yang mendatangkan sejumlah pemain top di musim panas ini. Selain itu, ada juga Manchester City dan Liverpool yang masih menjadi unggulan.

&amp;ldquo;Saya suka mendengar prediksi ketika kami tidak berada di empat besar  dan tidak ada yang lebih baik daripada membuktikan ke orang-orang kalau  mereka salah. Dengan larangan (transfer) itu, mudah untuk menghapus  skuad ini (dari peta persaingan), namun saya tidak akan menghapus skuad  ini sama sekali,&amp;rdquo; jelas Lampard, mengutip dari BBC, Sabtu (10/8/2019).

&quot;Manchester City dan Liverpool menunjukkan ada celah, semua orang  harus menebusnya. Kami akan berusaha untuk menang dan tentu saja kami  ingin berada di Liga Champions setiap tahun. Salah satu keindahan  sepakbola adalah Anda memulai lagi dari awal,&amp;rdquo; tandas Lampard.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Memasuki musim kompetisi Liga Inggris 2019-2020, Chelsea merupakan tim yang diprediksi oleh banyak pihak tak akan finis di jajaran empat besar. Hal itu pada akhirnya justru membuat Manajer Chelsea, Frank Lampard, semakin berambisi untuk menggagalkan prediksi orang-orang tersebut.
Sebagaimana diketahui, pada bursa transfer musim panas 2019, Chelsea dilarang melakukan perekrutan pemain. Sontak, hanya Mateo Kovacic saja yang diresmikan menjadi pemain mereka setelah ditebus secara permanen dari Real Madrid.
Baca juga: Tiba-Tiba Gabung Arsenal, Lampard Tegaskan Tak Ada Masalah dengan Luiz

Selain itu, Chelsea justru harus kehilangan sejumlah pemain yang menjadi andalan mereka di musim lalu, seperti Eden Hazard dan David Luiz. Ditambah lagi, kiprah Lampard sebagai seorang manajer juga masih diragukan lantaran dinilai belum cukup berpengalaman.
Dengan kondisi tersebut, Chelsea pada akhirnya diprediksi tidak akan finis di jajaran empat besar. Karena di sisi lain, para pesaing mereka juga mengalami peningkatan, seperti halnya Arsenal dan Tottenham Hotspur yang mendatangkan sejumlah pemain top di musim panas ini. Selain itu, ada juga Manchester City dan Liverpool yang masih menjadi unggulan.

&amp;ldquo;Saya suka mendengar prediksi ketika kami tidak berada di empat besar  dan tidak ada yang lebih baik daripada membuktikan ke orang-orang kalau  mereka salah. Dengan larangan (transfer) itu, mudah untuk menghapus  skuad ini (dari peta persaingan), namun saya tidak akan menghapus skuad  ini sama sekali,&amp;rdquo; jelas Lampard, mengutip dari BBC, Sabtu (10/8/2019).

&quot;Manchester City dan Liverpool menunjukkan ada celah, semua orang  harus menebusnya. Kami akan berusaha untuk menang dan tentu saja kami  ingin berada di Liga Champions setiap tahun. Salah satu keindahan  sepakbola adalah Anda memulai lagi dari awal,&amp;rdquo; tandas Lampard.</content:encoded></item></channel></rss>
