<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurang Ramah terhadap Suporter, Man City Dikiritik Media China</title><description>Man City dinilai tidak ramah saat menjalani dua laga uji coba di China.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/23/51/2082548/kurang-ramah-terhadap-suporter-man-city-dikiritik-media-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/07/23/51/2082548/kurang-ramah-terhadap-suporter-man-city-dikiritik-media-china"/><item><title>Kurang Ramah terhadap Suporter, Man City Dikiritik Media China</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/23/51/2082548/kurang-ramah-terhadap-suporter-man-city-dikiritik-media-china</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/07/23/51/2082548/kurang-ramah-terhadap-suporter-man-city-dikiritik-media-china</guid><pubDate>Selasa 23 Juli 2019 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/23/51/2082548/kurang-ramah-terhadap-suporter-man-city-dikiritik-media-china-aHljUHtF1W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guardiola saat menghadiri konferensi pers Premier League Asia Trofi. (Foto: Marca)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/23/51/2082548/kurang-ramah-terhadap-suporter-man-city-dikiritik-media-china-aHljUHtF1W.jpg</image><title>Guardiola saat menghadiri konferensi pers Premier League Asia Trofi. (Foto: Marca)</title></images><description>NANJING &amp;ndash; Manchester City mendapat kritik dari media-media China karena dinilai tidak ramah kepada suporter sepakbola asal Negeri Tirai Bambu. The Citizens &amp;ndash;julukan Man City&amp;ndash; dinilai datang ke China hanya untuk kepentingan komersial, dan tidak berniat untuk menghibur para suporter mereka yang ada di sana.
Di sepanjang tengah dan akhir pekan lalu, Man City asuhan Josep Guardiola berada di China. Mereka di sana untuk ambil bagian di ajang Premier League Asia Trofi bersama tiga klub Inggris lain yakni Newcastle United, West Ham United dan Wolverhampton Wanderers.

Berbeda dengan Man City, ketiga klub Inggris lain memberikan kesan positif kepada publik sepakbola China. Karena itu, skuad Man City wajib menunjukkan keramahan di kunjungan-kunjungan mereka selanjutnya.
BACA JUGA: Rodri Siap Jadi Pemimpin Lini Tengah Man City Musim Depan
&amp;ldquo;Untuk juara Liga Inggris (Man City), penampilan mereka di China tidak lebih dari sekadar komersial. Perlakuan yang mereka buat kepada tuan rumah (China) sangat berbeda ketimbang klub-klub lain,&amp;rdquo; tulis di kolom editorial media asal China, Xinhua.&amp;ldquo;Sikap arogansi dan keyakinan bahwa mereka adalah daya tarik utama Premier League Asia Trofi jadi salah satu alasannya. Hari ini, Wolverhampton, Newcastle dan West Ham mendapatkan respek dan fans baru di sini, namun tidak dengan Manchester City,&amp;rdquo; lanjut tulisan di dalam editorial tersebut.

Di ajang Premier League Asia Trofi sendiri, Man City gagal menjadi juara. Setelah menang 4-1 atas West Ham di semifinal, Ilkay Gundogan dan kawan-kawan takluk 2-3 via adu penalti dari Wolverhampton Wanderers di partai puncak.</description><content:encoded>NANJING &amp;ndash; Manchester City mendapat kritik dari media-media China karena dinilai tidak ramah kepada suporter sepakbola asal Negeri Tirai Bambu. The Citizens &amp;ndash;julukan Man City&amp;ndash; dinilai datang ke China hanya untuk kepentingan komersial, dan tidak berniat untuk menghibur para suporter mereka yang ada di sana.
Di sepanjang tengah dan akhir pekan lalu, Man City asuhan Josep Guardiola berada di China. Mereka di sana untuk ambil bagian di ajang Premier League Asia Trofi bersama tiga klub Inggris lain yakni Newcastle United, West Ham United dan Wolverhampton Wanderers.

Berbeda dengan Man City, ketiga klub Inggris lain memberikan kesan positif kepada publik sepakbola China. Karena itu, skuad Man City wajib menunjukkan keramahan di kunjungan-kunjungan mereka selanjutnya.
BACA JUGA: Rodri Siap Jadi Pemimpin Lini Tengah Man City Musim Depan
&amp;ldquo;Untuk juara Liga Inggris (Man City), penampilan mereka di China tidak lebih dari sekadar komersial. Perlakuan yang mereka buat kepada tuan rumah (China) sangat berbeda ketimbang klub-klub lain,&amp;rdquo; tulis di kolom editorial media asal China, Xinhua.&amp;ldquo;Sikap arogansi dan keyakinan bahwa mereka adalah daya tarik utama Premier League Asia Trofi jadi salah satu alasannya. Hari ini, Wolverhampton, Newcastle dan West Ham mendapatkan respek dan fans baru di sini, namun tidak dengan Manchester City,&amp;rdquo; lanjut tulisan di dalam editorial tersebut.

Di ajang Premier League Asia Trofi sendiri, Man City gagal menjadi juara. Setelah menang 4-1 atas West Ham di semifinal, Ilkay Gundogan dan kawan-kawan takluk 2-3 via adu penalti dari Wolverhampton Wanderers di partai puncak.</content:encoded></item></channel></rss>
