<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AFF Resmi Memutuskan Kapten Timor Leste U-15 Tak Lakukan Pencurian Umur</title><description>AFF memutuskan bahwa kapten Timnas Timor Leste U-15 tak terbukti lakukan pencurian umur.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/04/51/2087561/aff-resmi-memutuskan-kapten-timor-leste-u-15-tak-lakukan-pencurian-umur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/04/51/2087561/aff-resmi-memutuskan-kapten-timor-leste-u-15-tak-lakukan-pencurian-umur"/><item><title>AFF Resmi Memutuskan Kapten Timor Leste U-15 Tak Lakukan Pencurian Umur</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/04/51/2087561/aff-resmi-memutuskan-kapten-timor-leste-u-15-tak-lakukan-pencurian-umur</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/04/51/2087561/aff-resmi-memutuskan-kapten-timor-leste-u-15-tak-lakukan-pencurian-umur</guid><pubDate>Minggu 04 Agustus 2019 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/04/51/2087561/aff-resmi-memutuskan-kapten-timor-leste-u-15-tak-lakukan-pencurian-umur-VxG2pqLiX7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Piala AFF U-15 2019 (Foto: Twitter AFF)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/04/51/2087561/aff-resmi-memutuskan-kapten-timor-leste-u-15-tak-lakukan-pencurian-umur-VxG2pqLiX7.jpg</image><title>Logo Piala AFF U-15 2019 (Foto: Twitter AFF)</title></images><description>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Induk sepakbola se-Asia Tenggara (AFF) akhirnya memberikan jawaban soal tuduhan pencurian umur yang dilakukan oleh kapten tim nasional (Timnas) Timor Leste U-15, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas. AFF menyebut bahwa Freitas tak terbukti melakukan tuduhan tersebut.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa hari terakhir media sosial ramai membahas Freitas yang kabarnya melakukan pencurian umur. Sebuah foto pun terpampang bahwa usia Freitas sejatinya telah mencapai 22 tahun dan sempat tampil bersama Timnas Timor Leste senior di Piala AFF 2018.

Hal tersebut membuat sejumlah Negara yang berada dalam satu grup dengan Timnas Timor Leste U-15 di gelaran Piala AFF U-15 melakukan laporan keberatan kepada pihak AFF. Negara pertama yang melayangkan protes mereka adalah Myanmar.
Baca Juga: Bantai Myanmar, Timnas Indonesia U-15 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-15 2019
Myanmar percaya bahwa Freitas melakukan pencurian umur karena kemampuannya dinilai melebihi usianya saat ini, begitupun dengan Indonesia. Ya, Indonesia juga mencurigai bahwa Freitas melakukan pencurian umur. Masalah ini pun viral di sejumlah media sosial di Indonesia.Menanggapi protes yang dilayangkan kepada Freitas, AFF pun lalu  mengambil tindakan dengan melakukan investigasi. Dalam investigasi  tersebut, pihak AFF mengklaim bahwa Freitas sama sekali tidak melakukan  pencurian umur seperti yang dituduhkan kepadanya.
&amp;ldquo;Komite Disiplin  &amp;amp; Etika Ad Hoc AFF memutuskan bahwa protes yang diajukan oleh  Myanmar dan Singapura tidak berdasar dan diberhentikan sesuai dengan  itu,&amp;rdquo; tulis pernyataan AFF seperti dikutip Okezone dalam laman resmi mereka, Minggu (4/8/2019).

&amp;ldquo;Pemain  Paulo D. G. Da C. Freitas (Nomor punggung 10) dari Timor-Leste dianggap  memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan AFF U15 2019  sesuai dengan Pasal 5.1 Peraturan Turnamen AFF U15 Championship 2019,&amp;rdquo;  lanjut pernyataan resmi AFF.
Baca Juga: Diimbangi Timor Leste, Bima Sakti Tetap Apresiasi Penampilan Timnas Indonesia U-15
&amp;ldquo;Putusan tersebut muncul setelah penyelidikan menyeluruh dan  konklusif oleh AFF, berdasarkan evaluasi dokumen dan laporan medis,&amp;rdquo;  tuntas pernyataan resmi AFF.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Induk sepakbola se-Asia Tenggara (AFF) akhirnya memberikan jawaban soal tuduhan pencurian umur yang dilakukan oleh kapten tim nasional (Timnas) Timor Leste U-15, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas. AFF menyebut bahwa Freitas tak terbukti melakukan tuduhan tersebut.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa hari terakhir media sosial ramai membahas Freitas yang kabarnya melakukan pencurian umur. Sebuah foto pun terpampang bahwa usia Freitas sejatinya telah mencapai 22 tahun dan sempat tampil bersama Timnas Timor Leste senior di Piala AFF 2018.

Hal tersebut membuat sejumlah Negara yang berada dalam satu grup dengan Timnas Timor Leste U-15 di gelaran Piala AFF U-15 melakukan laporan keberatan kepada pihak AFF. Negara pertama yang melayangkan protes mereka adalah Myanmar.
Baca Juga: Bantai Myanmar, Timnas Indonesia U-15 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-15 2019
Myanmar percaya bahwa Freitas melakukan pencurian umur karena kemampuannya dinilai melebihi usianya saat ini, begitupun dengan Indonesia. Ya, Indonesia juga mencurigai bahwa Freitas melakukan pencurian umur. Masalah ini pun viral di sejumlah media sosial di Indonesia.Menanggapi protes yang dilayangkan kepada Freitas, AFF pun lalu  mengambil tindakan dengan melakukan investigasi. Dalam investigasi  tersebut, pihak AFF mengklaim bahwa Freitas sama sekali tidak melakukan  pencurian umur seperti yang dituduhkan kepadanya.
&amp;ldquo;Komite Disiplin  &amp;amp; Etika Ad Hoc AFF memutuskan bahwa protes yang diajukan oleh  Myanmar dan Singapura tidak berdasar dan diberhentikan sesuai dengan  itu,&amp;rdquo; tulis pernyataan AFF seperti dikutip Okezone dalam laman resmi mereka, Minggu (4/8/2019).

&amp;ldquo;Pemain  Paulo D. G. Da C. Freitas (Nomor punggung 10) dari Timor-Leste dianggap  memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan AFF U15 2019  sesuai dengan Pasal 5.1 Peraturan Turnamen AFF U15 Championship 2019,&amp;rdquo;  lanjut pernyataan resmi AFF.
Baca Juga: Diimbangi Timor Leste, Bima Sakti Tetap Apresiasi Penampilan Timnas Indonesia U-15
&amp;ldquo;Putusan tersebut muncul setelah penyelidikan menyeluruh dan  konklusif oleh AFF, berdasarkan evaluasi dokumen dan laporan medis,&amp;rdquo;  tuntas pernyataan resmi AFF.</content:encoded></item></channel></rss>
