<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>De Ligt Tak Yakin Jadi Starter di Juventus</title><description>Matthijs de Ligt kaget melihat level para pemain Juventus.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/26/47/2084069/de-ligt-tak-yakin-jadi-starter-di-juventus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/07/26/47/2084069/de-ligt-tak-yakin-jadi-starter-di-juventus"/><item><title>De Ligt Tak Yakin Jadi Starter di Juventus</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/26/47/2084069/de-ligt-tak-yakin-jadi-starter-di-juventus</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/07/26/47/2084069/de-ligt-tak-yakin-jadi-starter-di-juventus</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2019 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/26/47/2084069/de-ligt-tak-yakin-jadi-starter-di-juventus-KJIHdEvF50.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matthijs de Ligt (Foto: Media Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/26/47/2084069/de-ligt-tak-yakin-jadi-starter-di-juventus-KJIHdEvF50.jpg</image><title>Matthijs de Ligt (Foto: Media Juventus)</title></images><description>STOCKHOLM &amp;ndash; Matthijs de Ligt datang ke Juventus dengan status sebagai bek tengah paling potensial di dunia. Pasalnya, di usianya yang masih 19 tahun, De Ligt telah berhasil memimpin Ajax Amsterdam juara Liga Belanda dan menembus semifinal Liga Champions. Kendati demikian, De Ligt justru tak yakin kalau dirinya akan mampu tampil sebagai starter di Juve.
De Ligt memiliki pemikiran seperti itu setelah ia merasakan kehidupan di Juve. Dengan gamblang bek berpaspor Belanda itu mengungkapkan bahwa para pemain Juve memiliki kualitas yang luar biasa dan ia mendapat banyak pelajaran dari mereka.
Baca juga: Agen Rugani Sebut sang Klien sedang Pertimbangkan Hengkang dari Juventus

Selain itu, Juve juga memiliki deretan bek tengah berkualitas. Saat ini, yang masih menjadi andalan utama Juve di jantung pertahanan adalah Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Meski demikian, kualitas Daniele Rugani dan Merih Demiral juga tak bisa dianggap remeh.
&amp;ldquo;Saya sangat senang dengan rekan-rekan tim saya, mereka sangat ramah. Saya belajar dari mereka setiap hari. Ada banyak pemain berpengalaman di sini, jadi saya sangat senang. Saya terkejut dengan level semua pemain di sini,&amp;rdquo; beber De Ligt, mengutip dari Football Italia, Jumat (26/6/2019).

&amp;ldquo;Mereka fokus dan tidak ada yang menonjol karena semua individu  sangat kuat. Jelas, akan sulit untuk menjadi starter dengan pemain  sekuat itu, namun saya akan melakukan yang terbaik,&amp;rdquo; lanjut De Ligt.

De Ligt sendiri datang ke Juve dengan ekspektasi besar yang tersemat  di pundaknya. Akan tetapi, sejauh ini penampilan De Ligt bersama  Bianconeri belum bisa dikatakan memuaskan. De Ligt justru mencetak gol  bunuh diri saat bertanding melawan Inter Milan di turnamen pramusim.</description><content:encoded>STOCKHOLM &amp;ndash; Matthijs de Ligt datang ke Juventus dengan status sebagai bek tengah paling potensial di dunia. Pasalnya, di usianya yang masih 19 tahun, De Ligt telah berhasil memimpin Ajax Amsterdam juara Liga Belanda dan menembus semifinal Liga Champions. Kendati demikian, De Ligt justru tak yakin kalau dirinya akan mampu tampil sebagai starter di Juve.
De Ligt memiliki pemikiran seperti itu setelah ia merasakan kehidupan di Juve. Dengan gamblang bek berpaspor Belanda itu mengungkapkan bahwa para pemain Juve memiliki kualitas yang luar biasa dan ia mendapat banyak pelajaran dari mereka.
Baca juga: Agen Rugani Sebut sang Klien sedang Pertimbangkan Hengkang dari Juventus

Selain itu, Juve juga memiliki deretan bek tengah berkualitas. Saat ini, yang masih menjadi andalan utama Juve di jantung pertahanan adalah Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Meski demikian, kualitas Daniele Rugani dan Merih Demiral juga tak bisa dianggap remeh.
&amp;ldquo;Saya sangat senang dengan rekan-rekan tim saya, mereka sangat ramah. Saya belajar dari mereka setiap hari. Ada banyak pemain berpengalaman di sini, jadi saya sangat senang. Saya terkejut dengan level semua pemain di sini,&amp;rdquo; beber De Ligt, mengutip dari Football Italia, Jumat (26/6/2019).

&amp;ldquo;Mereka fokus dan tidak ada yang menonjol karena semua individu  sangat kuat. Jelas, akan sulit untuk menjadi starter dengan pemain  sekuat itu, namun saya akan melakukan yang terbaik,&amp;rdquo; lanjut De Ligt.

De Ligt sendiri datang ke Juve dengan ekspektasi besar yang tersemat  di pundaknya. Akan tetapi, sejauh ini penampilan De Ligt bersama  Bianconeri belum bisa dikatakan memuaskan. De Ligt justru mencetak gol  bunuh diri saat bertanding melawan Inter Milan di turnamen pramusim.</content:encoded></item></channel></rss>
