<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Striker Tajam, Del Piero Awali Karier sebagai Kiper</title><description>Del Piero sempat bermain sebagai kiper sebelum eksis di posisi gelandang maupun penyerang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/03/51/2086923/jadi-striker-tajam-del-piero-awali-karier-sebagai-kiper</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/08/03/51/2086923/jadi-striker-tajam-del-piero-awali-karier-sebagai-kiper"/><item><title>Jadi Striker Tajam, Del Piero Awali Karier sebagai Kiper</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/08/03/51/2086923/jadi-striker-tajam-del-piero-awali-karier-sebagai-kiper</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/08/03/51/2086923/jadi-striker-tajam-del-piero-awali-karier-sebagai-kiper</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2019 09:04 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/02/51/2086923/jadi-striker-tajam-del-piero-awali-karier-sebagai-kiper-B3fwgrNO4b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Del Piero di awal karier sepakbolanya bersama Padova. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/02/51/2086923/jadi-striker-tajam-del-piero-awali-karier-sebagai-kiper-B3fwgrNO4b.jpg</image><title>Del Piero di awal karier sepakbolanya bersama Padova. (Foto: Istimewa)</title></images><description>PERJALANAN panjang harus dilalui Alessandro Del Piero hingga memiliki kesuksesan dalam berkarier sebagai pesepakbola. Seperti para bintang lainnya, Del Piero mempunyai bakat terpendam yang kemudian terasah dengan sangat baik.
Tak ada yang menyangka Del Piero yang terkenal sebagai striker tajam justru mengawali karier di posisi penjaga gawang. Meski bakatnya sebagai pemain penyerang telah terlihat, tetapi sang ibu, Bruna, menolak keinginan keras sang anak.
Bruna pun memiliki alasan tersendiri memilihkan posisi kiper untuk Del Piero. Ia percaya jika putranya bermain dalam posisi kiper, maka Del Piero akan terhindar dari risiko cedera bahkan hingga penyakit masuk angin.

(Del Piero saat memperkuat Padova)
Akan tetapi, keinginan sang ibu itu mendapat penolakan keras dari sang kakak, Stefano yang juga merupakan pesepakbola professional. Ia ngotot untuk meminta sang ibu agar membiarkan Del Piero bermain di posisi penyerang. Beruntung permintaan itu diterima dan Del Piero kemudian dikenal sebagai salah satu penyerang hebat di dunia.
Tim pertama yang menyambut Del Piero untuk bergabung adalah San Vendemiano yang merupakan tim kampung halamannya pada 1981. Bersama San Vendemiano, bakat Del Piero sudah tidak diragukan lagi. Ia menunjukkan skill yang mumpuni dalam mengisi posisi penyerang dan kemudian terpantau dengan baik oleh pemandu bakat.Hingga akhirnya pada usia 13 tahun, ia mendapatkan tawaran untuk bergabung bersama tim junior Padova. Ia pun memutuskan pindah ke Padova dan mulai merintis kariernya di tim junior selama tiga tahun.

Pada musim 1991-1992, ia kemudian ditarik ke tim senior ketika masih berusia 16 tahun. Pada usia 17 tahun di musim yang sama, Del Piero akhirnya membuat debut bersama Padova di Divisi II Liga Italia melawan Messina di bawah asuhan Mauro Sandreani. Debutnya itu terjadi pada 15 Maret 1992 dan masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Roberto Putelli.
Musim berikutnya, Del Piero berhasil mencetak gol pertamanya sebagai pesepakbola professional. Gol tersebut ia cetak pada 22 November 1992 kala Padova menggilas Ternana dengan skor telak 5-0. Baru pada 1993, ia ditarik ke Juventus dan merintis karier cemerlang bersama klub berjuluk si Nyonya Tua itu.</description><content:encoded>PERJALANAN panjang harus dilalui Alessandro Del Piero hingga memiliki kesuksesan dalam berkarier sebagai pesepakbola. Seperti para bintang lainnya, Del Piero mempunyai bakat terpendam yang kemudian terasah dengan sangat baik.
Tak ada yang menyangka Del Piero yang terkenal sebagai striker tajam justru mengawali karier di posisi penjaga gawang. Meski bakatnya sebagai pemain penyerang telah terlihat, tetapi sang ibu, Bruna, menolak keinginan keras sang anak.
Bruna pun memiliki alasan tersendiri memilihkan posisi kiper untuk Del Piero. Ia percaya jika putranya bermain dalam posisi kiper, maka Del Piero akan terhindar dari risiko cedera bahkan hingga penyakit masuk angin.

(Del Piero saat memperkuat Padova)
Akan tetapi, keinginan sang ibu itu mendapat penolakan keras dari sang kakak, Stefano yang juga merupakan pesepakbola professional. Ia ngotot untuk meminta sang ibu agar membiarkan Del Piero bermain di posisi penyerang. Beruntung permintaan itu diterima dan Del Piero kemudian dikenal sebagai salah satu penyerang hebat di dunia.
Tim pertama yang menyambut Del Piero untuk bergabung adalah San Vendemiano yang merupakan tim kampung halamannya pada 1981. Bersama San Vendemiano, bakat Del Piero sudah tidak diragukan lagi. Ia menunjukkan skill yang mumpuni dalam mengisi posisi penyerang dan kemudian terpantau dengan baik oleh pemandu bakat.Hingga akhirnya pada usia 13 tahun, ia mendapatkan tawaran untuk bergabung bersama tim junior Padova. Ia pun memutuskan pindah ke Padova dan mulai merintis kariernya di tim junior selama tiga tahun.

Pada musim 1991-1992, ia kemudian ditarik ke tim senior ketika masih berusia 16 tahun. Pada usia 17 tahun di musim yang sama, Del Piero akhirnya membuat debut bersama Padova di Divisi II Liga Italia melawan Messina di bawah asuhan Mauro Sandreani. Debutnya itu terjadi pada 15 Maret 1992 dan masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Roberto Putelli.
Musim berikutnya, Del Piero berhasil mencetak gol pertamanya sebagai pesepakbola professional. Gol tersebut ia cetak pada 22 November 1992 kala Padova menggilas Ternana dengan skor telak 5-0. Baru pada 1993, ia ditarik ke Juventus dan merintis karier cemerlang bersama klub berjuluk si Nyonya Tua itu.</content:encoded></item></channel></rss>
